GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nohran Sampai Berlinang Air Mata Gara-gara Red Sparks: Akhiri 11 Kekalahan Beruntun Usai Tumbangkan Pink Spiders!

Tangisan Nohran menjadi potret paling jujur tentang arti kemenangan Red Sparks, sebegai pembebasan dari rasa frustrasi yang menumpuk. Pink Spiderd tumbang dengan skor 3-1
Senin, 23 Februari 2026 - 15:52 WIB
Ekspresi Noh Ran, Saat Red Sparks berhasil putus rantai 11 kali kekalahan beruntun di laga kontra Pink Spiders
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

tvOnenews.com - Air mata itu akhirnya jatuh juga. Setelah berminggu-minggu tertekan oleh rentetan hasil buruk, Daejeon JungKwanJang Red Sparks memastikan kebangkitan mereka dengan kemenangan emosional yang mengakhiri 11 kekalahan beruntun. 

Momen paling menyentuh justru hadir bukan dari selebrasi berlebihan, melainkan dari tangisan bahagia Nohran di tengah lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bermain di Chungmu Gymnasium pada Minggu (22/2/2026), Red Sparks menundukkan Incheon Heungkuk Life Insurance Pink Spiders dengan skor 3-1 (25-16, 23-25, 25-23, 25-21) pada putaran keenam Liga Voli Korea 2025–2026. 

Secara klasemen, mereka memang masih tertahan di dasar tabel. Namun secara mental, kemenangan ini terasa seperti membalikkan musim yang sempat runtuh.

Sesaat setelah poin terakhir tercipta, libero andalan Red Sparks itu terlihat menunduk, menutup wajahnya, lalu menangis bahagia. 

Tangisan itu bukan sekadar ekspresi kegembiraan, melainkan pelepasan dari tekanan panjang yang menghantui ruang ganti Red Sparks selama berpekan-pekan.

Tangisan yang Mengakhiri Periode Terberat

Red Sparks datang ke laga ini dengan beban berlapis. Kepergian Megawati Hangestri Pertiwi kembali ke Indonesia serta badai cedera yang menimpa sejumlah pemain inti membuat performa tim merosot drastis.

Kekalahan demi kekalahan bukan hanya menggerus poin, tetapi juga memukul kepercayaan diri.

Karena itu, kemenangan atas Pink Spiders menjadi lebih dari sekadar tambahan angka. Ini adalah simbol bahwa mereka belum kehilangan daya juang. 

Nohran Sampai Berlinang Air Mata Gara-gara Red Sparks Hentikan Derita 11 Kekalahan Usai Tumbangkan Pink Spiders
Nohran Sampai Berlinang Air Mata Gara-gara Red Sparks Hentikan Derita 11 Kekalahan Usai Tumbangkan Pink Spiders
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

Tangisan Nohran menjadi potret paling jujur tentang arti kemenangan tersebut pembebasan dari rasa frustrasi yang menumpuk.

Meski masih berada di posisi juru kunci, hasil ini memberi harapan baru di klasemen sementara. Setidaknya, Red Sparks menunjukkan bahwa mereka masih mampu bersaing dan mengganggu tim papan atas.

Bangkit Lewat Permainan Kolektif

Sejak set pertama, Red Sparks tampil dengan determinasi tinggi. Servis diarahkan lebih tajam, pertahanan rapat, dan serangan dieksekusi tanpa ragu. 

Set pembuka ditutup 25-16, memberi sinyal bahwa mereka tak ingin kembali terjebak dalam pola lama.

Pink Spiders sempat membalas dengan merebut set kedua 25-23. Namun kali ini Red Sparks tak runtuh. Mereka tetap solid dalam komunikasi dan disiplin menjaga ritme permainan.

Set ketiga menjadi ujian mental sesungguhnya. Reli panjang dan selisih tipis memaksa kedua tim bermain sabar. 

Red Sparks menang 25-23 berkat ketepatan mengambil keputusan di momen kritis. Momentum itu berlanjut di set keempat yang ditutup 25-21.

Elisa Zanette menjadi mesin poin utama dengan torehan 29 angka. Sementara Park Yeo-reum tampil impresif dengan 20 poin, dua blok, 17 penyelamatan, serta tingkat keberhasilan serangan 40,9 persen. 

Penampilannya menegaskan bahwa Red Sparks masih memiliki kedalaman skuad untuk bangkit.

