News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liga Premier Tahan Pemainnya Tak Bela Timnas dalam Jeda Internasional

Operator Liga Premier Inggris menyatakan klub-klub anggotanya telah mencapai kesepakatan untuk menahan sejumlah pemain mereka agar tidak membela negaranya.
Rabu, 25 Agustus 2021 - 05:08 WIB
Pemain Newcastle United Allan Saint-Maximin (tengah) berusaha melewati kawasan dua pemain West Ham United Tomas Soucek (kiri) dan Declan Rice (kanan)
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOne

Operator Liga Premier Inggris menyatakan klub-klub anggotanya telah mencapai kesepakatan untuk menahan sejumlah pemain mereka agar tidak membela negaranya dalam jeda internasional awal bulan depan.

Pengumuman resmi yang dirilis Liga Premier lewat lamannya pada Rabu dini hari WIB tersebut berlaku untuk para pemain yang negaranya masuk dalam daftar merah pemerintah Inggris terkait keberangkatan-kedatangan di tengah pandemi COVID-19.

Keputusan itu akan berdampak terhadap hampir 60 pemain dari 19 klub yang sedianya membela terbang membela negara masing-masing dalam 26 negara yang masuk daftar merah.

Langkah tersebut juga diambil sesuai dengan kebijakan FIFA yang tidak memperpanjang izin pengecualian non-karantina bagi para pemain yang kembali dari tugas negaranya.

Liga Premier mengklaim telah melakukan pembicaraan dengan otoritas sepak bola, FA, serta pemerintah Inggris untuk menemukan solusi situasi tersebut, tetapi tetap tidak ada izin pengecualian non-karantina bagi subyek yang melakukan perjalanan dari negara-negara daftar merah.

"Klub-klub Liga Premier selalu mendukung keinginan pemain membela negaranya, karena ini soal kebanggaan. Namun klub-klub mau tidak mau sepakat bahwa melepas para pemainnya di tengah situasi ini sungguh tidak masuk akal," kata CEO Liga Premier Richard Masters dalam laman resmi organisasinya.

"Kewajiban karantina akan sangat mempengaruhi kebugaran pemain. Kami paham dengan tantangan kalender pertandingan internasional dan tetap terbuka bila ditawari solusi yang sama-sama menguntungkan," ujarnya menambahkan.

Klub-klub Liga Premier juga mengungkapkan kekecewaan mereka atas keputusan FIFA memperpanjang jendela pertandingan internasional zona Amerika Latin, CONMEBOL, yang bertambah dua hari pada September dan Oktober nanti menjadi 11 hari dari jadwal awal sembilan hari.

Hal itu dinilai menambah kewajiban bagi pemain-pemain wilayah itu mewakili negaranya, mengurangi ketersediaan untuk klub.

Liga Premier mendesak FIFA untuk bekerja dengan semua pemangku kepentingan untuk memastikan ada putusan yang bisa diterima terkait hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT