GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bakal Tak Dimainkan Patrick Kluivert saat Lawan Australia, Pemain Mualaf Ragnar Oratmangoen sampaikan Pesan Mendalam: Saya Harap Bisa ....

Ragnar Oratmangoen menyampaikan kalau ia punya pesan terdalam untuk para suporter atau pecinta Timnas Indonesia. Hal ini mungkin tak pernah diungkapkan, simak..
Sabtu, 8 Februari 2025 - 00:52 WIB
Bakal Tak Dimainkan Patrick Kluivert saat Lawan Australia, Pemain Mualaf Ragnar Oratmangoen sampaikan Pesan Mendalam: Saya Harap Bisa ....
Sumber :
  • dok.AFC

Jakarta, tvOnenews.com- Seluruh Pemain Timnas Indonesia pasti menginginkan lolos ke ajang sepakbola dunia seperti, Piala Dunia. Salah satunya diungkapkan Ragnar Oratmangoen.

Ragnar Oratmangoen menyampaikan kalau ia punya pesan terdalam untuk para suporter atau pecinta Timnas Indonesia. Hal ini mungkin tak pernah diungkapkan, simak di bawah ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bakal Tak Dimainkan Patrick Kluivert saat Lawan Australia, Pemain Mualaf Ragnar Oratmangoen sampaikan Pesan Mendalam: Saya Harap Bisa ....
Bakal Tak Dimainkan Patrick Kluivert saat Lawan Australia, Pemain Mualaf Ragnar Oratmangoen sampaikan Pesan Mendalam: Saya Harap Bisa ....
Sumber :
  • dok.AFC

 

Bermimpi mencapai lolos Piala Dunia. Di mana Timnas Indonesia sekarang tengah di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ragnar Oratmangoen meminta dukungan penuh.

Meskipun ia datang sebagai Pemain naturalisasi, Ragnar yang akrab disapa Wak Haji ini mengucapkan terima kasih untuk semua pendukung Timnas Indonesia. 

 

"Saya ingin berterima kasih untuk semuanya, untuk dukungan dan kepedulian yang sudah kalian berikan padaku," kata Ragnar dikutip dari Garuda ID, Jumat(7/2).

Selain berterima kasih kepada suporter Timnas Indonesia, Wak Haji menitipkan pesan satu yaitu untuk selalu setia mendukungnya.

Apalagi nama Ragnar Oratmangoen dan Justin Hubner dikatakan akan absen pada laga kontra Timnas Indonesia Vs Australia mendatang.

Sebab mereka berdua terkena sanksi akumulasi kartu. Diketahui, Ragnar Oratmangoen terkena akumulasi kartu kuning karena mendapat kartu kuning pada laga lawan Bahrain dan Arab Saudi.

Wak Haji Ragnar Oratmangoen saat membela Timnas Indonesia
Wak Haji Ragnar Oratmangoen saat membela Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

 

Sementara, Justin Hubner mendapat kartu merah pada duel lawan Arab Saudi lalu.

Dalam hal ini, pemain mualaf itu juga tetap semangat mewujudkan mimpi bersama lolos Piala Dunia. 

"Saya harap saya bisa membalasnya dengan apa yang saya tunjukkan di lapangan. Saya harap kalian terus mendukung saya dan rekan-rekan saya sehingga kita bisa terus melangkah bersama mewujudkan mimpi-mimpi kita," jelasnya. 

Tentunya kita semua akan berharap Timnas Indonesia mampu lolos di babak selanjutnya. 

Perlu diketahui, satu hal paling berkesan dibenaknya nyaman dan betah di Tanah Air. Bahkan sangat semangat bermain. 

Sebab ia melihat Indonesia mempunyai masyarakat dan budaya toleransi yang baik. Bahkan sebagai umat muslim dia merasakan kenyamanan tersendiri.

"Sebenarnya tidak begitu sulit di Belanda. Namun kamu tidak akan sebebas yang diinginkan," jawab Ragnar Oratmangoen dikutip dari YouTube Soccer77.

"Sebab mereka orang Belanda sangat mudah meng-judge (menghakimi) orang lain, berbeda dengan saya Indonesia," jelas Wak Haji itu.

Menurutnya kalau di Indonesia bisa bebas seperti sering mendengar suara Adzan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di saat mereka melihat kita, bisa saja mereka berpikir yang bukan-bukan. Sementara saya di sini bisa bebas. Mendengarkan adzan setiap kali saya keluar," jelas. (klw)   

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Ronald Koeman Jr kabarnya masuk dalam radar Persib Bandung. Penjaga gawang asal Belanda itu merupakan anak legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT