GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Sebulan, Di Hadapan Media Korea Yeum Hye-seon Ungkap Kesedihan Mendalam Ditinggal Megawati Hangestri: Mega Adalah...

Kapten Jung Kwan Jang Red Sparks, Yeum Hye-seon ungkap kesedihan mendalam saat membicarakan kepergian Megawati Hangestri dari Liga Voli Korea, sebut Megatron..
Senin, 28 April 2025 - 14:17 WIB
Pemain Red Sparks, Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, dan Vanja Bukilic.
Sumber :
  • Instagram/red__sparks

tvOnenews.com - Kapten Jung Kwan Jang Red Sparks, Yeum Hye-seon ungkap kesedihan mendalam saat membicarakan kepergian Megawati Hangestri dari Liga Voli Korea.

Di hadapan media Korea, Yeum Hye-seon memberikan pernyataan soal Megawati Hangestri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebut sebagai setter terbaik di Liga Voli Korea atau V-League, ia justru memuji Mega sebagai pemain terbaik yang pernah bekerja sama dengannya.

Bukan tanpa alasan jika Red Sparks sulit move on, dalam dua musim Megawati Hangestri di Red Sparks, ia membawa lolos dua kali secara beruntun babak playoff.
{{imageId:339626}}

Mencapai partai final, lebih hebatnya lagi menumbangkan tim yang tidak mudah, Hyundai Hillstate merupakan tim besar dan juga juara bertahan yang kalahkan Pink Spiders di final musim lalu.

Berbicara soal prestasi, Megawati Hangestri sukses membawa Red Sparks finis di posisi ketiga V-League musim lalu untuk kali pertama dalam tujuh tahun.

Red Sparks sampai datang langsung ke Indonesia melakoni pertandingan persahabatan melawan Indonesia All Star. Salah satu tujuannya ialah untuk berterima kasih atas dukungan suporter tanah air.

Sementara itu, prestasi di musim ini lebih mentereng lagi, seperti 13 kemenangan beruntun di V-League hingga sebelumnya runner-up KOVO Cup 2024. 

Prestasi individu tak kalah mentereng lainnya, Megawati Hangestri didaulat sebagai MVP dua kali berturut-turut, bertarung dengan idolanya Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.

Di samping itu, salah satu yang paling berkesan ialah kedekatan Megawati Hangestri dengan kapten Red Sparks Yeum Hye-seon. Keduanya bahkan terlihat seperti kakak-adik. 

Tidak bisa dipungkiri, kalau melihat dari kedekatan mereka, Yeum Hye-seon menjadi pemain Red Sparks yang paling kehilangan sosok Megawati Hangestri.

Yeum Hye-seon bahkan sampai membujuk Megawati Hangestri agar mau bertahan di Red Sparks setidaknya hingga musim depan. Namun, hasilnya nihil.

“Kami sudah tahu sebelumnya (Mega ingin tinggalkan Red Sparks), aku juga sudah mengucapkan salam perpisahan secara langsung sebelum dia pergi,” kata Yeum Hye-seon. 

“Aku sudah memaksanya setiap hari (untuk stay), tapi ternyata tidak berhasil,“ tegas kapten Red Sparks dikutip dari YouTube TJB News.

Sementara itu, setelah hampir sebulan kepergian Hangestri, kapten Red Sparks Yeum Hye-seon akhirnya bicara buka-bukaan soal sahabatnya itu.

Memang untuk musim depan, Yeum Hye-seon bakal kehilangan banyak teman baiknya. Setelah Megawati Hangestri, ada Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju yang ikut pergi.

Akan tetapi, Yeum Hye-seon mengatakan bahwa Megawati Hangestri yang justru menjadi pemain terbaik yang pernah bekerja sama dengannya.

“Mega adalah salah satu penyerang terbaik yang pernah bermain bersama saya,“ kata Yeum Hye-seon dikutip dari News1.

Kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon dan Megawati Hangestri Pertiwi.
Kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon dan Megawati Hangestri Pertiwi.
Sumber :
  • KOVO

 

Seperti yang dijabarkan sebelumnya, Yeum Hye-seon mengatakan bahwa Megatron punya kepribadian positif sehingga kehadirannya di Red Sparks cukup penting.

“Dia tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki kepribadian yang hebat, jadi dia cocok dengan tim,” lanjutnya.

Di akhir wawancaranya, kapten Red Sparks tersebut sebetulnya menyayangkan keputusan Megawati Hangestri meninggalkan Korea Selatan. 

Setter yang membawa Korea Selatan lolos ke perempatfinal Olimpiade 2020 Tokyo itu juga mengungkapkan bahwa kepergian Megawati Hangestri secara tidak langsung menimbulkan lubang di skuad Red Sparks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sayang sekali pemain seperti dia tidak bisa bertahan dengan kami,” ujar kapten Red Sparks itu.

Pasca kepergian Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin langsung bergerak cepat. Pemain Hillstate musim lalu Wipawee Srithong akan mengisi slot kuota Asia. (han/ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Daniel Klein: Kiper Jerman Berdarah Bali yang Sempat Yakin akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Kini Promosi ke Bundesliga

Kabar Daniel Klein: Kiper Jerman Berdarah Bali yang Sempat Yakin akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Kini Promosi ke Bundesliga

Tak ada kejelasan soal proses naturalisasinya ke Timnas Indonesia sejak ditawari pada awal 2024, kini Daniel Klein promosi ke tim senior Augsburg di Bundesliga.
BI Jatim Siapkan Rp24,6 Triliun Uang Layak Edar untuk Ramadhan dan Idulfitri 2026

BI Jatim Siapkan Rp24,6 Triliun Uang Layak Edar untuk Ramadhan dan Idulfitri 2026

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp24,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Dugaan Penggelapan Dana KSP Tunas Harapan Mulai Diseldiki Polisi

Dugaan Penggelapan Dana KSP Tunas Harapan Mulai Diseldiki Polisi

Dugaan penggelapan dana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tunas Harapan di kabupaten Temanggung, mulai diselidiki oleh Polres Temanggung. Hla ini dilakukan menyusul laporan nasabah yang tidak dapat mencairkan dana mereka.
DPRD Surabaya Bahas Penonaktifan BPJS PBI JK dalam Audiensi dengan BPJS Kesehatan

DPRD Surabaya Bahas Penonaktifan BPJS PBI JK dalam Audiensi dengan BPJS Kesehatan

DPRD Kota Surabaya membahas penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) warga Surabaya dalam audiensi bersama BPJS Kesehatan.
Nasabah Kartu Kredit Laporkan Dugaan Premanisme Debt Collector ke Polrestabes Surabaya

Nasabah Kartu Kredit Laporkan Dugaan Premanisme Debt Collector ke Polrestabes Surabaya

Tan Yudianto Hartanu, 55 tahun, nasabah kartu kredit Bank Mega, melaporkan dugaan tindakan premanisme yang dialaminya kepada Polrestabes Surabaya.
Profil Belvin Tannadi, Influencer Saham yang Didenda Rp5,35 Miliar oleh OJK atas Kasus Goreng Saham

Profil Belvin Tannadi, Influencer Saham yang Didenda Rp5,35 Miliar oleh OJK atas Kasus Goreng Saham

Profil Belvin Tannadi, influencer saham yang didenda Rp5,35 miliar oleh OJK karena manipulasi perdagangan, dari edukator investasi hingga terseret pelanggaran pasar modal.

Trending

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengakui narkoba sekoper miliknya dapat saat ia menjabat sebagai Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara.
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT