GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Atletik dan Renang Kuatkan Posisi Teratas Indonesia di ASEAN Para Games 2022

Tambahan medali emas bagi tuan rumah Indonesia terus bergulir pada hari ketiga ASEAN Para Games 2022 di Solo, Jawa Tengah, Rabu.
Kamis, 4 Agustus 2022 - 00:48 WIB
Atletik dan renang kuatkan posisi teratas Indonesia di ASEAN Para Games 2022
Sumber :
  • antara

Jakarta, tvOne

Tambahan medali emas bagi tuan rumah Indonesia terus bergulir pada hari ketiga ASEAN Para Games 2022 di Solo, Jawa Tengah, Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya dari cabang-cabang yang diandalkan menjadi pundi-pundi emas seperti atletik dan renang, sejumlah cabang lainnya juga berhasil membuat kejutan sehingga makin mendukung upaya kontingen Merah-Putih dalam menjadi juara umum pada pesta olahraga ini.

Hingga Rabu malam Indonesia memimpin perolehan medali dengan mengantongi 87 emas, 66 perak dan 50 perunggu.

Artinya ada tambahan 28 medali emas yang diraih Indonesia dalam pertandingan Rabu.

Thailand berada pada urutan kedua dengan 63 medali emas, 56 perak dan 39 perunggu. Disusul Vietnam dengan 31 emas, 33 perak 22 perunggu.

Dari 11 negara peserta hanya Brunei Darussalam yang belum memperoleh satu pun medali dalam pesta olahraga untuk penyandang disabilitas ini.

Para atletik dan para renang yang banyak menyediakan medali, dapat dimanfaatkan oleh atlet-atlet Indonesia secara optimal.

Tercatat dalam para atletik ada tambahan 12 medali emas bagi Indonesia, dengan demikian dari cabang ini saja tuan rumah sudah mengoleksi 30 medali emas, plus 19 perak dan 13 perunggu.

Dari arena atletik di Stadion Manahan, Solo, tersebut juga muncul bintang-bintang yang memberi kontribusi besar.

Di antaranya Sapto Yogo Purnomo yang merebut emas ketiga dengan menjuarai nomor lari 400 meter T37 putra.

Tiga emas juga diraih atlet putri Nanda Mei Solihah setelah menjadi yang terbaik dalam nomor lari 400 meter T47.

Sebelumnya Nanda juga meraih medali emas untuk nomor lari 100 meter dan 200 meter.

Kejayaan tuan rumah juga terpantau di lintasan renang Stadion Jatidiri Semarang.

Ada tambahan enam medali emas yang diraih atlet-atlet Indonesia.

Medali emas di antaranya melalui Maulana Rifky Yavianda pada nomor 100 meter gaya bebas S12 dengan mencatatkan waktu tercepat 56,73 detik.

Kedua, Tangkilisan Steven Sualang yang menggondol medali emas nomor 100 meter gaya punggung putra S10 dengan catatan waktu tercepat 1 menit 10,03 detik.

Kemudian, Jendi Pangabean yang meraih dua medali emas dari nomor perseorangan, yakni 100 meter gaya punggung putra S9 dan 100 meter gaya kupu-kupu putra S9.

Pemecahan rekor

Selain menjadi juara, dalam cabang renang ini juga terjadi pemecahan rekor oleh atlet-atlet Indonesia.

Maulana Rifky Yavianda yang tampil pada nomor 100 meter gaya bebas S12 mencatatkan waktu 56,73 detik. Catatan waktu itu memecahkan rekor sebelumnya yang dibuat perenang Thailand Kummoongkoon Tupsit dengan 1 menit 2,57 detik pada 2008.

Kemudian, Tangkilisan Steven Sualang yang mencetak rekor pada nomor 100 meter gaya punggung putra S10 dengan catatan waktu 1 menit 10,03 detik.

Tercatat empat rekor terpecahkan pada lomba renang Rabu.

NPC Indonesia memang telah menetapkan para atletik dan para renang sebagai cabang-cabang andalan bagi Indonesia untuk bisa meraih juara umum.

Sejauh ini prestasi yang telah ditorehkan atlet Indonesia dari kedua cabang itu sudah cukup optimal dan masih ada peluang lagi untuk menambah medali.

Namun peluang memperoleh kontribusi medali dari cabang lainnya tidak bisa diabaikan.

Di antaranya dari cabang blind judo, atlet-atlet Indonesia pada Rabu berhasil meraih empat medali emas.

Empat medali emas itu didapat melalui pejudo Fajar Pambudi dalam kelas -90 kg putra, Tony Ricardo (+90 kg putra), Gian Nita Almira Rusmanto (-57 kg putri) dan dan Balgis Mega Maghfira (+57 kg putri).

Dari cabang blind judo itu sendiri tuan rumah sudah mengoleksi tujuh medali emas.

Pada cabang panahan, ada tambahan tiga medali emas.

Dalam pertandingan panahan di Lapangan Kota Barat Solo tersebut medali emas diraih oleh ganda putri Mahda Aulia dan Wahyu Retno Wulandari meraih medali emas seusai mengalahkan pasangan Thailand Phattharaphon Pattawaeo dan Tpat Chatyotsakorn pada nomor recurve women open doubles dengan skor 34-32, 32-25, 27-19.

Selanjutnya, pasangan Setiawan dan Kholidin juga meraih emas pada nomor recurve men open dooubles setelah mengalahkan pasangan asal Thailand Hanreuchai Netsiri dan Pornchai Phimthong dengan skor 33-33, 37-30, 36-33.

Sebelumnya, pada pertandingan sesi pertama Setiawan menyumbangkan medali emas pertama untuk nomor recurve men's single. Setiawan pada final tersebut melawan atlet asal Thailand Hanreuchai Netsiri untuk meraih kemenangan 27-25, 25-27, 28-27, 28-27.

Solidaritas

Terlepas dari perburuhan medali yang cukup ketat, APG juga menghadirkan momen-momen yang menunjukkan solidaritas, sportivitas dan persaudaraan di kalangan peserta.

Sejauh ini tidak ada protes yang berlebihan atau pun ketidakpuasan di antara atlet-atlet yang bertanding.

Solidaritas dan juga jiwa sportivitas ditunjukkan para atlet hingga pertandingan hari ketiga APG 2022.

Usai setiap pertandingan, mereka saling bersalaman, dan saling memberi semangat, sehingga terlihat suasana harmonis.

Misalnya yang ditunjukkan tim sepak bola cerebral palsy Kamboja dan Indonesia pada pertandingan semifinal.

Meski kalah cukup telak dari dua pertandingan yang dijalani, kalah dalam penyisihan grup dengan skor 1-7 dan di semifinal 2-9, seluruh pemain dan ofisial tetap bangga dengan apa yang diraih. Bahkan pemain dan ofisial tim Kamboja langsung menyapa penonton usai pertandingan.

Begitu juga dengan pemain tim Indonesia. Mereka tidak segan berfoto bersama, saling komunikasi serta berbaur untuk mengabadikan momen yang belum tentu terjadi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

Pada laga semifinal itu memang terjadi hal yang cukup unik. Pemain Kamboja banyak yang mengalami cedera sehingga harus melanjutkan pertandingan dengan lima pemain dari seharusnya enam pemain.

Melihat kondisi yang kurang seimbang dan banyak penonton yang memberikan dukungan, pelatih tim Indonesia menarik keluar satu pemainnya sehingga pertandingan berlangsung seimbang terutama dalam jumlah pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di pertandingan ini bukan sekadar menang atau kalah. Tapi kita juga bicara persaudaraan. Mereka (Kamboja) luar biasa," kata pelatih tim sepak bola CP Indonesia Anshar Ahmad.

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FC Emmen Ketiban Sial Berturut-turut usai Bekukan Pemain Timnas Indonesia Tim Geypens Imbas Kasus Paspor

FC Emmen Ketiban Sial Berturut-turut usai Bekukan Pemain Timnas Indonesia Tim Geypens Imbas Kasus Paspor

Klub kasta kedua Liga Belanda, FC Emmen, ketiban sial secara berturut-turut. Hal ini terjadi seiring dengan pembekuan status pemain Timnas Indonesia, Tim Geypens.
Mana yang Harus Didahulukan di Bulan Syawal: Puasa Qadha Ramadhan atau Puasa Sunnah Syawal? 

Mana yang Harus Didahulukan di Bulan Syawal: Puasa Qadha Ramadhan atau Puasa Sunnah Syawal? 

Mana yang harus didahulukan di bulan Syawal? Puaas qadha Ramadhan atau puasa sunnah Syawal? Ini penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos, Berlaku Mulai 28 Maret 2026

Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos, Berlaku Mulai 28 Maret 2026

Anak di bawah usia 16 tahun dilarang memiliki akun media sosial (medsos). Hal itu mulai diberlakukan oleh pemerintah per 28 Maret 2026. 
Hasil Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Juara Usai Asapi Francesco Bagnaia, Marc Marquez Apes

Hasil Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Juara Usai Asapi Francesco Bagnaia, Marc Marquez Apes

Hasil sprint race MotoGP Amerika 2026, di mana Jorge Martin (Aprilia) akhirnya menjadi juara usai mampu mengasapi sejumlah rival beratnya termasuk Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo).
Kata-Kata Berkelas Maarten Paes usai Kalahkan Emil Audero sebagai Kiper Terbaik Timnas Indonesia di PSSI Awards 2026

Kata-Kata Berkelas Maarten Paes usai Kalahkan Emil Audero sebagai Kiper Terbaik Timnas Indonesia di PSSI Awards 2026

Maarten Paes menyampaikan kata-kata berkelas setelah keberhasilan meraih penghargaan PSSI Awards 2026. Dia menjadi kiper terbaik di malam penghargaan itu, mengalahkan Emil Audero.
Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.

Trending

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Beckham Putra Dihujani Kritik, Bung Towel Pasang Badan: Banyak Orang yang Nggak Ngerti Bola

Beckham Putra Dihujani Kritik, Bung Towel Pasang Badan: Banyak Orang yang Nggak Ngerti Bola

Gelandang muda Timnas Indonesia, Beckham Putra berhasil mencetak dua gol ke gawang Saint Kitts and Nevis di laga pembuka FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026).
Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Kabar seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam jajaran berita terpopuler. Mulai dari komentar tajam hingga pujian. Ini rangkumannya.
Sebelum Main di GBK, Bek Bulgaria Hristiyan Petrov yang Cederai Miliano Akhirnya Minta Maaf

Sebelum Main di GBK, Bek Bulgaria Hristiyan Petrov yang Cederai Miliano Akhirnya Minta Maaf

Bek Timnas Bulgaria Hristiyan Petrov akhirnya angkat bicara usai dituding sebagai penyebab cedera ACL yang dialami striker Timnas Indonesia Miliano Jonathans. -
Penilaian Pelatih Saint Kitts and Nevis untuk Beckham Putra setelah Anak Asuhnya Dibantai 4-0

Penilaian Pelatih Saint Kitts and Nevis untuk Beckham Putra setelah Anak Asuhnya Dibantai 4-0

Penampilan gemilang Beckham Putra Nugraha bersama Timnas Indonesia mendapat pujian dari pelatih Saint Kitts and Nevis Marcelo Serrano. Pelatih asal Brasil itu -
Dua WNA Brazil Ditetapkan Tersangka Pembunuhan Warga Belanda, Polda Bali Ceritakan Kronologi Kasusnya

Dua WNA Brazil Ditetapkan Tersangka Pembunuhan Warga Belanda, Polda Bali Ceritakan Kronologi Kasusnya

Baru-baru ini Polda Bali menetapkan dua warga negara asing diduga asal Brazil, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap seorang warga negara Belanda
Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT