News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tumpuan Loncat Indah Putri Indonesia, Gladies Lariesa Siap Gasak Persaingan di SEA Games 2025 Thailand

Atlet loncat indah, Gladies Lariesa Garina, kembali mencuri atensi usai tampil meyakinkan di Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2025.
Kamis, 27 November 2025 - 12:11 WIB
Atlet loncat indah Indonesia, Gladies Lariesa Garina
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

‎‎Jakarta, tvOnenews.com - Atlet loncat indah, Gladies Lariesa Garina, kembali mencuri atensi usai tampil meyakinkan di Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2025. Konsistensi dan ketangguhan mentalnya dianggap sebagai sinyal positif jelang misi besar di SEA Games Thailand 2025, yang tinggal menghitung pekan.

‎IAOC 2025 untuk cabang olahraga loncat indah dan renang artistik resmi berakhir di Stadion Akuatik GBK, Jakarta. Ajang itu telah berlangsung sejak 24 hingga 26 November 2025.

{{imageId:382676}}

‎Momentum kepercayaan terhadap Gladies makin kuat setelah ia menunjukkan performa solid tanpa cela di ajang pelatnas terakhir. Namanya bahkan sudah dipastikan masuk dalam daftar empat atlet prioritas yang sedang dipersiapkan untuk mengerek kembali kejayaan Indonesia di loncat indah sektor putri.

‎Kursi utama tumpuan Merah Putih pada sektor putri kini memang ditanamkan di pundak Gladies. Bukan tanpa alasan, ia memiliki grafik performa stabil yang jarang terguncang oleh tekanan pertandingan besar.

‎Dalam dua tahun terakhir, Gladies selalu menjadi figur yang konsisten menyumbang poin di level regional. Rekam jejaknya menonjol sejak SEA Games Kamboja 2023 hingga tampil dominan di PON Aceh–Sumut 2024, membuatnya layak disebut salah satu atlet paling siap menatap Thailand.

‎IOAC 2025 menjadi panggung pembuktian penting bahwa Gladies berada di fase matang seorang diver. Kematangan teknik dan pembacaan ritme kompetisi membuatnya kembali dipanggil untuk melanjutkan misi internasional.

‎Nomor yang dipertandingkan untuk sektor putri pada edisi SEA Games 2025 memang hanya satu nomor, yakni sinkronisasi menara putri. Situasi ini otomatis membuat fokus target Indonesia mengerucut pada satu peluang medali.

‎“Untuk SEA Games kali ini, nomor putri cuma ada satu, yaitu sinkro menara putri,” ujar Gladies di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, Rabu (26/11/2025)

‎Dengan peluang yang hanya satu, tekanan pun berbeda jauh dibanding edisi sebelumnya. Gladies mengakui bahwa momen ini bukan lagi soal variasi nomor, melainkan soal kepastian eksekusi di satu panggung final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

{{imageId:382675}}

‎Gladies menyampaikan bahwa target pribadi dan target federasi berjalan harmoni. Ia diminta tidak hanya fokus pada hasil, tetapi memastikan eksekusi teknik berjalan sesuai rencana pelatih.

‎“Target pribadi pasti ingin memberikan yang terbaik. Kalau dari federasi, dari coach kalau Tuhan izinkan, kita bisa dapat perak,” ucapnya.

‎Atmosfer kompetisi di SEA Games 2025 pun diakui berbeda total. Gladies kini masuk ke dunia ritme baru, bukan lagi berduel sendirian, melainkan harus menjadi satu napas dengan pasangannya.

‎“Ada bedanya. Di SEA Games kemarin 2023 saya main di nomor individu, sementara yang sekarang saya main sinkro sama tim,” katanya.

‎Perubahan ini membuat metode persiapan kini ikut berubah drastis. Gladies bukan lagi sekadar mengontrol performa diri, tetapi harus menyamakan ritme dan timing secara presisi bersama partner.

‎Sinkronisasi di loncat indah menara adalah seni detail yang tak bisa diciptakan dalam semalam. Gladies pun melakukan persiapan khusus yang menuntut kebersamaan, komunikasi, dan latihan intens di sisi teknis maupun psikologis tim.

‎“Lebih banyak ngobrol dan sharing bareng partner, latihan teknik bareng, sebisa mungkin bareng terus biar chemistry kebangun,” ungkapnya.

‎Chemistry disebut menjadi kunci keberhasilan Indonesia untuk memanfaatkan peluang medali tunggal ini. Tanpa sinkronisasi mental, sinkronisasi teknik di atas menara tidak akan berjalan optimal saat detik-detik krusial pertandingan.

‎Gladies pun sudah memetakan siapa potensi rival terkuatnya. Dua negara yang ia sorot menjadi persiapan terbesar bagi dirinya dan pasangannya sudah punya tradisi kuat di nomor menara.

‎“Yang paling berat Malaysia dan Singapura, ya. Itu dua negara yang paling kuat,” pungkasnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lembur Pakuan KDM Bawa Berkah, Sopir Angkot Ngaku Untung Ratusan Ribu, Dedi Mulyadi: Alhamdulillah

Lembur Pakuan KDM Bawa Berkah, Sopir Angkot Ngaku Untung Ratusan Ribu, Dedi Mulyadi: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi kaget mengetahui bahwa Lembur Pakuan ternyata bisa membuat sopir angkot untung ratusan ribu. Kok bisa? Inilah momen unik Dedi Mulyadi naik angkot.
Ibu Rumah Tangga di Pati Jadi Korban Perampasan Mobil di Halaman GOR, Empat Pelaku Diringkus Polisi

Ibu Rumah Tangga di Pati Jadi Korban Perampasan Mobil di Halaman GOR, Empat Pelaku Diringkus Polisi

Seorang ibu rumah tangga berinisial S (30) menjadi korban perampasan mobil saat berada di halaman Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan, Desa Puri, Senin (27/4/2026) siang.
Niat Menolong Berujung Petaka, Pemuda di Salatiga Terjatuh ke Jurang saat Hendak Menyelamatkan Warga

Niat Menolong Berujung Petaka, Pemuda di Salatiga Terjatuh ke Jurang saat Hendak Menyelamatkan Warga

Seorang pemuda justru menjadi korban setelah berniat menolong warga yang lebih dulu terjatuh ke dasar jurang di kawasan Kembang Arum, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Rabu (29/4/2026) petang.
Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Jadwal Super League 2025-2026 Malam Ini: Misi Wajib Menang Persib Bandung demi Gelar Juara

Jadwal Super League 2025-2026 Malam Ini: Misi Wajib Menang Persib Bandung demi Gelar Juara

Persib Bandung wajib meraih kemenangan pada laga lanjutan Super League 2025-2026, Kamis (30/4/2026) malam ini WIB. Mereka akan bertandang ke markas Bhayangkara FC.
Kejurnas Akuatik 2026 Cetak Sejarah, Tiga Rekor Nasional Pecah di Hari Kedua

Kejurnas Akuatik 2026 Cetak Sejarah, Tiga Rekor Nasional Pecah di Hari Kedua

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2026 mencatatkan sejarah usai tiga rekor nasional (rekornas) resmi terpecahkan di hari kedua, Rabu (29/4/2026).

Trending

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT