Teks Khutbah Jumat Muharram 1448 H Singkat: Keistimewaan Bulan Al-Muharram, Momentum Hijrah dan Memperbanyak Amal Saleh
- freepik.com
tvOnenews.com - Umat Islam saat ini tengah memasuki bulan Muharram 1448 Hijriah, bulan pertama dalam kalender Islam yang menandai pergantian tahun baru Hijriah.
Muharram bukan sekadar awal hitungan tahun, tetapi juga termasuk salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Kehadiran bulan ini menjadi momentum penting bagi setiap Muslim untuk melakukan muhasabah, memperbaiki diri, serta memperkuat tekad dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Dalam sejarah Islam, peristiwa hijrah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Makkah ke Madinah menjadi titik awal penanggalan Hijriah.
Karena itu, datangnya Muharram selalu mengingatkan umat Islam tentang makna hijrah yang sesungguhnya, yaitu berpindah dari keburukan menuju kebaikan, dari kemaksiatan menuju ketaatan, serta dari kelalaian menuju kesungguhan dalam beribadah kepada Allah.
Selain menjadi bulan yang mulia, Muharram juga menyimpan berbagai keutamaan amal.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutnya sebagai “Syahrullah” atau bulan Allah, dan menganjurkan umatnya untuk memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunnah yang memiliki pahala besar di sisi-Nya.
Oleh karena itu, memasuki Muharram 1448 H ini, marilah kita menjadikannya sebagai kesempatan untuk membuka lembaran baru yang lebih baik, memperbanyak amal saleh, serta memperkuat semangat hijrah dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut teks khutbah Jumat singkat dengan tema “Muharram 1448 H: Awal Tahun Hijriah dan Semangat Hijrah Menuju Ketaatan.”
- Pexels/Mohammed Alim
Khutbah Pertama
إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ،
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه
قال الله تعالى فى كتابه الكريم، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
وقال تعالى، يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّـهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّـهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
وقال تعالى، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أَمَّا بَعْدُ، فإِنَّ أَصَدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ ، وَكُلَّ ضَلالَةٍ فِي النَّارِ
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi seluruh larangan-Nya. Ketakwaan itulah bekal terbaik untuk menghadapi kehidupan dunia dan akhirat.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Saat ini umat Islam telah memasuki bulan Muharram 1448 Hijriah, bulan pertama dalam kalender Islam sekaligus salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Pergantian tahun Hijriah bukan sekadar perubahan angka dan waktu, tetapi menjadi kesempatan bagi setiap muslim untuk melakukan muhasabah, memperbaiki diri, serta meningkatkan amal saleh.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ
Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram." (QS. At-Taubah: 36)
Jamaah Jumat yang berbahagia,
Bulan Muharram memiliki kedudukan istimewa. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:
شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ
Artinya: "Bulan Allah adalah Muharram." (HR. Muslim)
Penyandaran nama Muharram kepada Allah menunjukkan kemuliaan bulan tersebut. Karena itu, kaum muslimin dianjurkan memperbanyak amal kebaikan dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.
Salah satu amalan utama pada bulan Muharram adalah puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:
يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
"Puasa Asyura menghapus dosa setahun yang telah lalu." (HR. Muslim)
Betapa besar karunia Allah kepada hamba-Nya. Dengan berpuasa satu hari, Allah memberikan penghapusan dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah berlalu.
Oleh karena itu, mari jadikan Muharram sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Jika selama ini masih banyak kekurangan dalam ibadah, mari diperbaiki. Jika masih ada maksiat yang dilakukan, mari segera bertaubat kepada Allah sebelum datang ajal yang tidak diketahui waktunya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Artinya: "Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung." (QS. An-Nur: 31)
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang mampu memanfaatkan kemuliaan bulan Muharram dengan memperbanyak amal saleh.
أقول قولي هذا وأستغفر الله لي ولكم فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.
Khutbah Kedua
الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَافِ الأَنْبِيَاءِ وَالمرْسَلِيْنَ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
Amma ba'du.
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Marilah kita menjaga ketakwaan kepada Allah SWT, memperbanyak amal saleh, serta menjadikan tahun baru Hijriah ini sebagai momentum memperbaiki diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Perbanyaklah shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana perintah Allah SWT:
اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Selanjutnya marilah kita menengadahkan tangan memohon kepada Allah SWT agar diberikan hidayah, keberkahan, kesehatan, keselamatan, dan husnul khatimah.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
عباد الله، إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون.
فاذكروا الله العظيم يذكركم واشكروه على نعمه يزدكم ولذكر الله أكبر.
والله أعلم بالصواب.
(gwn)
Load more