Hector Souto Ungkap Pelajaran Berharga Usai Timnas Futsal Indonesia Tumbangkan Kirgistan di Piala Asia 2026
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menilai kemenangan atas Kirgistan di Grup A Piala Asia Futsal 2026 sebagai momen penting bagi perkembangan mental para pemain. Hasil tersebut disebutnya menjadi pengalaman berharga dalam menghadapi tekanan di level internasional.
Menurut Souto, laga melawan Kirgistan memberikan gambaran nyata tentang atmosfer pertandingan besar di Asia. Ia menyebut situasi seperti ini masih tergolong baru bagi sebagian pemain Indonesia.
Pelatih asal Spanyol itu menilai sejumlah pemain Garuda masih berada dalam tahap awal adaptasi dengan ritme dan intensitas futsal Asia. Hal tersebut, menurutnya, wajar mengingat pengalaman internasional para pemain yang belum merata.
Souto kemudian membandingkan kondisi Indonesia dengan Kirgistan yang dinilainya lebih matang dari sisi pengalaman. Ia menyebut banyak pemain Kirgistan telah terbiasa tampil di luar negeri.
Beberapa pemain Kirgistan diketahui berkarier di kompetisi futsal Rusia, Armenia, hingga Uzbekistan. Faktor tersebut dinilai memberi keuntungan tersendiri, terutama dalam hal mental dan kualitas permainan.
“Saya berharap suatu hari pemain Indonesia juga bisa bermain di luar negeri, karena dengan hanya bermain di sini kami seperti hidup di dalam gelembung. Kami perlu memecahnya untuk meningkatkan level,” ujar Souto saat ditemui seusai pertandingan melawan Kirgistan di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Pada pertandingan tersebut, Timnas Futsal Indonesia tampil solid hingga meraih kemenangan atas Kirgistan. Laga itu berakhir dengan skor 5-3 untuk keunggulan skuad Merah Putih.
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan langkah Indonesia ke babak perempat final Piala Asia Futsal 2026. Hasil ini menjadi pencapaian penting dalam perjalanan Garuda di fase grup.
Souto menegaskan peningkatan kualitas futsal nasional harus terus diupayakan secara berkelanjutan. Ia menyebut terdapat dua jalur utama yang bisa ditempuh untuk mendorong kemajuan pemain.
Jalur pertama adalah dengan menghadirkan pemain asing berkualitas ke liga domestik. Kehadiran mereka diharapkan mampu meningkatkan standar kompetisi di dalam negeri.
Selain itu, Souto juga mendorong pemain Indonesia untuk berani berkiprah di luar negeri. Menurutnya, pengalaman internasional sangat penting untuk memperluas wawasan dan meningkatkan level permainan.
Menjelang laga selanjutnya, Souto turut menyoroti kekuatan calon lawan Indonesia, Irak. Ia menilai Irak memiliki karakter permainan yang berbeda dibanding Kirgistan.
“Irak punya banyak pemain hebat dalam situasi satu lawan satu. Mereka cepat dan sangat terampil. Kami harus lebih berhati-hati dan mencoba menguasai bola lebih lama dibanding hari ini,” katanya.
Meski demikian, Souto menegaskan target Timnas Futsal Indonesia tetap mengincar kemenangan di laga berikutnya. Ia ingin timnya melangkah sejauh mungkin di turnamen ini.
Di sisi lain, Souto juga meminta publik Indonesia untuk tetap bersikap realistis terhadap capaian yang diraih sejauh ini. Ia menilai konsistensi di level Asia harus menjadi fokus utama sebelum berbicara tentang persaingan global.
“Kami melakukan pekerjaan dengan baik, tetapi kami harus realistis. Asia adalah target pertama kami untuk stabil sebelum memikirkan level dunia,” ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada Timnas Futsal Indonesia. Souto menekankan futsal adalah olahraga yang berkembang pesat dan membutuhkan dukungan penuh dari publik.
“Bantu kami dan tetap bersama kami, karena kami sangat membutuhkan dukungan dari Indonesia Arena,” pungkas Souto.
(igp)
Load more