News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terbaik! Indonesia Kunci Peringkat Kedua SEA Games 2025 Thailand: Panen 91 Emas, Prestasi Terbaik dalam 30 Tahun

Tim Indonesia menutup SEA Games 2025 dengan torehan 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu. Hasil tersebut menjadi prestasi terbaik Indonesia dalam 30 tahun
Sabtu, 20 Desember 2025 - 15:49 WIB
Terbaik! Indonesia Kunci Peringkat Kedua SEA Games 2025 Thailand: Panen 91 Emas, Prestasi Terbaik dalam 30 Tahun
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Tim Indonesia resmi mengunci posisi runner-up pada klasemen akhir SEA Games 2025. Kepastian finis di peringkat kedua ini menjadi kabar membanggakan, terlebih diraih lewat perjuangan konsisten para atlet di berbagai cabang olahraga hingga hari terakhir pertandingan. 

Dengan raihan medali emas yang terus bertambah, Merah Putih sukses menjaga jarak aman dari para pesaing terdekatnya di Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peringkat kedua SEA Games 2025 bukan sekadar angka di papan klasemen. Capaian ini mencerminkan keberhasilan para atlet Indonesia mempersembahkan medali emas dari cabang unggulan hingga nomor-nomor yang selama ini minim sorotan. 

Melansir dari ANTARA , total 91 medali emas yang dikoleksi menjadi simbol kerja keras, pembinaan berkelanjutan, dan mental juara yang kian matang di pentas regional.

Rekor Medali dan Posisi Runner-up yang Bersejarah

Tim Indonesia menutup SEA Games 2025 dengan torehan 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu. Hasil tersebut menjadi prestasi terbaik Indonesia dalam 30 tahun terakhir sejak SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand

Tak hanya itu, raihan di Bangkok juga tercatat sebagai pencapaian terbaik Indonesia di luar status tuan rumah, setelah terakhir kali menjadi juara umum pada SEA Games 2011.

Di klasemen akhir, Indonesia memastikan diri berada di posisi kedua, unggul atas Vietnam yang mengoleksi 86 emas. 

Dengan hanya tersisa tiga medali emas yang diperebutkan dari cabang Sepak Takraw dan Renang Terbuka, secara matematis Vietnam tak lagi mampu mengejar Indonesia. Thailand selaku tuan rumah tampil dominan di puncak klasemen, disusul Indonesia, Vietnam, dan Malaysia di empat besar.

Momen hari terakhir menjadi salah satu yang paling produktif bagi kontingen Merah Putih. Sebanyak 11 medali emas berhasil diamankan dari berbagai cabang, menegaskan kekuatan Indonesia yang merata dan kompetitif.

 Cabang Unggulan hingga Sejarah Baru Medali Emas

Sejumlah cabang olahraga tampil sebagai lumbung medali bagi Indonesia. Atletik menyumbang 9 emas, 5 perak, dan 6 perunggu. 

Cabang menembak mengoleksi 6 emas, 9 perak, dan 8 perunggu, sekaligus menjadi cabor dengan total medali terbanyak, yakni 23 medali. Panahan juga berkontribusi signifikan lewat 6 emas dan 2 perak.

Selain itu, Indonesia keluar sebagai juara umum di beberapa cabang, seperti panahan, wushu, dayung, pencak silat, bulutangkis, dan triathlon. Triathlon bahkan mencatatkan raihan impresif dengan 8 emas, 3 perak, dan 1 perunggu.

Catatan sejarah juga terukir di SEA Games 2025. Untuk pertama kalinya, Indonesia berhasil meraih medali emas dari cabang hoki es, basket 3x3, petanque, kabbadi, dan futsal putra. 

Keberhasilan ini menegaskan kemajuan pembinaan di cabang-cabang nontradisional yang kini mulai menunjukkan daya saing tinggi.

Apresiasi NOC dan Modal Menuju Level Asia

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menyebut pencapaian ini sebagai prestasi bersejarah. 

“Peringkat kedua dengan raihan 91 medali emas adalah prestasi yang sangat membanggakan dan bersejarah. Ini menjadi pencapaian terbaik Indonesia dalam 30 tahun terakhir, sekaligus bukti bahwa pembinaan olahraga nasional berjalan di jalur yang tepat,” kata Raja Sapta Oktohari, Sabtu (20/12).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Terima kasih kepada para atlet, pelatih, ofisial, federasi cabang olahraga, serta dukungan pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Senada, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, menegaskan bahwa hasil ini lahir dari kerja keras dan kebersamaan tim. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Para atlet telah berjuang dengan luar biasa, menunjukkan disiplin, mental juara, dan semangat pantang menyerah,” ujar Bayu. Menurutnya, finis di peringkat kedua “bukan hanya soal angka, tetapi tentang karakter, konsistensi, dan kebanggaan membawa Merah Putih di panggung Asia Tenggara.”

Dengan pencapaian ini, Indonesia menutup SEA Games 2025 dengan kepala tegak. Prestasi runner-up menjadi modal kepercayaan diri penting untuk menghadapi ajang multievent berikutnya dan menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan stabil dan terus berkembang di Asia Tenggara. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Kaget skuad Garuda berpotensi datangkan raksasa dunia untuk laga persahabatan.
Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Babak baru kasus dugaan penipuan dan penggelapan kembali bergulir panas. Bareskrim Polri resmi tahan pendiri sekaligus Direktur PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Renaldy Pujiansyah dikenal sebagai serial entrepreneur yang menitikberatkan pembangunan sistem sebagai fondasi pertumbuhan bisnis.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT