News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Jumat Singkat Desember 2025: Dari Bencana Banjir dan Longsor, Hujan Rahmat atau Azab?

Berikut rekomendasi tema teks khutbah Jumat singkat untuk shalat Jumat periode Desember 2025, bertajuk "Dari Bencana Banjir & Longsor, Hujan Rahmat atau Azab?".
Selasa, 9 Desember 2025 - 18:00 WIB
Ilustrasi hujan lebat.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Bencana banjir bandang dan tanah longsor menghantam Pulau Sumatera. Selain itu, sejumlah daerah di Indonesia juga mengalami bencana serupa.

Banjir dan longsor tak lepas dari intensitas hujan tinggi. Hal ini menjadi pengingat bagi umat Muslim betapa pentingnya memahami bencana ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang menyalahkan bencana banjir Sumatera akibat keserakahan manusia. Ada juga menyebut karena curah hujan ekstrem, sehingga mengakibatkan tanah longsor.

Untuk itu teks khutbah Jumat ini bersifat singkat. Khatib dalam pelaksanaan shalat Jumat bisa menggunakan tema tentang hujan dari bencana banjir dan longsor selama Desember 2025.

Tim tvOnenews.com telah merekomendasikan tema teks khutbah Jumat singkat, dengan tajuk "Dari Bencana Banjir dan Longsor, Hujan Rahmat atau Azab?".

Teks Khutbah Jumat Singkat: Dari Bencana Banjir dan Longsor, Hujan Rahmat atau Azab?

Ilustrasi Dampak Bencana Banjir Karena Pembabatan Hutan
Ilustrasi Dampak Bencana Banjir Karena Pembabatan Hutan
Sumber :
  • Antara

Khutbah Pertama

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه أجمعين.

Saudaraku yang dikaruniai Allah,

Pertama-tama, segala puji bagi Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Berkat-Nya, kita masih mendapat keberkahan dan rezeki hingga sampai detik ini.

Tak lupa, marilah kita sholawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, Nabi Muhammad SAW sebagai suri teladan bagi kita semua menikmati segala karunia dari-Nya sebaik mungkin.

Kaum muslimin rahimahumullah,

Pertama, izinkan khatib menyampaikan, marilah kita meningkatkan takwa kepada Allah dengan sebenar-benar takwa. Dalam Surat Al-Hasyr Ayat 18, Allah SWT berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢبِمَا تَعْمَلُوْنَ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hasyr, 59:18).

Seperti kita ketahui bersama, belakangan ini banyak wilayah Indonesia dilanda bencana hidrometeorologi. Hal ini mengingat negara kita sudah masuk periode musim hujan.

Berdasarkan imbauan dari BMKG, musim hujan yang terjadi di Indonesia berpotensi bencana, seperti banjir, tanah longsor, dan curah hujan ekstrem.

Dari bencana hidrometeorologi ini potensi merenggut banyak korban. Musibah yang terjadi saat ini sebagai pengingat penting bagi kita semua, bahwa ada ujian iman dan panggilan muhasabah.

Kejadian ini mendorong kita semakin sadar terhadap rahmat-Nya. Bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lumajang akibat letusan Gunung Semeru bukan hanya kejadian secara alamiah.

Saudara-saudara jemaah Jumat sekalian,

Kita mengacu dari bencana Sumatera. Kebanyakan salah satu yang memicu karena intensitas hujan tingggi selama berhari-hari.

Apabila kembali mengacu pada dalil Al-Quran, hujan sejatinya adalah rahmat dan berkah dari-Nya. Melalui Surat Qaf Ayat 9, Allah SWT berfirman:

وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً مُّبٰرَكًا فَاَنْۢبَتْنَا بِهٖ جَنّٰتٍ وَّحَبَّ الْحَصِيْدِۙ

Artinya: "Kami turunkan dari langit air yang diberkahi, lalu Kami tumbuhkan dengannya kebun-kebun dan biji-bijian yang dapat dipanen." (QS. Qaf, 50:9).

Dalam tafsir ayat ini sudah sangat jelas, tanpa hujan, daratan pastinya akan mengalami kekeringan. Bahkan manusia akan dilanda bencana kelaparan. Untuk itu, hujan bukanlah musuh, melainkan nikmat dari Allah SWT.

Ibadallah,

Kita perlu ingat, rahmat memanglah keberkahan. AAkan tetapi, rahmat bisa berubah menjadi peringatan dari Allah SWT kepada hamba-Nya, khususnya manusia agar tidak merusak lingkungan hingga berbuat maksiat.

Allah SWT sudah memperingatkan melalui Surat Ar-Rum Ayat 41:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ

Artinya: "Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar)." (QS. Ar-Rum, 30:41).

Melalui tafsir ayat ini, maka musibah yang terjadi sebagai tanda Allah SWT menguji seberapa jauh iman hamba-hamba-Nya. Dalam ahdis riwayat shahih, Rasulullah SAW bersabda:

"Orang yang paling berat ujiannya adalah para Nabi, kemudian yang terbaik setelahnya." (HR. At-Tirmidzi No 3298).

Dari dalil dan hadis riwayat ini, maka musibah memberikan peluang bagi kita semua, khusus untuk mereka yang terdampak bisa mendapat peluang pahala besar, doa, dan solidaritas sosial.

Khutbah Kedua

Ma'asyiral muslimin rahimahumullah

Demikianlah khutbah pertama pada hari ini. Kita sebagai umat Muslim harus menunjukakn sikap dalam menghadapi musibah.

Pertama-tama, marilah kita bertaubat dan memperbaiki diri. Setidaknya kita bisa menggunakan cara memperbanyak istighfar.

Selain itu, marilah kita menolong para korban terdampak bencana. Karena tolong-menolonglah sebagai bukti iman dan menunjukkan kepedulian terhadap saudara kita. Terakhir, marilah kita menjaga lingkungan sebagai amanah.

Maka dari itu, tolong jangan menjadikan musibah ini sebagai panggilan agar kembali mendekatkan diri kepada-Nya. Jangalah kita saling menyalahkan, semoga negeri ini kembali kuat dan musibah ini menguatkan tali persaudaraan terhadap sesama.

Penutup Doa

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا ، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالظِّرَابِ ، وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Bacaan Latin: Allahumma hawalaina wala ‘alaina. Allahumma ‘alal akami wa adhirabi, wa buthunil auwdiyati, wamanabitisyajari.

Artinya: "Ya Allah turunkan hujan ini di sekitar kami jangan di atas kami. Ya Allah curahkanlah hujan ini di atas bukit-bukit, di hutan-hutan lebat, di gunung-gunung kecil, di lembah-lembah, dan tempat-tempat tumbuhnya pepohonan." (HR. Bukhari & Muslim).

Marilah kita mengucapkan doa untuk saudara kita yang masih terdampak dari bencana banjir di Sumatera. Begini bacaannya:

Allahumma firli al-muslimina wal-muslimat, wal-mukminina wal-mu'minat. Allahumma farij 'an ikhwanina fi Sumatera.

Artinya: "Ya Allah, angkatlah kesedihan mereka, selamatkan yang hilang, sembuhkan yang terluka, lapangkan rezeki mereka, dan jadikan musibah ini sebagai jalan menuju kebaikan dan keimanan."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aamiin ya Rabbal 'alamin.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adam Alis Ungkap Keputusan Sulit Gabung ke Persib Bandung: Dari Impian Persija hingga Istikharah

Adam Alis Ungkap Keputusan Sulit Gabung ke Persib Bandung: Dari Impian Persija hingga Istikharah

Adam Alis mengungkapkan perjalanan emosional dan penuh pertimbangan sebelum akhirnya memutuskan bergabung dengan Persib Bandung, mulai dari impian masa kecil.
Diminta Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas, KDM Penuhi Permintaan hingga Titip Pesan Khusus: Harus Bangun Rumah Tangga yang Penuh Kesabaran dan Pengertian

Diminta Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas, KDM Penuhi Permintaan hingga Titip Pesan Khusus: Harus Bangun Rumah Tangga yang Penuh Kesabaran dan Pengertian

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menepati janjinya untuk memenuhi permintaan pasangan disabilitas. 
Perahu Muat 3 Ton Besi Tua Tenggelam di Gresik, 1 Tewas 2 Masih Dicari

Perahu Muat 3 Ton Besi Tua Tenggelam di Gresik, 1 Tewas 2 Masih Dicari

Kecelakaan laut dikabarkan terjadi di perairan laut Gresik, tepatnya di depan dermaga Pelabuhan Umum Gresik, pada Sabtu (2/5) malam.
Pelatih Hyundai Hillstate Berharap Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea Musim Depan, Minta Megatron Persiapkan Diri

Pelatih Hyundai Hillstate Berharap Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea Musim Depan, Minta Megatron Persiapkan Diri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, memberikan pesan khusus kepada Megawati Hangestri setelah bertemu langsung di Indonesia usai tampil di Grand Final Proliga 2026.
Milangkala Tatar Sunda Ditetapkan Jadi Agenda Rutin Tahunan, Dedi Mulyadi: Sudah Disetujui Mendagri

Milangkala Tatar Sunda Ditetapkan Jadi Agenda Rutin Tahunan, Dedi Mulyadi: Sudah Disetujui Mendagri

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut kebijakan ini diperkuat dengan penetapan Pergub yang disetujui Kemendagri.
KDM Kesal Ada Kelompok Penyusup Kacaukan Hari Buruh hingga Bakar Pos Polisi di Bandung: Usut!

KDM Kesal Ada Kelompok Penyusup Kacaukan Hari Buruh hingga Bakar Pos Polisi di Bandung: Usut!

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyayangkan aksi kericuhan saat Hari Buruh Internasional alias May Day di Jalan Cikapayang-Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jumat (2/5/2026).

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Beckham Putra mengungkap sosok yang menjadi inspirasinya sejak kecil untuk bermain bola hingga akhirnya berhasil menjadi salah satu bintang di Persib Bandung.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi untuk klubnya masing-masing di mancanegara. Ada Joey Pelupessy yang sebentar lagi menyusul Elkan Baggott.
Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas soal adanya sekelompok warga yang berjaga di perlintasan kereta
Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Sama sekali tak singgung keinginan untuk kembali ke Timnas Indonesia, ternyata ini impian Pratama Arhan setelah resmi menyandang gelar S1 Sarjana Manajemen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT