News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

205 Atlet Bertarung Sengit, Kejurnas ORADO 2026 Kian Dekati Babak Penentuan

Hari kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Turnamen Olahraga Domino Nasional (ORADO) 2026 yang berlangsung di JSI Resort, Megamendung, Jawa Barat, Sabtu (25/4/2026).
Minggu, 26 April 2026 - 14:15 WIB
Kejuaraan Nasional Domino Hari Kedua
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Hari kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Turnamen Olahraga Domino Nasional (ORADO) 2026 yang berlangsung di JSI Resort, Megamendung, Jawa Barat, Sabtu (25/4/2026), menghadirkan persaingan yang semakin sengit. Kompetisi antaratlet dari berbagai provinsi mulai mengerucut seiring masuknya fase krusial menuju babak gugur.

Sejak pagi hari, rangkaian kegiatan telah dimulai dengan agenda persiapan atlet dari kategori senior dan junior. Setelah itu, defile atau parade kontingen digelar sebagai penanda dimulainya pertandingan hari kedua yang penuh tensi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suasana kebersamaan antarprovinsi terlihat begitu kuat sepanjang kegiatan berlangsung. Hal ini mencerminkan semangat sportivitas sekaligus kompetisi yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Kejurnas ORADO diikuti oleh 27 provinsi dengan total 205 atlet. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme terhadap olahraga domino yang kini mulai berkembang secara nasional.

Secara rinci, kategori senior diikuti oleh 139 atlet yang terbagi dalam 48 tim. Sementara itu, kategori junior diikuti oleh 66 atlet yang tergabung dalam 24 tim yang siap bersaing.

Kehadiran sekitar 30 Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO dari seluruh Indonesia turut memberikan warna tersendiri. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana konsolidasi organisasi secara nasional.

Kejurnas ORADO 2026 juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan olahraga domino di Tanah Air. Sebagai kejuaraan nasional pertama, ajang ini menegaskan komitmen ORADO dalam membangun sistem olahraga yang lebih terstruktur dan profesional.

Dari sisi organisasi, ORADO menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam waktu relatif singkat. Saat ini, organisasi tersebut telah terbentuk di 38 provinsi dengan dukungan 357 Pengurus Cabang (Pengcab).

Sebanyak 25 Pengurus Provinsi (Pengprov) bahkan telah aktif menjalankan berbagai program pembinaan. Kegiatan seperti rapat kerja hingga Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) menjadi fondasi utama dalam mencetak atlet potensial di daerah.

Memasuki sesi utama pertandingan, para atlet langsung menjalani babak kualifikasi dalam beberapa tahap. Pada fase ini, konsistensi permainan serta strategi menjadi faktor utama yang menentukan langkah ke babak selanjutnya.

Hasil kualifikasi di kategori senior pun mulai terlihat dengan mengerucutnya tim-tim terbaik. Tercatat delapan tim dari tujuh provinsi berhasil melaju ke babak delapan besar, yakni Sumatera Selatan A (Sumsel A), Jawa Barat A (Jabar A), Jambi B, Lampung A, Lampung B, Banten B, Bangka Belitung B (Babel B), serta Jawa Timur (Jatim C).

Pertandingan di fase tersebut menggunakan sistem gugur yang mempertemukan tim dengan performa terbaik. Setiap pertandingan berlangsung ketat dan penuh perhitungan, mengingat satu kesalahan kecil bisa berujung eliminasi.

Sementara itu, pada kategori junior, persaingan juga tidak kalah menarik. Delapan tim dari berbagai provinsi seperti Sumatera Selatan A (Sumsel A), Jawa Barat A (Jabar A), Sulawesi Selatan, Jambi, Sumatera Selatan B (Sumsel B), Papua Barat Daya, Jawa Timur B (Jatim B), dan Kalimantan Selatan berhasil melangkah ke babak delapan besar.

Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menilai dinamika pertandingan di hari kedua mencerminkan hasil nyata dari pembinaan yang berjalan. Ia menyebut bahwa kualitas atlet yang tampil merupakan buah dari proses panjang di daerah.

“Yang kita lihat hari ini bukan sekadar pertandingan, tetapi hasil dari proses panjang pembinaan di daerah. Dengan keterlibatan 38 provinsi dan ratusan pengurus cabang, kita mulai melihat lahirnya atlet-atlet yang memiliki kualitas dan daya saing. Ini menjadi bukti bahwa domino bisa berdiri sebagai olahraga strategi yang profesional,” kata Yooky.

Ia juga menegaskan bahwa Kejurnas ORADO menjadi tonggak penting dalam perjalanan menuju pengakuan domino sebagai cabang olahraga resmi. Menurutnya, ajang ini baru merupakan langkah awal dalam membangun ekosistem yang lebih besar.

“Kita sedang membangun ekosistem. Kejurnas ini bukan akhir, tetapi awal untuk menuju pengakuan yang lebih luas, termasuk menjadi bagian dari KONI. Semangat ‘memintarkan Indonesia’ kita wujudkan melalui olahraga yang mengedepankan kecerdasan dan strategi,” katanya.

Ketua Harian PB ORADO, Giri Bayu Kusumah, turut menyoroti pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan teknis pertandingan. Ia menilai hal tersebut menjadi kunci agar kualitas kompetisi tetap terjaga dengan baik.

“Seluruh tahapan pertandingan di hari kedua berjalan sesuai sistem yang telah disiapkan. Konsistensi dalam penerapan aturan menjadi kunci agar pertandingan berlangsung adil, kompetitif, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Giri.

Ia menambahkan bahwa semakin ketatnya persaingan di fase gugur menjadi indikator kesiapan atlet dari berbagai daerah. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini mulai membuahkan hasil.

Ketua Bidang Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi atau Jhon LBF, juga melihat sisi lain dari kejuaraan ini. Ia menilai bahwa Kejurnas tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan.

“Kita melihat bagaimana domino bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi juga membangun konektivitas antarprovinsi. Ada semangat persaudaraan yang kuat, dan ini menjadi kekuatan utama ORADO dalam mengembangkan olahraga domino sebagai olahraga yang inklusif dan berkarakter,” jelas Jhon.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan Kejurnas ORADO 2026 juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman memberikan penghargaan atas terselenggaranya ajang tersebut.

Apresiasi itu disampaikan melalui Wakil Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Erdi Lumintang, yang hadir mewakili. Ia menilai Kejurnas ORADO sebagai langkah awal yang penting dalam membangun olahraga berbasis strategi di Indonesia.

“Kami mengapresiasi terselenggaranya Kejurnas ORADO sebagai langkah awal dalam menghadirkan olahraga yang memiliki karakter strategi dan kecerdasan. Ini menjadi momentum penting bagi ORADO untuk membangun fondasi sebagai cabang olahraga yang terstruktur,” ujar Erdi.

Memasuki fase gugur, intensitas pertandingan semakin meningkat tajam. Babak 16 besar kategori senior dan babak delapan besar kategori junior menjadi penentu langkah menuju semifinal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan persaingan yang semakin mengerucut, peta kekuatan antarprovinsi mulai terlihat jelas. Kejurnas ORADO 2026 kini memasuki fase krusial yang akan menentukan siapa yang layak melangkah ke babak akhir sekaligus menegaskan posisi domino sebagai olahraga strategi yang terus berkembang di Indonesia. 

(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Alasan Kenapa Sepak Bola Disebut 'Soccer' Bukan 'Football'

Ini Alasan Kenapa Sepak Bola Disebut 'Soccer' Bukan 'Football'

Bagi sebagian besar dunia berbahasa Inggris, olahraga ini dikenal sebagai "football". Sementara masyarakat Amerika Serikat (AS) lebih akrab dengan sebutan "soccer". Perbedaan istilah tersebut kerap memicu perdebatan, terutama menjelang turnamen besar seperti Piala Dunia.
Debut Bersama Timnas Indonesia, Nova Arianto Dapat Kabar Baik dari Mathew Baker untuk Piala AFF U-19

Debut Bersama Timnas Indonesia, Nova Arianto Dapat Kabar Baik dari Mathew Baker untuk Piala AFF U-19

Mathew Baker absen sepanjang babak penyisihan grup Piala AFF U-19 karena debut bersama Timnas Indonesia di FIFA Matchday. 
Instruksi Gubernur DKI Soal Pilah Sampah Sudah Berlaku, Nussa Rarra Ikut Turun Tangan

Instruksi Gubernur DKI Soal Pilah Sampah Sudah Berlaku, Nussa Rarra Ikut Turun Tangan

Sejak pertama kali hadir pada 2018, kakak beradik Nussa Rara dikenal melalui cerita-cerita sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari keluarga Indonesia.
Timnas Indonesia Dapat Dua Kabar Baik dari FIFA usai Sapu Bersih Semua Laga di FIFA Matchday Juni 2026

Timnas Indonesia Dapat Dua Kabar Baik dari FIFA usai Sapu Bersih Semua Laga di FIFA Matchday Juni 2026

Berkat hasil positif yang sangat membanggakan dalam dua laga FIFA Matchday, Timnas Indonesia langsung mendapat dua kabar baik sekaligus dari FIFA. Apa saja itu?
Seluruh Jajaran Polri Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026 di Seluruh Indonesia

Seluruh Jajaran Polri Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026 di Seluruh Indonesia

Menurut Kapolri, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap penyelenggaraan siaran Piala Dunia 2026 yang ditayangkan TVRI serta upaya menghadirkan ruang hiburan bagi masyarakat di berbagai daerah.
Wali Kota Farhan Umumkan Fase Baru Bandung Zoo, Faunaland Siapkan Revitalisasi Besar

Wali Kota Farhan Umumkan Fase Baru Bandung Zoo, Faunaland Siapkan Revitalisasi Besar

Penunjukkan Pemkot Bandung ini diambil setelah proses seleksi yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. 

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Panas di Perbatasan Hingga Reuni Timnas Indonesia U-19 dengan Australia

Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Panas di Perbatasan Hingga Reuni Timnas Indonesia U-19 dengan Australia

Australia dan Kamboja menjadi dua tim terakhir yang bergabung dengan Timnas Indonesia U-19 dan Thailand yang sudah lebih dahulu menyegel slot babak semifinal Piala AFF U-19 2026. 
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Sarwendah Terancam Kehilangan Hak Asuh Thalia dan Thania Buntut Berkonflik dengan Ruben Onsu? Komnas PA Bilang Begini

Sarwendah Terancam Kehilangan Hak Asuh Thalia dan Thania Buntut Berkonflik dengan Ruben Onsu? Komnas PA Bilang Begini

Sarwendah terancam kehilangan hak asuh Thalia dan Thania. Ketua Umum Komnas PA Agustinus Sirait, S.E. sebut gugatan Ruben Onsu sah secara hukum.
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT