News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hector Souto Ogah Disebut History Maker Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia: Tim Saya yang Membuat Sejarah!

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, terang-terangan menolak julukan history maker usai membawa skuad Garuda lolos ke final Piala Asia Futsal 2026.
Jumat, 6 Februari 2026 - 08:27 WIB
Timas Futsal Indonesia Tak Puas Hanya Cetak Sejarah di Piala Asia Futsal 2026
Sumber :
  • AFC

‎Jakarta, tvOnenews.com – Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, secara terang-terangan menolak julukan history maker atau pembuat sejarah usai membawa skuad Garuda lolos ke final Piala Asia Futsal 2026. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari perjuangan para pemainnya.

‎Timnas Futsal Indonesia mencetak sejarah baru dengan memastikan diri melaju ke partai final Piala Asia Futsal 2026. Kepastian itu diraih setelah mampu menumbangkan Jepang dengan skor 5-3.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Pertandingan tersebut berlangsung pada Kamis (5/2/2026) malam WIB. Indonesia Arena menjadi saksi bisu sengitnya duel antara kedua tim.

‎Tak lama setelah pencapaian tersebut, sejumlah penggemar memberikan apresiasi khusus kepada Hector Souto selaku pelatih Timnas Futsal Indonesia.

‎Banyak yang memuji hasil positif itu dan bahkan menjuluki Hector Souto sebagai history maker. Namun, alih-alih merasa bangga, pelatih asal Spanyol tersebut justru menolak sebutan itu.

‎Ia menegaskan bahwa dirinya bukanlah sosok pembuat sejarah. Menurutnya, Timnas Futsal Indonesia-lah yang pantas mendapat pengakuan atas pencapaian tersebut.

‎Selain itu, Souto turut menyebut sejumlah pemain yang saat ini tidak membela skuad Garuda, tetapi tetap berperan penting dalam perjalanan tim menuju final.

‎"Saya tidak membuat sejarah, tim saya yang membuat sejarah. Saya mulai capek dengan masalah history maker ini," ujar Souto usai laga, Kamis (5/2/2026).

‎"Itu bukan hanya pemain yang ada di sini hari ini. Kami masih punya beberapa pemain yang sudah membantu kami meski tidak ikut bertanding, seperti Evan di tribun, Guntur di rumah, dan pemain lain yang membantu kami seperti Dipo, Kareth, Imam, dan Ansori Albagir," tambahnya.

‎Lebih lanjut, pelatih berusia 45 tahun itu meminta para penggemar untuk memahami bahwa keberhasilan Timnas Futsal Indonesia lolos ke final merupakan hasil kerja sama dan perjuangan banyak pihak.

‎Tak hanya itu, ia juga meminta suporter untuk bersikap lebih realistis dalam menerima hasil apa pun yang diraih skuad Garuda. Ia mencontohkan apa yang dialami Jepang dalam pertandingan tersebut.

‎"Kesuksesan ini diraih berkat kerja keras banyak pihak. Fans harus mengerti bahwa sekarang kami masih mencoba. Kadang kami berhasil, kadang kami juga gagal. Seperti Jepang hari ini, mereka bermain bagus, tapi kadang kita kalah dan kadang kita menang," kata Souto.

‎"Soal pertandingan, saya senang dengan permainan di babak pertama. Kemudian di extra time juga saya sangat senang dengan permainan kami. Pemain kami bisa menguasai bola dan mendapatkan set piece," sambungnya.

‎Souto pun memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya yang dinilai telah bekerja sangat keras dalam laga kontra Jepang. Ia menilai para pemain mampu mengendalikan pertandingan meski menghadapi sejumlah situasi yang merugikan skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Soal penalti, saya agak kurang yakin karena sepertinya tangan terpisah dari bola, tetapi tetap diputuskan penalti. Meski begitu, saya sangat bangga dengan para pemain, bukan hanya cara mereka bermain, tetapi juga bagaimana mereka mengelola pertandingan ini," pungkas Souto.

‎(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Trump Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon demi Kelancaran Dialog dengan Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk meredam intensitas serangan militer di Lebanon. 
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT