Dapat Dukungan Bank Mandiri, PBTI Ungkap Persiapan Turnamen 8th Asian Indonesia Open Taekwondo Championships 2026
- PBTI
Jakarta, tvOnenews.com – Gelaran turnamnen 8th Asian Indonesia Open Taekwondo Championships 2026 yang bakal dilaksanakan pada awal Agustus 2026 di Jakarta, akan turut mendapat dukungan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) saat ini sedang mematangkan persiapan kejuaraan yang mempertemukan para taekwondoin terbaik Asia dalam satu gelanggang kompetisi.
Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon menyampaikan bahwa kejuaraan bergengsi tersebut akan digelar pada awal Agustus 2026 di Indoor Tennis Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
“Bagi komunitas Taekwondo Indonesia, ajang ini bukan sekadar kompetisi. Lebih dari itu, Indonesia kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai penyelenggara event internasional yang memenuhi standar dunia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2026).
Harapannya, keberhasilan menggelar kejuaraan Internasional secara konsisten akan memberikan dampak berantai bagi pembinaan olahraga.
Atlet mendapatkan jam terbang, Wasit memperoleh pengalaman Internasional, sementara penyelenggara Nasional semakin terasah dalam mengelola event berskala besar.
“Dukungan wasit bersertifikat, pelatih, atlet, manajer pertandingan, hingga tenaga teknis berpengalaman menjadi modal utama untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai standar internasional,” kata Ketua Umum PBTI.
Pertandingan meliputi dua disiplin utama taekwondo, yakni Poomsae dan Kyorugi. Untuk kategori Poomsae, nomor Recognized dan Freestyle dijadwalkan berlangsung pada 1–2 Agustus 2026, sedangkan pertandingan Kyorugi kategori senior putra dan putri akan digelar pada 3–5 Agustus 2026.
Panitia juga menyiapkan tiga arena pertandingan yang akan digunakan untuk nomor Poomsae dan Kyorugi. Selain itu tersedia berbagai fasilitas pendukung seperti ruang VIP, kantin, kafe, ruang direktur pertandingan, serta area berpendingin udara untuk menjaga kenyamanan seluruh peserta dan ofisial.
Penutupan pendaftaran peserta dijadwalkan pada Juli 2026. Setelah itu panitia akan melakukan registrasi ulang peserta serta menerima kedatangan Technical Delegate, Competition Supervisory Board, dan para wasit Internasional. Program penyegaran Wasit Internasional dan technical meeting juga telah masuk dalam agenda resmi sebelum pertandingan dimulai.
Bagi Indonesia, kejuaraan ini memiliki arti yang lebih luas daripada sekadar perebutan medali. Event Internasional semacam ini menjadi kesempatan emas bagi atlet-atlet nasional untuk mengukur kemampuan menghadapi lawan-lawan terbaik Asia tanpa harus keluar negeri.
Load more