News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Megawati Hangestri, Karier Pelatih Timnas Voli Putri Filipina Harus Berakhir Usai SEA Games 2025?

Nasib pelatih timnas voli putri Filipina menjadi sorotan tajam usai berakhirnya SEA Games 2025 di Thailand. Gara-gara prestasi Megawati Hangestri, karier pelatih
Sabtu, 20 Desember 2025 - 23:14 WIB
Gara-gara Megawati Hangestri, Karier Pelatih Timnas Voli Putri Filipina Harus Berakhir Usai SEA Games 2025?
Sumber :
  • instagram SAVA

tvOnenews.com - Nasib pelatih timnas voli putri Filipina menjadi sorotan tajam usai berakhirnya SEA Games 2025 di Thailand. 

Kegagalan meraih satu pun medali kembali memperpanjang puasa prestasi yang telah berlangsung selama dua dekade. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini memicu keputusan besar di tubuh federasi, yang akhirnya berujung pada berakhirnya masa jabatan sang pelatih kepala, Jorge Souza De Brito, setelah empat tahun menukangi tim nasional.

Keputusan tersebut tak bisa dilepaskan dari performa Filipina di SEA Games 2025, terutama saat langkah mereka dihentikan Indonesia pada perebutan medali perunggu. 

Dalam laga krusial itu, Filipina harus mengakui keunggulan Timnas Voli Putri Indonesia yang tampil solid dengan Megawati Hangestri Pertiwi sebagai pusat kekuatan serangan. Kekalahan ini menjadi titik balik yang menandai babak baru bagi voli putri Filipina.

Filipina Puasa Medali, De Brito Dilepas Federasi

Perjalanan tim voli putri Filipina di SEA Games 2025 berakhir pahit. Jia De Guzman dan rekan-rekan gagal menembus podium, melanjutkan catatan tanpa medali yang sudah berlangsung selama 20 tahun. 

Kekalahan dari Indonesia pada laga perebutan perunggu menjadi penutup yang menyakitkan bagi Filipina di ajang tersebut.

Dalam pertandingan yang digelar Senin (15/12/2025), Filipina tak mampu membendung permainan agresif Indonesia dan harus menyerah dengan skor 1-3 (28-26, 13-25, 30-28, 26-24). Tim asuhan Marcos Sugiyama kembali mempertahankan tradisi medali perunggu untuk edisi keempat secara beruntun.

Hasil ini turut membawa konsekuensi besar bagi Jorge Souza De Brito. Federasi Bola Voli Filipina (PNVF) memastikan pelatih asal Brasil tersebut telah mengakhiri tugasnya sebagai juru taktik timnas putri. 

Meski kontraknya sejatinya baru akan berakhir pada Juli 2026, De Brito mengungkap bahwa ia telah menerima pemberitahuan pemutusan kerja sama sejak 15 Oktober lalu.

Pernyataan De Brito soal Pemecatan dan Persiapan Tim

De Brito menegaskan bahwa kegagalan meraih medali di SEA Games 2025 bukan satu-satunya alasan di balik keputusannya mundur. Ia mengaku memahami langkah federasi dan tidak menyimpan rasa kecewa.

Megawati Hangestri di SEA Games 2025
Megawati Hangestri di SEA Games 2025
Sumber :
  • Instagram @megawatihangestrip

“Saya selalu berada di bawah naungan federasi, bekerja untuk sebuah program,” ujar De Brito, dikutip dari laman Inquirer. 

“Jadi bagi saya, cukup mudah untuk memahami keputusan tersebut, meskipun sulit karena berada di tengah-tengah segalanya.”

Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut bersifat teknis dan diambil oleh pihak yang berwenang. “Hasilnya sudah terlihat, dan ini adalah jenis keputusan yang harus dibuat oleh orang-orang yang berwenang,” katanya.

De Brito juga menyoroti keterbatasan waktu persiapan sebagai faktor penting kegagalan Filipina. “Dengan dukungan yang Anda dapatkan saat itu, sejujurnya, semua tim lain memiliki persiapan penuh,” ucapnya. 

Ia secara khusus menyinggung Indonesia yang memiliki waktu latihan hingga 40 hari dengan intensitas dua kali sehari, serta negara lain seperti Thailand dan Vietnam yang kompetisi liganya sudah berjalan sejak Januari.

Meski gagal meraih medali, De Brito tetap meminta publik Filipina bangga terhadap perjuangan tim. “Kita harus benar-benar bangga dengan hasil yang kita raih, tidak ada alasan. Semua pemain berkomitmen dan memberikan segalanya,” tegasnya.

Megawati Hangestri, Ujung Tombak Indonesia di SEA Games 2025

Di sisi lain, kemenangan Indonesia tak lepas dari peran luar biasa Megawati Hangestri Pertiwi. Pevoli asal Jember itu menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Filipina dengan torehan 26 poin dalam laga perebutan perunggu. 

Performanya memastikan Indonesia pulang dengan medali perunggu, sesuai target yang telah ditetapkan.

Tak hanya di laga tersebut, Megawati juga tampil konsisten sepanjang turnamen. Mengutip laman Volleytrails, pemain berjuluk Megatron itu keluar sebagai pencetak poin terbanyak di voli putri SEA Games 2025 dengan total 69 poin dari lima pertandingan. 

Ia unggul atas Tran Thi Thanh Thuy (Vietnam) dengan 54 poin, serta nama-nama besar lain seperti Kokram Pimpichaya (Thailand) dan Alyssa Solomon (Filipina).

Kontribusi Megawati tidak hanya terlihat dari angka, tetapi juga dari perannya membangkitkan semangat tim. Hal ini diakui sang pemain usai turnamen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Alhamdulillah kami mendapatkan hasil yang sama di tahun-tahun sebelumnya dan bisa mempertahankan perunggu. Itu suatu kebanggaan, apalagi ini skuad baru dengan junior yang juga tampil,” kata Megawati, dilansir dari Detik.com, Kamis (18/12).

Keberhasilan Indonesia mempertahankan medali perunggu menegaskan konsistensi Timnas Voli Putri di level Asia Tenggara. Sementara bagi Filipina, kegagalan ini menjadi alarm keras untuk melakukan evaluasi menyeluruh, demi mengakhiri puasa medali yang kian panjang. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

Kabar gembira datang bagi pecinta sepak bola tanah air. Polemik administratif yang sempat menghambat langkah para pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Liga -
Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Pernyataan Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan viral usai menantang Dedi Mulyadi membangun Kalbar dengan APBD Rp6 triliun, soroti perbedaan anggaran.
Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman.
Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Mantan Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menyampaikan harapan kepada sosok penggantinya di tengah momentum transisi yang dinilai krusial bagi arah penegakan konstitusi di Indonesia.
Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Raksasa Eropa di FIFA Matchday

Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Raksasa Eropa di FIFA Matchday

Kabar mengenai calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 rupanya tak hanya menjadi konsumsi publik tanah air, tetapi juga mendapat sorotan tajam -
Industri Gula Nasional Tergerus, DPR RI Desak Kemendag Hentikan Impor Rafinasi

Industri Gula Nasional Tergerus, DPR RI Desak Kemendag Hentikan Impor Rafinasi

Kementerian Perdagangan (Kemendag) diminta untuk pemeberhentian impor gula rafinasi usai dinilai mengancam industri gula lokal.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT