Segini Gaji Megawati Hangestri Jika Kembali ke Liga Voli Korea Musim 2026/2027
- Instagram/JPEvolley
tvOnenews.com - Isu kembalinya bintang voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, ke kompetisi voli Korea Selatan kembali mencuat menjelang musim 2026/2027.
Performa impresif opposite hitter andalan Timnas Indonesia tersebut membuat sejumlah klub di V-League dilaporkan tertarik merekrutnya.
Beberapa media olahraga Korea Selatan menyebut tiga tim yang dikabarkan memantau situasi Megawati, yakni Daejeon JungKwanJang Red Sparks, AI Peppers Savings Bank, serta GS Caltex Seoul KIXX.
Ketiganya disebut mempertimbangkan pemain asal Indonesia tersebut setelah melihat kontribusinya saat tampil di Liga Korea sebelumnya.
- Instagram @bjtmvolleyball
Meski rumor transfer semakin ramai dibicarakan, Megawati saat ini masih fokus bersama klubnya di Tanah Air, Jakarta Pertamina Enduro.
Tim tersebut sedang mempersiapkan diri menghadapi babak final four Proliga 2026.
Pada fase krusial tersebut, Pertamina Enduro harus bersaing dengan beberapa tim kuat seperti Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Electric PLN, dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Final four dijadwalkan mulai berlangsung pada 2 April 2026 di Surabaya.
Spekulasi mengenai masa depan Megawati semakin menguat setelah Korea Volleyball Federation (KOVO) mengubah sistem perekrutan pemain asing Asia.
Mulai musim 2026/2027, pemain asing Asia tidak lagi dipilih melalui sistem draft seperti sebelumnya.
Klub-klub kini dapat merekrut pemain secara langsung melalui mekanisme bebas transfer.
Kebijakan ini memberikan fleksibilitas lebih besar bagi tim untuk memilih pemain yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Namun, federasi tetap menetapkan batasan gaji tertentu agar kompetisi tetap seimbang dan tidak terjadi kesenjangan finansial antar klub.
Dengan aturan baru tersebut, terdapat dua kemungkinan nilai kontrak yang bisa diterima Megawati apabila kembali bermain di Liga Voli Korea.
Pada musim terakhirnya bersama Red Sparks, Megawati menerima bayaran sekitar 150 ribu dolar AS atau sekitar Rp2,5 miliar.
Nilai ini meningkat dibandingkan musim debutnya di Korea pada 2023/2024 yang berada di kisaran Rp1,5 miliar.
Untuk musim 2026/2027, KOVO menetapkan dua kategori gaji bagi pemain asing Asia:
- 150 ribu dolar AS (sekitar Rp2,5 miliar) untuk pemain yang menjalani musim pertama.
- 170 ribu dolar AS (sekitar Rp2,8 miliar) bagi pemain yang memasuki musim kedua.
- KOVO
Situasi ini memunculkan perdebatan mengenai status Megawati jika ia kembali ke Korea Selatan.
Jika pengalaman sebelumnya bersama Red Sparks tetap dihitung, maka ia berpeluang masuk kategori pemain musim kedua dengan gaji lebih tinggi.
Namun jika jeda satu musim dianggap sebagai reset kontrak, Megawati akan kembali dikategorikan sebagai pemain tahun pertama.
Di antara tiga klub yang dikaitkan dengan Megawati, peluang kembali ke Daejeon JungKwanJang Red Sparks dinilai cukup besar.
Salah satu alasannya adalah hubungan baik Megawati dengan pelatih tim, Ko Hee-jin, serta kedekatannya dengan sejumlah pemain yang pernah menjadi rekan setimnya.
Selain itu, Megawati juga pernah menyampaikan sebelum gelaran SEA Games 2025 bahwa ia tidak menutup kemungkinan kembali berkarier di Negeri Ginseng apabila ada kesempatan yang tepat.
Dengan pengalaman bermain di Korea, proses adaptasi tentu akan lebih mudah jika ia kembali memperkuat Red Sparks dibandingkan memulai petualangan baru di klub lain.
Apapun keputusan yang diambil nantinya, satu hal yang hampir pasti adalah nilai kontrak Megawati tidak akan menurun.
Justru, dengan reputasi yang semakin meningkat di level internasional, peluangnya untuk mendapatkan bayaran lebih tinggi di Liga Voli Korea tetap terbuka lebar.
(tsy)
Load more