GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Jam 9 Malam Belum Shalat Maghrib, Utamakan Isya atau Maghrib Dulu? Ustaz Adi Hidayat Tegaskan kalau Ketiduran...

Ustaz Adi Hidayat (UAH) menguraikan mana yang lebih penting antara mendahulukan shalat Maghrib atau Isya di waktu jam 9 malam setelah ketiduran dari sore hari.
Jumat, 7 Februari 2025 - 20:37 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH) uraikan keutamaan shalat Maghrib dan Isya di waktu jam 9 malam akibat ketiduran
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat memahami orang ketiduran di sore hari, penyebab shalat Maghrib ditinggalkan namun ingin dikerjakan di waktu Isya.

Ustaz Adi Hidayat mendengar banyak orang memaksakan shalat Maghrib ditunaikan sekaligus mengerjakan Isya, apabila bangun tidur di jam 9 malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak sedikit mereka kebingungan ingin shalat Fardhu, mengutamakan antara Maghrib dan Isya dahulu. Ustaz Adi Hidayat (UAH) menguraikan hal ini jika dalam kondisi tidak sengaja ketiduran di sore hari.

"Antum ketinggalan shalat Maghrib karena ketinggalan misalnya," ungkap UAH dalam suatu ceramah dinukil dari kanal YouTube SMKN2Temanggung Official, Jumat (7/2/2025).

Maghrib dan Isya adalah dua dari shalat Fardhu'. Umat Muslim harus mengerjakan kedua ibadah ini dan hukumnya wajib. Artinya, ada perintah tidak boleh meninggalkannya.

Ilustrasi shalat Maghrib di waktu Isya
Ilustrasi shalat Maghrib di waktu Isya
Sumber :
  • Freepik

 

Allah SWT sejatinya telah mengabadikan seruan-Nya, hamba-hamba-Nya wajib memelihara shalat lima waktunya tercantum dalam Surat Al Baqarah Ayat 238, Allah SWT berfirman:

حَافِظُوْا عَلَى الصَّلَوٰتِ وَالصَّلٰوةِ الْوُسْطٰى وَقُوْمُوْا لِلّٰهِ قٰنِتِيْنَ

Artinya: "Peliharalah semua shalat (Fardhu) dan shalat Wusta. Berdirilah karena Allah (dalam shalat) dengan khusyuk." (QS. Al Baqarah, 2:238)

Pembahasan kali ini sedikit membahas waktu shalat Maghrib dan Isya, ibadah yang diidentikkan untuk dikerjakan pada malam hari.

Shalat Maghrib mempunyai waktu yang terbilang sebentar, bermula sejak matahari tenggelam. Biasanya berakhir di jam 7 pagi sebagai tanda akhir pelaksananaannya.

Sementara, awal waktu shalat Isya ketika menunjukkan awan merah berada di ufuk hilang. Pertengahan waktunya berlangsung pada sepertiga malam dan batas akhirnya menjelang Subuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

UAH menyoroti mengapa shalat Maghrib bisa ditinggalkan, padahal waktu ketika umat Muslim berbondong-bondong khususnya kalangan pria beranjak pergi ke masjid untuk ibadah bersama-sama.

Direktur Quantum Akhyar Institute itu berspekulasi orang yang ketiduran di sore hari, disebabkan beberapa hal, seperti kelelahan setelah bekerja bahkan sengaja agar tidak shalat Maghrib.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 
Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal. 
Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Tidak hanya soal upah, pekerja modern juga mulai menuntut kepastian perlindungan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, hingga keamanan ekonomi saat menghadapi risiko

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT