Megawati Hangestri Bisa Belajar dari Yolla Yuliana? Meski Sering di Bully, Bidadari Voli itu Lebih Pilih Lakukan…
- PBVSI
tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi beberapa waktu lalu menjadi sorotan usai meluapkan emosinya di media sosial.
Bintang voli andalan Indonesia itu terlihat marah besar kepada netizen yang mengkritik performanya saat membela Gresik Petrokimia dalam babak Final Four Proliga 2025.
Dalam laga penting tersebut, Megawati dinilai tampil di bawah ekspektasi publik, terlebih usai sebelumnya mencuri perhatian dunia saat bermain gemilang bersama Daejeon Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan.
Sayangnya, performa Mega di Proliga Indonesia dinilai tidak sebaik saat ia berlaga di luar negeri.
Ia bahkan gagal membawa Gresik Petrokimia melaju ke grand final Proliga 2025, yang membuat sejumlah netizen melontarkan kritik pedas.
Tak terima dengan komentar tersebut, Megawati akhirnya membalas melalui siaran langsung di akun TikTok pribadinya.
Dalam live tersebut, Megawati menjelaskan bahwa dirinya hanya sempat berlatih satu hari bersama Gresik Petrokimia sebelum turun langsung ke laga krusial.
Ia membandingkan kondisi itu dengan masa persiapannya di Korea Selatan, di mana ia menjalani latihan intensif selama tiga bulan sebelum kompetisi dimulai.
“Kalian pikir deh pakai otak, punya otak nggak kalian. Aku nggak pernah latihan 20 hari, baru latihan sehari, terus disuruh bermain bagus seperti di Korea yang latihan 3 bulan, nggak ada otak emang kalian,” ujar Mega penuh emosi.
Pernyataan itu pun menuai beragam reaksi dari netizen.
Ada yang membela Megawati, namun tidak sedikit pula yang menilai bahwa sebagai atlet nasional, ia seharusnya bisa menanggapi kritik dengan kepala dingin.
Setelah keramaian perdebatan tersebut, nama Yolla Yuliana tiba-tiba ikut disebut.
![]()
Pemain voli senior yang juga dijuluki "bidadari voli" ini mendapat pujian dari netizen karena sikap elegan yang selalu ia tunjukkan.
“Yolla Yuliana salah satu pemain yang selalu saya respect dari dulu. Pribadinya ramah, rendah hati. Sering dicaci maki, bahkan dibully dengan pelecehan verbal. Sering dibilang modal tampang padahal prestasinya banyak. Tapi dia selalu cuek dan jarang menanggapi,” tulis akun X @Volinesia yang mendapat ribuan likes.
Sikap sabar dan kuat mental dari Yolla Yuliana bahkan membuat banyak netizen menyebutnya sebagai atlet berkelas yang pantas dijadikan teladan.
Di tengah berbagai pelecehan verbal yang diterimanya, Yolla tetap tampil profesional dan menjunjung tinggi etika.
“Mentalnya luar biasa, tutur katanya juga terjaga meski sering dihujat tanpa sebab yang jelas. Di setiap tim yang dia bela juga selalu profesional dan 100% meski usia sudah menapak senja,” tulis salah satu netizen.
Netizen pun ramai-ramai mengaitkan sikap Yolla yang sabar dan beretika dalam menghadapi bully-an.
“Yolla itu definisi atlet beretika tahan banting, mental baja. Padahal cibiran ke dia udah bukan lagi bully tapi sudah sexual harassment but she choose an elegant way to respond it,” tulis netizen lain.
Dikenal sebagai salah satu pemain berpengalaman di kancah voli nasional, Yolla Yuliana memang sering menjadi target komentar negatif, terutama yang merujuk pada penampilan fisiknya.
Namun, meski begitu, ia tidak pernah secara terbuka membalas hinaan tersebut di media sosial.
Sebaliknya, Yolla lebih memilih untuk menunjukkan performa apiknya di lapangan dan melaporkan tindakan pelecehan kepada pihak berwajib jika sudah melewati batas.
Megawati sendiri masih menjadi andalan Timnas Indonesia untuk menghadapi berbagai kejuaraan ke depan.
Harapan publik pun nampak besar agar Megawati bisa belajar untuk bersikap lebih tenang dan profesional seperti Yolla Yuliana yang selalu tampil anggun di tengah tekanan.
Perbandingan sikap keduanya pun menjadi pembelajaran bagi banyak atlet muda, bahwa kekuatan mental dan etika dalam menghadapi kritik adalah bagian tak terpisahkan dari kesuksesan di dunia olahraga. (adk)
Load more