Hasil Kejurnas ORADO 2026: Bangka Belitung B dan Sulawesi Selatan Sabet Gelar Juara
- Istimewa
Kehadiran laga eksebisi ini menjadi cara untuk menjaga semangat kompetisi. Selain itu, momen ini juga mempererat kebersamaan antarprovinsi hingga akhir turnamen.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Seluruh peserta, panitia, dan perangkat pertandingan turut ambil bagian dalam momen tersebut.
Ketua Umum Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO), Yooky Tjahrial, menilai pelaksanaan Kejurnas tahun ini menunjukkan perkembangan positif. Ia melihat kualitas permainan semakin merata di berbagai daerah.
“Dari keseluruhan rangkaian hingga partai final, kita melihat kualitas permainan yang semakin merata, baik di kategori senior maupun junior. Ini menjadi indikator bahwa pembinaan berjalan dengan baik dan menghasilkan atlet-atlet yang kompetitif,” ujar Yooky.
- Istimewa
Ia juga menegaskan bahwa Kejurnas bukan sekadar ajang kompetisi semata. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam strategi jangka panjang pengembangan olahraga domino.
“Melalui Kejurnas ini, kita tidak hanya menentukan juara, tetapi juga membangun fondasi pembinaan yang berkelanjutan agar domino semakin berkembang sebagai olahraga prestasi,” katanya.
Ketua Harian PB ORADO, Giri Bayu Kusumah, menambahkan bahwa keberhasilan acara tidak lepas dari kesiapan sistem. Konsistensi pelaksanaan teknis dinilai menjadi faktor utama kelancaran turnamen.
“Seluruh tahapan pertandingan berjalan sesuai dengan sistem yang telah disiapkan sejak awal. Konsistensi dalam pelaksanaan teknis menjadi kunci agar kompetisi berlangsung adil, transparan, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Giri.
Ia menilai kualitas pertandingan hingga babak final menunjukkan standar nasional yang semakin terbentuk. Hal ini menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga domino di Indonesia.
Di sisi lain, Ketua Bidang Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi atau Jhon LBF, menyoroti aspek kebersamaan dalam ajang ini. Ia menilai Kejurnas ORADO 2026 sukses membangun citra positif olahraga domino.
“Kejurnas ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita membangun semangat kebersamaan antarprovinsi. Domino hadir sebagai olahraga strategi yang inklusif, yang bisa dinikmati berbagai kalangan dan terus berkembang di Indonesia,” ucap Jhon.
(igp/nad)
Load more