News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Osvaldo Haay, Mantan Pemain Timnas Indonesia Akui Pernah Terpuruk hingga Jauh dari Tuhan gegara Jarang...

Mantan penyerang Timnas Indonesia sekaligus Persija Jakarta, Osvaldo Haay memiliki kisah sangat terpukul dan merasa hidupnya tidak pernah dekat dengan Tuhan.
Sabtu, 25 Januari 2025 - 22:05 WIB
Osvaldo Haay saat membela Timnas Indonesia
Sumber :
  • ANTARA/Sigid Kurniawan/foc

tvOnenews.com - Mantan pemain Timnas Indonesia, Osvaldo Haay memiliki kisah pilu pernah mengalami keterpurukan.

Osvaldo Haay yang pernah membela Timnas Indonesia itu juga pernah mengakui dirinya merasa telah lama tidak dekat dengan Tuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Osvaldo Haay mempunyai catatan sebagai pesepak bola profesional di usia mudanya bisa menembus skuad Timnas Indonesia senior.

Osvaldo menjalani laga debutnya bersama Timnas Indonesia sejak 2017. Ia mengalami pasang surut kariernya selama menjadi sepak bola.

tvonenews

Osvaldo juga pernah bersinar di masa kejayaannya, bahkan puncak kariernya ketika masih menginjak usia muda.

Ia merupakan pemain kelahiran asal Jayapura lahir pada 17 Mei 1998. Apalagi menjadi bibit muda hasil jebolan dari Persipura Jayapura.

Berdasarkan data dari Transfermarkt, Osvaldo sangat lama membela Persipura sejak tahun 2015-2017. Bahkan berstatus pemain jebolan dari Persipura Youth menembus tim senior.

Setelah itu, Osvaldo berlabuh ke Persebaya Surabaya pada 2018. Ia bersama Bajul Ijo juga selama dua musim sebelun berpindah ke Persija Jakarta.

Osvaldo menampilkan permainan terbaiknya sejak di Persipura. Apalagi masih berlangganan sebagai pemain Timnas Indonesia saat berseragam Persija Jakarta.

Ada pun kiprahnya pernah berkesempatan main untuk Timnas Indonesia U22 di SEA Games 2017. Kemudian menjadi skuad Timnas Indonesia U23 pada Asia Games 2018.

Tahun tersebut menjadi masa kejayaan Osvaldo Haay sebagai winger berbahaya dengan olahan si kulit bundar yang menampik dan kecepatan larinya sangat gesit.

Mantan penyerang Persija Jakarta itu berstatus pilar penting di mana Garuda menembus laga krusial saat di titik puncak SEA Games 2019.

Namun begitu, Osvaldo dan kawan-kawan mengalami kekalahan atas Vietnam, mengharuskan Garuda hanya menduduki peringkat kedua SEA Games 2019.

Osvaldo Haay saat perkuat Timnas Indonesia U22 kontra Singapura
Osvaldo Haay saat perkuat Timnas Indonesia U22 kontra Singapura
Sumber :
  • ANTARA/Sigid Kurniawan

 

Osvaldo tidak begitu menyesali hasil akhir. Sebab, mantan didikan Persipura itu menyabet top skor SEA Games 2019.

Kesuksesannya pada 2019 bersama Timnas Indonesia tidak lepas dari kisahnya yang pernah terpuruk.

Osvaldo Haay tidak mendapat panggilan untuk masuk skuad Timnas Indonesia saat berlaga di Asian Games 2018 di Jakarta.

Padahal pada SEA Games 2017 dan Kualifikasi Piala Asia U23 2018, Osvaldo menjadi pemain yang selalu dilirik oleh pelatih sebagai skuad inti.

Osvaldo menyadari dirinya tidak dipanggil ke skuad Garuda tak lepas dari kepribadiannya sempat menjauh dari Tuhan.

Ia mengakui tidak pernah beribadah sebagai penganut agama Kristen. Kepribadiannya melupakan Tuhan telah disadari olehnya, penyebab tidak terpanggil untuk Garuda.

"Setelah kembali dari masa sulit karena saya jauh dari Tuhan karena jarang ibadah membuat saya sadar," ungkap Osvaldo Haay dilansir dari laman resmi Persija Jakarta, Sabtu (25/1/2025).

Pada akhirnya gelar top skor berhasil dipegang olehnya saat bersama Garuda, semenjak telah kembali mendekatkan diri kepada Tuhan.

"Puji Tuhan, saya dapat kesempatan kembali membela timnas dan saya bisa membuktikannya," katanya.

"Terima kasih kepada Tuhan, karena saya bisa berperan untuk membantu tim kami mencapai final di SEA Games 2019," sambungnya.

Keberhasilan membawa Garuda sebagai runner-up SEA Games 2019, Osvaldo berjanji terus taat kepada Tuhan agar kariernya semakin melonjak dan berprestasi.

"Prestasi ini juga mendorong saya untuk bisa menambah rasa percaya diri dan mendorong saya lebih kerja keras sekaligus menjadi pesepakbola lebih bagus," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir kali Osvaldo Haay menjadi pemain Bhayangkara FC sejak direkrut pada putaran kedua Liga 1 musim 2023/2024.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT