News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pamor Liga Voli Korea Turun Drastis Setelah Megawati Hangestri Cs Hengkang, KOVO Kembali Berencana Rombak Regulasi Pemain

Megawati Hangestri memilih untuk hengkang dari Liga Voli Korea setelah dua musim memperkuat Red Sparks. 
Kamis, 15 Mei 2025 - 16:51 WIB
Pamor Liga Voli Korea Turun Drastis Setelah Megawati Hangestri Cs Hengkang, KOVO Kembali Berencana Rombak Regulasi Pemain
Sumber :
  • Kolase KOVO/Instagram - Park Audrey

Jakarta, tvOnenews.com - Pamor Liga Voli Korea turun drastis setelah hengkangnya sejumlah pemain termasuk Megawati Hangestri

Megawati Hangestri memilih untuk hengkang dari Liga Voli Korea setelah dua musim memperkuat Red Sparks

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan tingginya animo suporter Indonesia selama Red Sparks diperkuat oleh Megawati Hangestri, Liga Voli Korea 2025-2026 akan berbeda dibandingkan musim sebelumnya. 

Selain hilangnya penggemar asal Indonesia, turunnya pamor Liga Voli Korea tak lepas dari berkurangnya ketertarikan pemain asing untuk mengikuti try out pemain asing non Asia yang dilaksanakan oleh KOVO

Berbeda dari pemain asing asal Asia yang dipilih berdasarkan draft kuota Asia, para pemain asing non Asia ini harus mengikuti try out selama hampir satu pekan sebelum akhirnya dipilih oleh klub. 

Tak sedikit klub yang akhirnya mempertahankan kontrak pemain asing lama mereka atau mengambil wajah lama. 

Dilansir dari laman Hani Korea, total ada enam wajah  baru dari 14 klub Liga Voli Korea divisi putra dan putri yang terseedia. 

Jumlah awal pemain yang mendaftar pada awalnya 76 orang, sampai akhirnya hanya 64 orang yang benar-benar berpartisipasi. 

Ini bukan kali pertama pamor Liga Voli Korea turun. Sebelumnya, sejumlah pemain Asia diketahui mundur dari pemilihan pemain. 

"Ada banyak penolakan dari para pemain asing untuk datang ke lokasi tertentu, mengikuti tes, lalu menunggu tim melakukan seleksi," ucap perwakilan KOVO dikutip dari laman Hani Korea, Kamis (15/5/2025). 

KOVO pun berpikir keras dengan mengakali kedatangan wajah baru melalui draft pemain muda. 

Draft ini hanya diperbolehkan bagi para pemula yang belum mendapatkan kontrak profesional mereka. 

Pada awalnya, draft pemain muda ini terbatas pada pemain yang berada di Korea Selatan yang mana mendapatkan promosi ke tim senior. 

Kali ini, KOVO akan mengubah regulasi dengan memperbolehkan pemain pemula yang memiliki kewarganegaraan ganda dengan Korea atau pemain abroad berpaspor Korea. 

"KOVO mulai merevisi peraturan dengan berdiskusi bersama klub dan mengidentifikasi kebutuhan kelompok untuk berpartisipasi di Liga Voli Korea melalui agen domestik dan internasional," tulis laporan Hana. 

Salah satu yang menarik perhatian adalah Audrey Park, pemain berposisi setter yang berkarir di Amerika Serikat. 

Sang pemain sempat menyaksikan pertandingan Liga Voli Korea pada Maret 2025 lalu dan mengaku tertarik untuk bermain di Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, para pemain keturunan maupun pemain abroad yang bermain di luar Korea dan belum pernah mendapatkan kontrak profesional dapat mengikut draft pemain pemula yang akan diselenggarakan oleh KOVO.

Rencana ini pun menjadi penutup setelah KOVO membuka fasilitas bursa transfer pemain bebas agen, pemilihan pemain kuota Asia dan Asing non Asia. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT