News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KOVO Semakin Panik Reputasi V-League Anjlok Ditinggal Megawati Hangestri, Eks Bintang Pink Spiders Ini Sampai Turun Gunung?

Ditinggal Megawati Hangestri, KOVO mulai resah setengah mati, karena tentunya pamor V-League ikut menurun, tak adanya pasar dari Indonesia dan Asia Tenggara.
Kamis, 3 Juli 2025 - 13:50 WIB
Megawati Hangestri dan pemain Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.comKOVO tampaknya sadar betul reputasi Liga Voli Korea atau V-League akan perlahan turun seiring hengkangnya Megawati Hangestri dari Red Sparks.

Kini mereka harus mencari bintang baru sebagai pengganti Megatron, terbaru muncul satu nama yakni mantan pemain Pink Spiders yang pernah berjaya di samping Kim Yeon-koung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak dapat dipungkiri, kehadiran Megawati Hangestri di Red Sparks bukan hanya berdampak kepada prestasi saja, tapi juga finansial sampai popularitas di luar Korea.

Bukan hanya jumlah followers Red Sparks saja yang meningkat drastis, tapi juga jumlah followers media sosial dan penonton youtube dari KOVO meningkat.

Dampak kehadiran Megawati Hangestri di Liga Voli Korea atau V-League selama dua musim.

Berbicara soal prestasi, Megawati Hangestri sukses membawa Red Sparks finis di posisi ketiga V-League musim lalu untuk kali pertama dalam tujuh tahun.

Bahkan, Red Sparks sampai datang langsung ke Indonesia dengan salah satu tujuannya ialah untuk berterima kasih atas dukungan suporter tanah air.

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Sementara itu, prestasi di musim ini lebih mentereng lagi, seperti 13 kemenangan beruntun di V-League, juara pra-musim di Taiwan, hingga runner-up KOVO Cup 2024. 

Pun halnya soal raihan individu, Megawati Hangestri mengoleksi dua gelar MVP dan juga masuk 3 besar top skor V-League.

Pasca meninggalkan Red Sparks dan tidak memperbaharui kontrak untuk musim depan, nasib V-League diujung tanduk lantaran tidak adanya ikon yang tertinggal.

Bukan tanpa alasan, Megatron putuskan balik ke Indonesia dan Kim Yeon-koung yang memutuskan pensiun.

Kini KOVO harus mencari pemain bintang baru untuk menarik kembali massa dan menaikkan popularitas V-League di kancah voli dunia.

Sementara itu, Lee Da yeong, mantan setter timnas Voli Putri Korea Selatan yang sempat dicintai banyak penggemar.

Ia sempat menikmati dirinya sebagai bintang V-League, ikut bersinar di samping Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.

Sinarnya tak padam meski bersanding dengan Kim Yeon-koung, namun sayang dirinya tersandung kasus bullying saat masih sekolah.

Baru-baru ini, Lee Da yeong tampak asyik menonton pertandingan evaluasi antara tim voli nasional putra Korea Selatan melawan Belanda.

Di mana ini menjadi perbincangan oleh Volimania Korea dan sejumlah media mengisyaratkan bahwa Lee Da yeong bisa menjadi opsi baru sebagai pengganti Megawati Hangestri sebagai Ikon V-League.

Saudara kembar dari Lee Jae yeong ini menjadi perhatian media, karena baru kembali muncul di publik usai mendapat hukuman dari KOVO atas kasus bullying tersebut.

Lee Da yeong pun meninggalkan Korea Selatan dan hengkang dari Pink Spiders, ia menghabiskan waktunya berkarier di luar negeri, Liga Yunani, Rumania, Liga Voli Prancis dan terakhir di Amerika Serikat.

Saat ini, Lee Da yeong tercatat sebagai pemain San Diego Mojo Amerika Serikat, dia menjadi starter untuk posisi setter di klubnya untuk berkompetisi di Liga Amerika (PVF).

Menurut laporan media Korea Yonhap News dan laporan lain pada hari itu, Lee Da-yeong membuka kemungkinan untuk comeback di V-League. 

"(Liga Amerika) memiliki atmosfer yang sangat berbeda dari liga Eropa. Respons dari penonton sangat mengagumkan." ujarnya dilansir dari Naver.

Ia juga ditanyai mengenai kembali untuk bermain di V-League.

"Sulit untuk menjawabnya saat ini, tetapi sejujurnya, saya ingin bermain lagi. Sulit untuk mengatakan apakah saya ingin bermain di V-League saat ini atau tidak." ujarnya.

Jika Lee Da yeong kembali dan terwujud bermain di V-League, maka KOVO akan full senyum dan tak risau lagi atas kehilangan Megawati Hangestri.

Mantan setter Pink Spiders, Lee Da-yeong.
Mantan setter Pink Spiders, Lee Da-yeong.
Sumber :
  • Instagram/leeeee_ou

 

Bukan tanpa alasan, Lee Da Yeong bukan sosok pemain sembarangan, karena membawa nama Voli Korea di kancah dunia, dan juga bisa bersinar di samping Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung di Pink Spiders maupun Timnas Voli Putri Korea Selatan.

Setelah merampungkan musim 2019-2020, Lee Da-yeong memperoleh status agen bebas (FA) dan pindah ke Heungkuk Life Insurance, di mana ia bermain di tim yang sama dengan 'saudara kembarnya' Lee Jae-yeong Lee. 

Secara perlahan, ia menjadi seorang bintang yang memiliki keterampilan dan popularitas hingga terpilih sebagai andalan tim nasional dan All-Star.

Tetapi belakangan terungkap perselisihannya dengan Kim Yeon-koung dan juga keduanya (Lee Da-yeong dan Lee Jae-yeong mendapatkan tuduhan melakukan bullying oleh seseorang yang mengaku mengenal mereka sejak SMA.

Keduanya pun dicekal dan tidak diperbolehkan untuk beraktivitas bermain di Voli Korea Selatan, dan dicoret dari timnas Voli Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski keduanya pernah mempersembahkan medali emas untuk Korea di ajang Asian Games Incheon 2014 dan sejumlah prestasi membanggakan saat mewakili Korea Selatan. 

Sampai saat ini belum ada penjelasan, jika Lee Da yeong bakal comeback ke V-League, mengingat dirinya pernah diskors karena kasus perundungan. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver besar Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Rencana ambisius PSSI mengundang tim raksasa Eropa bikin tak habis pikir.
Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Bank Dunia merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 4,8 persen.
Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polres Metro Bekasi buru pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pengusaha tenda hajatan Eem (60) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT