Khutbah Jumat 19 Juni 2026: Sudah Masuk Muharram, Marilah Kita Sambut Hari Asyura
- Muhammadiyah Semarang
Ibnu 'Abbas RA mengatakan, "Setibanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di Madinah, beliau mendapatkan orang-orang Yahudi berpuasa pada hari ‘Asyura. Mereka ditanya tentang masalah itu, lalu mereka menjawab; “Ini adalah hari di saat Allah Ta’ala memenangkan Musa ‘alaihissalam dan bani Isra’il atas Fir’aun. Dan kami berpuasa untuk mengagungkan hal itu.” Rasulullah ﷺ pun bersabda: “Kami lebih berhak kepada Musa daripada kalian.” Kemudian beliau memerintahkan untuk berpuasa pada hari ‘Asyuro`."
Kaum muslimin rahimakumullah,
Bagaimana untuk berbagai peristiwa lainnya? Konon ada yang menyebutkan peristiwa terjadi di hari Asyura, yakni Allah SWT menerima taubat dari Nabi Adam AS. Selain itu, Allah Ta'ala mengangkat Nabi Idris ke tempat paling tinggi dan mulia, mengangkat Nabi Ibrahim AS sebagai khalilullah dan menyelamatkannya dari api.
Kemudian, Allah SWT juga mengampuni Nabi Dawud AS, mengangkat Nabi Isa AS ke langit, mengeluarkan Nabi Yunus dari perut ikan, mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman AS, mengangkat penyakit dialami Nabi Ayyub AS, mengeluarkan Nabi Yusuf AS dari penjara, dan sebagainya.
Pertanyaannya, apakah rentetan peristiwa tersebut terjadi pada hari Asyura? Imam Ibnul Jauzi Rahimahullah mengategorikan peristiwa itu merupakan ma'udhu'aat, himpunan kabar atau hadis palsu.
Ulama lainnya seperti imam As-Suyuthi rahimahullah melalui kitabnya al Lai al-Mashnu'ah fi al-Ahadits al-Maudhu'ah menghimpun hadis palsu terkait berbagai peristiwa tersebut. Hanya saja yang shahih terdapat peristiwa Nabi Musas AS dan Bani Israel saat diselamatkan oleh Allah SWT dari amukan Fir'aun dan bala tentaranya yang berakhir tenggelam.
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,
Hari Asyura memanglah memiliki keistimewaan sendiri. Namun kita perlu mengingat ada beberapa penyimpangan yang sering terjadi di hari ini.
Penyimpangan pertama menjadikan hari Asyura sebagai hari berkabung. Selain itu, hari ini juga momentum meratapi musibah menggunakan cara bertentangan dengan syariat.
Penyimpangan kedua menganggap hari Asyura atau bulan Muharram menjadi waktu yang membawa kesialan. Pandangan ini membuat orang ragu menikah, membangun rumah, memulai usaha, dan lain-lain.
Load more