Skuad Red Sparks usai kalahkan Pink Spiders dengan skor 3-1
Skuad Red Sparks usai kalahkan Pink Spiders dengan skor 3-1
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

Bagi Pink Spiders, kekalahan ini menjadi sandungan serius dalam perburuan papan atas. Tim yang pernah diperkuat legenda voli Korea, Kim Yeon-koung, tetap tertahan di posisi ketiga dengan 53 poin.

Mereka gagal memangkas jarak dari pemuncak klasemen Korea Expressway Corporation Hi-Pass (59 poin) dan Hyundai Engineering & Construction Hillstate (56 poin).

Pelatih Pink Spiders, Tomoka Yoshihara, tak menutupi kekecewaannya. Dikutip dari My Daily Korea, ia menyatakan, “Bukan hanya serangan balik. Akurasi permainan kami secara keseluruhan sangat buruk.”

Ia menambahkan, “Terlalu banyak bola tinggi yang tidak dapat disambung oleh penyerang dalam serangan balik, dan di set pertama. Tidak ada rotasi yang menghasilkan penerimaan bola. Semua servis kami memberi lawan peluang. Lawan menunjukkan performa yang bagus, tetapi tampaknya kami yang menciptakan performa itu.”

Yoshihara juga menyinggung kondisi setter-nya. “Lee Na-yeon tampaknya tidak dalam kondisi terbaik di pertandingan ini. Itulah mengapa saya memasukkan Kim Yeon-soo (di set keempat). Namun, dalam situasi seperti ini, kita perlu tahu bagaimana merespons sebagai.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menutup dengan evaluasi singkat, “Sekarang pertandingan baru saja selesai, masih sulit menemukan apa yang terjadi sebenarnya. Kami akan menganalisisnya lebih lanjut.”

Kemenangan ini belum mengangkat Red Sparks dari dasar klasemen. Namun lewat air mata Nohran, mereka mengirim pesan kuat ke Liga Voli Korea: musim belum berakhir, dan kebangkitan selalu dimulai dari keyakinan untuk tidak menyerah. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kuota Pemain Asing Jadi Dilema, Persija Terpaksa Tinggalkan Eduardo saat Lawan Malut United

Kuota Pemain Asing Jadi Dilema, Persija Terpaksa Tinggalkan Eduardo saat Lawan Malut United

Persija Jakarta memastikan tidak melakukan persiapan khusus jelang laga menghadapi Malut United pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Selasa (24/2/2026).
3 Rahasia Profesional Terbaik untuk Mengubah Aplikasi Mobile Anda Menjadi Pusat Kendali Berkinerja Tinggi

3 Rahasia Profesional Terbaik untuk Mengubah Aplikasi Mobile Anda Menjadi Pusat Kendali Berkinerja Tinggi

Para trader Indonesia dapat mengambil manfaat dari hal ini karena banyak yang melakukan trading dalam jangka waktu singkat dan membutuhkan kejelasan yang cepat.
Duel Penentuan Juara! Megatron vs Gresik Phonska Bisa Ubah Peta Final Four Proliga 2026

Duel Penentuan Juara! Megatron vs Gresik Phonska Bisa Ubah Peta Final Four Proliga 2026

Dengan selisih hanya dua poin di klasemen, pertandingan Megatron Cs kontra Gresik Phonska ini diprediksi berlangsung sengit dan penuh tekanan. Persaingan menuju Final Four
Laga Panas di Ternate! Malut United Siap Putus Kutukan Lawan Persija Jakarta

Laga Panas di Ternate! Malut United Siap Putus Kutukan Lawan Persija Jakarta

Malut United menegaskan fokus penuh untuk mengamankan tiga poin saat menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026.
Tongtek Sahur Berujung Tawuran di Sukolilo Pati, Sejumlah Remaja Sujud di Kaki Orang Tua Setelah Diamankan Polisi

Tongtek Sahur Berujung Tawuran di Sukolilo Pati, Sejumlah Remaja Sujud di Kaki Orang Tua Setelah Diamankan Polisi

Aksi tongtek menjelang sahur di Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berujung tawuran antar pemuda dan viral di media sosial.
Komplotan Maling Motor "Koboi" di Tanjung Duren Jakbar Akhirnya Diringkus Polda Metro Jaya

Komplotan Maling Motor "Koboi" di Tanjung Duren Jakbar Akhirnya Diringkus Polda Metro Jaya

Tim Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus komplotan pencuri sepeda motor bersenjata api yang beraksi di Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Di tengah sorotan terhadap performa Ole Romeny yang belum maksimal, muncul nama Jelte Pal, penyerang berdarah Jakarta yang sedang tampil tajam di Liga Belanda.
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT