News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rans Simba Terancam Tampil Pincang di IBL 2025, Imbas Augusto Lima Kena Hukuman Sanksi Denda dan Skorsing

Rans Simba terancam tampil pincang di gelaran lanjutan IBL 2025 usai salah satu pemain asingnya yakni Augusto Lima mendapatkan hukuman cukup berat.
Senin, 30 Juni 2025 - 18:11 WIB
Pemain asing Rans Simba Bogor Augusto Lima di IBL 2025
Sumber :
  • ANTARA/IBL

Jakarta, tvOnenews.com – Rans Simba terancam tampil pincang di gelaran lanjutan IBL 2025 usai salah satu pemain asingnya yakni Augusto Lima mendapatkan hukuman cukup berat.

Augusto Lima dianggap tidak sportif saat Rans Simba tampil meawan Kesatria Bengawan Solo di laga kedua playoff IBL 2025 pada akhir pekan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari laman resmi IBL, kemenangan 85-83 yang mengantarkan Rans menembus semifinal IBL musim ini, harus ternoda karena tindakan pelanggaran berujung sanksi oleh pebasket tersebut.

Pelanggaran terjadi saat kuarter keempat, dengan sisa waktu tiga menit 39 detik.

Dimulai dari Devon van Oostrum yang melakukan percobaan tembakan tiga angka untuk Rans tetapi tidak menemui sasaran.

Setelah itu, Augusto dan Nuke Tri Saputra berebut rebound, yang membuat keduanya terjatuh dan bola kembali ke tangan Oostrum.

Saat mencoba berdiri, Augusto mengayunkan kepalan tangan ke badan Nuke.

Merespons insiden itu, pelatih kepala Kesatria Bengawan Solo Milos Pejic mengajukan head coach challenge, untuk potensi act of violence yang dilakukan oleh pemain Rans.

Setelah meninjau kejadian dimaksud melalui Instant Replay System (IRS), crew chief, dan umpire 2 menyepakati bahwa gerakan Augusto Cesar termasuk dalam kriteria violence yaitu pemukulan.

Kemudian keputusan wasit untuk center bernama lengkap Augusto Cesar Lima Brito adalah disqualifying foul, serta memberikan dua tembakan untuk Nuke Tri Saputra.

IBL menilai tindakan pemain asal Brasil itu tidak menunjukkan sportsmanship.

Peraturan Pelaksanaan Bab V Pasal 3 Ayat 1.6 menyatakan bahwa diskualifikasi karena melakukan pelanggaran yang sangat keras pada saat pertandingan, seperti melakukan pemukulan atau tendangan, mencekik, menjatuhkan badan lawan (membanting), dan hal-hal lain yang dilakukan di luar batas kewajaran, akan dikenakan sanksi larangan bermain sebanyak tiga pertandingan dan denda sebanyak Rp20 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga Augusto Lima disanksi larangan bermain dalam tiga pertandingan dan denda sebesar Rp20 juta karena dianggap tidak sportif.

Sanksi itu tentu merugikan Rans Simba Bogor yang akan bertarung di semifinal IBL 2025 karena Augusto Lima akan absen bila timnya harus menjalani fase tersebut dengan tiga pertandingan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina dukung bank sampah Desa Kuta, pengelolaan sampah kawasan wisata Mandalika lebih optimal.
Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Kodam II Sriwijaya kembali menggelar Lomba Bidar Tradisional Piala Pangdam di Venue Dayung, kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sabtu (10/10/2026).
Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Persib akan berlaga pada 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat. Pihak kepolisian mengingatkan agar Bobotoh menjaga perilaku selama pertandingan.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT