GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadi Penyebab Najis di Rumah, Jangan Pelihara Kucing meski Lucu, Ustaz Khalid Basalamah Tegaskan kalau Hewan Itu...

Kucing kerap kali dipilih sebagai hewan peliharaan di rumah. Namun, Ustaz Khalid Basalamah mengatakan tak perlu pelihara kucing karena bisa menyebabkan najis.
Sabtu, 15 Februari 2025 - 23:51 WIB
Ilustrasi memelihara kucing.
Sumber :
  • Pexels/Asad Photo Maldives

tvOnenews.com - Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling populer, karena sifatnya yang lucu dan menggemaskan.

Secara umum, banyak orang yang juga percayam bahwa kucing merupakan hewan kesayangan Nabi Muhammad SAW, sehingga diperbolehkan untuk dipelihara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi kamu yang berniat memelihara kucing, mungkin ada pertanyaan mengenai hukumnya dalam pandangan Islam. 

tvonenews

Dalam sebuah ceramah yang diunggah di YouTube Khalid Basalamah Official, seorang jamaah bertanya tentang kucing peliharaannya.

Ia menceritakan bahwa di rumahnya ada kucing yang melahirkan 11 anak. Karena merasa kewalahan dengan banyaknya kucing, ia memutuskan untuk mengebiri kucing tersebut agar tidak bisa kawin lagi.

Namun, setelah dikebiri, kucing itu malah sering buang air kecil di dalam rumah, menyebabkan najis.

Akhirnya, jamaah tersebut melepaskan kucing itu ke luar rumah, tetapi kucing itu selalu kembali karena tak ingin jauh dari majikannya.

 

Mendengar cerita itu, Ustaz Khalid Basalamah menyarankan agar tidak usah memelihara kucing.

Larangan ini disebabkan oleh fakta bahwa kotoran kucing, seperti kencingnya, bisa menjadi najis.

Lalu, apabila kucing membuang kotorannya di dalam rumah, hal itu juga bisa menyulitkan pemilik dalam melakukan ibadah.

"Saran saya jangan pelihara kucing. Lebih baik jangan," kata Ustaz Khalid Basalamah, dikutip Sabtu (15/2/2025).

"Karena memang berbahaya, kayak kencingnya najis," kata sang ustaz.

Ilustrasi kucing yang lewat saat sedang sholat
Ilustrasi kucing yang lewat saat sedang sholat
Sumber :
  • Pexels/Anna Tarazevich

 

Ustaz Khalid juga mengisahkan tentang sahabat Nabi Muhammad SAW, Abu Hurairah, yang dikenal dengan julukan "Bapak Kucing" karena cintanya pada hewan tersebut.

Meskipun Abu Hurairah memelihara kucing, sahabat nabi lainnya tidak mengikuti jejaknya. Nabi Muhammad SAW pun tidak pernah menegur Abu Hurairah terkait hal itu.

"Walaupun Abu Hurairah pernah memeliharanya, tapi cuma beliau yang lainnya tidak ada. Nabi memang tidak menegur, cuma hewan-hewan yang bertaring ini lebih baik gak dipelihara," jelas Ustaz Khalid Basalamah.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Khalid menjelaskan bahwa kotoran hewan bertaring yang tidak boleh dimakan, seperti kucing, termasuk najis yang berat menurut syariat Islam.

Hal itu berbeda dengan kotoran ayam, yang berasal dari hewan yang diperbolehkan untuk dimakan. Kotoran ayam, setelah dibersihkan, tidak menjadi masalah dalam hukum Islam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasca Jadi Tahanan Rumah, Nadiem Gunakan Alat Detektor Saat Sidang Tuntutan: Ini Tidak Bisa Dilepas

Pasca Jadi Tahanan Rumah, Nadiem Gunakan Alat Detektor Saat Sidang Tuntutan: Ini Tidak Bisa Dilepas

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim mengenakan gelang detektor elektronik di pergelangan kaki saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan jumlah turis Malaysia yang berkunjung ke Jakarta mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini.
BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi yang komprehensif dalam mendukung Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini tengah menghadapi tekanan usai nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat hingga penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Jaya menangkap empat WN China dan satu WNI dalam kasus peredaran narkoba etomidate berbentuk cartridge vape di Jakarta Utara.
Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Polda Metro Jaya bakal menentukan nasib tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT