GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makmum Belum Selesai Baca Surat Al-Fatihah saat Imam Shalat Tarawih Ngebut, Harus Lanjut atau Ikut Rukuk?

KH Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya membahas sikap makmum belum tuntas membaca Surat Al-Fatihah saat kedapatan imam ngebut masuk rukuk dalam shalat Tarawih.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:57 WIB
Ilustrasi - sholat tarawih
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Di bulan Ramadhan, sebagian imam masjid sering kali memimpin shalat Tarawih dengan tempo cepat. Fenomena "shalat Tarawih ngebut" menimbulkan dilema bagi makmum.

Khususnya ketika membaca Surat Al-Fatihah, ada yang baru menggetarkan namun belum selesai. Ketidaktuntasan tersebut terjadi saat imam super ngebut dan sudah memasuki rukuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi imam shalat Tarawih membaca Surat Al-Fatihah tidak hanya terlihat aneh, tetapi juga membuat jemaah bingung. Mereka yang bukan imam bertanya-tanya apakah harus menyelesaikan bacaannya atau ikut imam rukuk.

Pendakwah KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya mengupas tuntas fenomena makmum belum selesai membaca Al-Fatihah. Mulanya, ia menjelaskan hukum Surat Al-Fatihah dalam shalat adalah wajib.

"Di dalam mazhab kita, Imam Syafi'i dan jumhur juga mengatakan bahwa membaca Al Fatihah bagi makmum adalah wajib," kata Buya Yahya dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Sabtu (21/2/2026).

Sikap Makmum Shalat Tarawih saat Imam Baca Al-Fatihah Cepat

Shalat Tarawih di Masjid Nurul Wathon di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Shalat Tarawih di Masjid Nurul Wathon di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Sumber :
  • ANTARA/M Fikri Setiawan

Buya Yahya tidak membantah setiap Ramadhan, pasti ada imam masjid buru-buru menuntaskan pelaksanaan shalat Tarawih. Imam harus menyelesaikan 20 rakaat shalat Tarawih dan 3 rakaat Witir sehingga membutuhkan waktu lama.

Mengenai hal ini, Buya Yahya menguraikan secara detail. Pertama, makmum tidak perlu membaca cepat apabila kedapatan imam menggetarkan Al-Fatihah secarar santai.

Buya Yahya menegaskan, kedapatan imam yang tampil santai menjadi momentum terbaik khusyuk membaca Al-Fatihah. Sang pendakwah tentu mengapresiasi apabila ada imam memberi waktu ruang bagi makmum menggetarkan Al-Fatihah.

Jika sudah kedapatan imam yang santai, makmum justru ingin membaca cepat, maka kasus seperti ini terletak pada makmum. Posisi imam sudah berada dalam cara yang benar.

Kasus kedua menunjukkan fenomena "Tarawih cepat". Berdasarkan Mazhab Imam Syafi'i, makmum harus mengikuti ketentuan dalam rukun shalat.

Artinya, makmum tetap wajib menyelesaikan Surat Al-Fatihah lebih dulu. Buya Yahya memahami pertanyaan sikap makmum sering muncul lantaran imam sudah rukuk.

"Kalau pun imamnya ngebut, ya tetap wajib kita membaca Surat Al-Fatihah sampai selesai," ujarnya.

Jika mengacu pada umat Muslim di Indonesia, kebanyakan berpegang teguh pada Mazhab Imam Syafi'i. Tentu mereka harus menuntaskan bacaan Surat Al-Fatihah sampai tuntas meski imam sudah mengganti gerakan.

Buya Yahya menyampaikan pendapatnya terkait makmum tetap membaca Al-Fatihah saat ketinggalan gerakan. Contohnya ketika imam sudah berdiri kembali setelah rukuk.

"Dispensasi kemurahan untuk seorang makmum yang imamnya ngebut, maka seorang makmum boleh ketinggalan sampai imam berdiri lagi," imbuhnya.

Makmum tetap Perhatikan Gerakan Imam

Buya Yahya menjelaskan, ada toleransi dalam gerakan shalat Tarawih saat ketinggalan Al-Fatihah. Namun makmum wajib memperhatikan setiap gerakan imam agar tidak ketinggalan terlampau jauh.

Batas kebolehan menyelesaikan Al-Fatihah sebelum imam memasuki rakaat berikutnya. Bagi Buya Yahya, hal itu tetap sah karena hukum satu surat ini bersifat wajib.

"Kita baru membaca Basmallah, terus alhamdulillahirrabil 'alamin, imam malah sudah amin lalu rukuk. Kemudian langsung sujud, lalu sampai sujud kedua selesai. Sebelum imam berdiri, kita sudah rukuk maka masih sah," paparnya.

Dari kasus ini, Buya Yahya mengingatkan jemaah Tarawih. Setidaknya ada penyesuaian tempo saat membaca Surat Al-Fatihah agar gerakan antara makmum dan imam tidak terlampau jauh dan tak menjadikan makmum masbuk.

Sikap Makmum Masbuk saat Imam Super Ngebut

Fenomena lainnya menyasar pada makmum masbuk dalam shalat Tarawih. Tak sedikit yang baru bergabung shaf belum sempat membaca Al-Fatihah karena kedapatan imam mempercepat gerakannya.

"Ini berbeda apabila kita berdiri dengan imam tetapi dalam kondisi tempo tidak cukup membaca Al-Fatihah, kita boleh membaca secukupnya," terangnya.

Kenapa boleh membaca Surat Al-Fatihah secukupnya? Buya Yahya membagikan contoh yang sering terjadi. Fenomena makmum masbuk baru bergabung saat imam sudah rukuk, tentu makmum tidak memiliki banyak waktu menyelesaikan Al-Fatihah.

Keringanan makmum masbuk tidak berfungsi saat baru gabung shaf dalam kondisi imam baru membaca Al-Fatihah. Makmum masbuk tetap harus menuntaskan Al-Fatihah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keadaan normal ya wajib menyempurnakan bacaan Surat Al-Fatihah. Tapi kalau imam cepat, kita dimaafkan meski harus tetap membaca Surat Al-Fatihah. Dengan catatan kita sempat berdiri dengan imam dalam tempo yang cukup membaca Al-Fatihah," jelasnya.

(far/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berapa Rakaat Shalat Tarawih Sesuai Ajaran Rasulullah SAW? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Berapa Rakaat Shalat Tarawih Sesuai Ajaran Rasulullah SAW? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Ustaz Khalid Basalamah jelaskan jumlah rakaat shalat tarawih sesuai sunnah Rasulullah SAW. Boleh 11 rakaat, boleh juga 23 rakaat.
Miliki Peran Vital, Posisi Polri di Bawah Diminta Tak Perlu Lagi Diperdebatkan

Miliki Peran Vital, Posisi Polri di Bawah Diminta Tak Perlu Lagi Diperdebatkan

Peran institusi Polri dinilai semakin vital dalam kebutuhan bernegara semisal dalam menjaga keamanan, ketertiban, penegakan hukum, termasuk dalam mengawal jalannya program pemerintahan.
Jalur Jonggol Direkomendasikan Untuk Dilalui Pemudik

Jalur Jonggol Direkomendasikan Untuk Dilalui Pemudik

Jalur alternatif Jonggol-Cianjur, Jawa Barat, dinilai layak dilalui saat musim mudik dan balik pada lebaran tahun 2026. Hal ini disimpulkan setelah dilakukan survei langsung guna persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Anggota Brimob Aniaya Siswa MTsN di Maluku Hingga Tewas, Mabes Polri: Menciderai Kepercayaan Masyarakat

Anggota Brimob Aniaya Siswa MTsN di Maluku Hingga Tewas, Mabes Polri: Menciderai Kepercayaan Masyarakat

Mabes Polri mengaku sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi di Maluku soal siswa MTsN tewas akibat tindakan penganiayaan oleh anggota Brimob.
Lebih Pilih Timnas Indonesia Dibanding Belanda? Tony Kouwen Akhirnya Buka Suara Usai Trial di Atletico Madrid

Lebih Pilih Timnas Indonesia Dibanding Belanda? Tony Kouwen Akhirnya Buka Suara Usai Trial di Atletico Madrid

Tony Kouwen buka suara soal peluang membela Timnas Indonesia atau Belanda usai trial di Atletico Madrid. Begini pengakuan kiper 16 tahun berdarah Bali itu.
Pertahanan Runtuh! Bali United Kebobolan Beruntun, Johnny Jansen Siapkan Operasi Besar

Pertahanan Runtuh! Bali United Kebobolan Beruntun, Johnny Jansen Siapkan Operasi Besar

Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, memastikan timnya tengah melakukan pembenahan serius di sektor pertahanan setelah rentetan hasil kurang maksimal dalam beberapa pertandingan terakhir.

Trending

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia dibuat takjub dengan penampilan Jay Idzes saat Sassuolo menang 3-0 atas Hellas Verona. Kapten Timnas Indonesia itu tampil nyaris sempurna dan jadi kunci clean sheet Neroverdi.
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia disibukkan dengan perburuan talenta melalui jalur naturalisasi. Simak rangkuman tiga berita terpopuler berikut ini.
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia langsung memunculkan babak baru soal proyek naturalisasi. Berikut enam pemain yang nyatakan ingin bela skuad Garuda.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT