Dari Red Sparks ke Proliga, Megatron Tetap Jadi Pemain Bergaji Paling Gahar: Dominasi Tanpa Lawan, Cocok Jadi Ratu Voli Indonesia?
- Kolase tim tvOnenews
tvOnenews.com - Benarkah nilai kontrak Megatron disebut-sebut paling tinggi di Proliga sektor putri, usai kembali dari Red Sparks?
Sejak 2023, Megatron ini dinilai tampil tanpa tandingan di kompetisi domestik. Dominasinya bahkan membuat banyak pihak sepakat bahwa Megawati berada di level berbeda dibanding pemain lokal lainnya.
Status sebagai pemain dengan bayaran tertinggi ini tak lepas dari konsistensinya mencetak poin dan membawa timnya bersaing di papan atas.
Kiprahnya di Indonesia juga tak bisa dilepaskan dari pengalamannya bermain di Liga Voli Korea Selatan bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Pengalaman internasional tersebut turut mengangkat nilai jual Megawati, baik dari sisi performa maupun nilai kontrak di Proliga.
Pengakuan Pelatih Korea Soal Gaji Fantastis
Fakta menarik mengenai besaran gaji Megawati diungkap oleh pelatih asal Korea Selatan, Lee Young-taek. Dalam pengalamannya melatih di Indonesia, ia menyebut Megawati sebagai pemain lokal dengan bayaran tertinggi di Proliga putri.
Lee Young-taek bukan sosok sembarangan. Ia pernah menangani tim Palembang Bank SumselBabel pada Proliga 2023, sehingga memiliki gambaran langsung tentang kualitas pemain di Indonesia.
Dalam wawancaranya di YouTube Negawassup, ia mengaku langsung terkesan dengan performa Megawati.
“Pada tahun itu, saya ingat betul dia (Megawati-red). Dia menjadi pencetak poin terbanyak bagi timnya,” ujar Lee Young-taek.
- Red Sparks
Ia juga menambahkan, “Sebagai opposite, Megawati menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Padahal di tim itu, ada dua pemain asing, tetapi dia tetap dominan.”
Bahkan, pelatih yang kini menangani GS Caltex di Liga Voli Korea tersebut mengaku sempat berdiskusi dengan asistennya mengenai kualitas Megawati.
“Saya berkata kepada asisten pelatihku yang berasal dari Indonesia, bahwa dia sangat bagus,” tegasnya.
Tak hanya itu, informasi dari staf pelatih Indonesia semakin menguatkan penilaiannya. “Para pelatih juga menjelaskan bahwa Megawati adalah pemain lokal dengan bayaran tertinggi di Proliga,” ungkap mantan asisten pelatih timnas Korea Selatan itu.
Dominasi di Proliga dan Dampak Sistem Gaji
Megawati memang tampil luar biasa sejak memperkuat Jakarta Pertamina Fastron pada Proliga 2023.
Ia menjadi mesin poin utama dan mampu bersaing bahkan dengan pemain asing. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa nilainya di pasar pemain terus meningkat.
Namun, berbeda dengan Liga Voli Korea yang berada di bawah naungan KOVO, sistem penggajian di Proliga tidak sepenuhnya transparan.
Di Korea, struktur gaji pemain, baik lokal maupun asing, diatur dengan jelas, termasuk untuk pemain rookie.
Sebaliknya, Proliga baru berencana menerapkan batasan gaji secara resmi mulai 2027 melalui PBVSI.
Selama ini, kekuatan finansial klub menjadi faktor dominan dalam menentukan daya saing tim. Klub dengan dana besar cenderung lebih mudah merekrut pemain top dan berpeluang besar menjadi juara.
Dalam konteks ini, posisi Megawati sebagai pemain dengan bayaran tertinggi semakin menegaskan statusnya sebagai ikon voli putri Indonesia saat ini.
- Red Sparks
Karier di Korea dan Potensi Gaji Miliaran
Kesuksesan Megawati di Proliga tak bisa dipisahkan dari kiprahnya di Korea Selatan. Bersama Red Sparks, ia tampil impresif selama dua musim dan menjadi salah satu pemain asing Asia paling berpengaruh.
Pada musim debutnya, Megawati menerima gaji sekitar USD100 ribu atau setara Rp1,6 miliar per musim. Nilai tersebut kemudian meningkat menjadi USD150 ribu (sekitar Rp2,4 miliar) pada musim berikutnya.
Jika dihitung, ia memperoleh sekitar Rp266 juta per bulan, angka yang tergolong fantastis untuk seorang pevoli.
Ke depan, peluang mendapatkan bayaran lebih tinggi sebenarnya terbuka lebar. Berdasarkan laporan dari Naver, pemain asing Asia di Liga Voli Korea musim 2026/2027 berpotensi menerima gaji hingga USD170 ribu atau sekitar Rp2,8 miliar per musim, terutama bagi mereka yang memasuki tahun kedua.
Namun, rencana comeback Megawati ke Korea harus tertunda. Cedera lutut yang dialaminya membuat ia memilih fokus pada pemulihan.
Meski demikian, ketertarikan klub-klub Korea terhadapnya belum surut, menandakan bahwa nilai dan kualitas Megawati tetap diakui di level internasional.
Dengan kombinasi performa impresif, pengalaman luar negeri, dan nilai kontrak tinggi, Megawati Hangestri Pertiwi tak hanya menjadi bintang di dalam negeri, tetapi juga aset berharga di kancah voli Asia. (udn)
Load more