GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadir di Acara Pendidikan Islam Kemenag, Raffi Ahmad Ungkapkan Pentingnya Ilmu Kehidupan yang Diajarkan di Madrasah

Utusan Khusus Kepresidenan (UKP) Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad berbagi pengalaman dan pandangannya tentang pentingnya pendidikan, khususnya di madrasah.
Rabu, 19 Maret 2025 - 23:13 WIB
Utusan Khusus Kepresidenan Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad dalam acara NGOPI (Ngobrolin Pendidikan Islam) di Asrama Haji Pondok Gede, Rabu (19/3/2025).
Sumber :
  • dok Pendis Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com - Utusan Khusus Kepresidenan (UKP) Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad berbagi pengalaman dan pandangannya tentang pentingnya pendidikan, khususnya di madrasah.

Dalam acara NGOPI (Ngobrolin Pendidikan Islam) dengan tema "Kurikulum Berbasis Cinta, Siapkan Generasi Emas!" di Asrama Haji Pondok Gede pada Rabu (19/3/2025) Raffi mengaku meski dirinya tidak sekolah di madrasah namun ia berteman dengan anak-anak madrasah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dulu saya tinggal di Bandung, dan teman-teman saya banyak yang lulusan madrasah,” ujar Raffi.

Teman-teman dari madrasah itulah yang justru kata Raffi sekarang sekarang sukses di berbagai bidang. 

“Saya selalu bilang ke istri saya, ilmu pendidikan itu penting, tapi ada yang lebih penting dari itu, yaitu ilmu kehidupan," ujar Raffi kepada siswa siswi madrasah yang hadir.

Menurut suami dari Nagita Slavina itu, madrasah tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membentuk karakter yang kuat dan nilai-nilai kehidupan yang mendalam. 

“Percuma sekolah tinggi-tinggi kalau tidak punya adab yang baik dan tidak memilih hidup yang bermanfaat bagi banyak orang,” pesan Raffi Ahmad.

Raffi kemudian mengatakan kepada siswa siswi tersebut agar bangga menjadi siswa siswi madrasah karena di sanalah mereka mendapat ilmu agama yang lebih.

“Madrasah, nilai-nilai agama dan cinta kepada Allah selalu diajarkan, menjadikan keseimbangan dalam kehidupan,” ujar Raffi.

Ayah dari tiga anak itu kemudian menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak dini. 

“Pembentukan karakter harus dimulai dari kecil, dari keluarga, dari lingkungan, dan dari pendidikan yang menanamkan nilai-nilai agama serta kesantunan,” tandas Raffi.

Kemudian ketika ditanya tentang kontribusi tokoh publik dalam mendukung siswa madrasah, Raffi mengaku berbagai inisiatif yang dapat dilakukan, termasuk pemberian beasiswa, program mentoring, koneksi ke industri kerja, dan peningkatan eksposur global.

“Tokoh-tokoh publik bisa turun langsung memberikan motivasi, menjembatani siswa madrasah dengan dunia kerja, serta mendorong mereka ikut program pertukaran pelajar atau kompetisi internasional,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, Raffi berpesan kepada para siswa agar selalu menanamkan cinta dalam segala aspek kehidupan. 

“Cintailah Allah, cintailah agamamu, cintailah keluargamu, dan cintailah ilmu. Dengan itu, insya Allah, kesuksesan akan mengikuti," pesan Raffi Ahmad kepada para siswa siswi madrasah dan pendidik. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT