Basral Graito Tembus Peringkat 38 Dunia, Indonesia Punya Peluang Rebut Tiket Olimpiade 2028
- Instagram/timindonesiaofficial
Jakarta, tvOnenews.com - Perkembangan positif ditunjukkan atlet skateboard Indonesia di kancah dunia, dengan Basral Graito Hutomo kini menembus peringkat 38 dunia dalam rilis terbaru World Skateboarding Ranking.
Capaian ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menembus jalur kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.
- Instagram @timnas_skateboard
Manajer timnas skateboard Indonesia, Achmad Topan, mengungkapkan bahwa target realistis yang dikejar adalah menembus 40 besar dunia dalam beberapa tahun ke depan agar bisa melangkah ke fase berikutnya kualifikasi Olimpiade.
“Targetnya 40 dunia di akhir Maret 2028, kalau bisa maka lolos dari fase satu kualifikasi, dan akan masuk ke fase dua yang akan diikuti oleh 44 atlet dengan ranking tertinggi,” ujar Topan.
Lonjakan peringkat Basral terbilang signifikan. Peraih emas SEA Games 2025 itu naik 18 posisi setelah mengoleksi 3.651 poin dari sejumlah ajang internasional, termasuk WST World Cup di Roma dan Kejuaraan Dunia di Sao Paulo.
Tak hanya Basral, peningkatan juga dialami atlet lain. Sanggoe Darma Tanjung naik ke posisi 64 dunia setelah melonjak 26 peringkat, sementara Ni Wayan Malana Fairbrother menempati peringkat 46 dunia di sektor putri usai meraih poin penting dari kejuaraan dunia.
Nama lain seperti Zeefara Darmawan, Mikhayla Shanum Caya, Nyimas Bunga Cinta, hingga Firdausy Nuzula juga menunjukkan tren peningkatan peringkat yang cukup tajam di kategori masing-masing.
Topan menjelaskan, peluang Indonesia untuk lolos ke Olimpiade tetap terbuka lebar, terutama jika mampu menembus 20 besar pada fase kedua kualifikasi.
“Nah kalau dari 44 itu kita bisa masuk 20 besar, kita otomatis masuk Olimpiade. Karena sampai saat ini peringkat satu sampai 40 itu, ambil contoh Jepang aja bisa delapan sampai 10 atlet sendiri. Sementara satu negara maksimal hanya tiga atlet per kategori, per gender,” jelasnya.
Ia juga menyoroti sistem peringkat World Skate yang sangat bergantung pada keaktifan mengikuti kompetisi. Selain itu, adanya masa berlaku poin membuat posisi atlet bisa berubah jika pesaing tidak aktif atau kehilangan poin.
Dengan tren peningkatan ini, Indonesia mulai menunjukkan potensi besar untuk akhirnya mengirimkan wakil di cabang skateboard ke Olimpiade, setelah sebelumnya belum pernah tampil sejak cabang ini resmi dipertandingkan di Olimpiade Tokyo 2020.
(ant/aes)
Load more