Jauhkan Diri dari Riba, Utang dapat Segera Lunas dengan Lakukan Amalan Ringan Sebelum Terlambat
- pixabay
tvOnenews.com - Masih banyak orang di berbagai belahan dunia yang bergelut dengan persoalan utang. Topik ini pun kerap dibahas dalam berbagai kajian karena dampaknya yang begitu besar dalam kehidupan.
Walaupun terasa lega saat menerima dana pinjaman, utang sering kali justru berubah menjadi beban yang menekan, mengikat, dan membuat hidup jauh dari ketenangan.
Bahkan, tanggungan utang tidak serta-merta hilang meski seseorang telah wafat. Karena itulah, kewajiban tersebut sebaiknya segera diselesaikan selagi masih ada kesempatan.
Apalagi jika utang tersebut mengandung unsur riba, beban yang dirasakan bukan hanya secara lahir, tetapi juga menyiksa batin.
Lalu, langkah apa yang dapat ditempuh agar seseorang bisa keluar dari jeratan utang riba?
Dilansir tvOnenews.com pada tayangan di YouTube Syekh Ali Jaber, pendakwah asal Madinah ini mengingatkan bahwa utang memang diperbolehkan dalam ajaran Islam.
Asalkan hanya boleh apabila memang dalam keadaan yang sangat darurat dan terdesak, sehingga harus berhutang.
"Utang itu dalam Islam diperbolehkan kalau sudah bener-bener keadaannya darurat," ungkap Syekh Ali Jaber pada tayangan di YouTube miliknya.
Walaupun demikian, Syekh Ali Jaber tetap menganjurkan untuk tidak mendekati riba.
"Sudah tidak ada solusi tidak ada jalan, tidak ada yang bisa bantu, tidak ada yang bisa menolong akhirnya terpaksa dan hati-hati dari riba," ujarnya.Â
Meski hidup sesulit apapun, jangan pernah berpikir untuk mengambil utang riba.
"Jangan terpaksa nanti beralasan ya Allah saya terpaksa menggunakan pinjaman bank tapi riba," tegas Syekh Ali Jaber.
- Istimewa
Syekh Ali Jaber menegaskan bahwa utang riba ini termasuk ke dalam dosa besar yang harus dihindari.
"Pinjam 100 juta dikembalikan 120 juta dosa besar," ungkap Syekh Ali Jaber.Â
Lalu apa amalan agar terbebas dari utang riba ini?
"Ada orang minta sama saya amalan, ada nggak amalannya supaya saya bisa mengatasi masalah utang ini," kata Syekh Ali Jaber.
"Saya bilang mudah amalannya, jangan berhutang lagi udah," lanjutnya.
Agar bisa segera lepas dari beban utang, Syekh Ali Jaber menekankan pentingnya menyingkirkan keinginan untuk kembali berhutang.
Load more