News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bandung BJB Tandamata Banjir Kritik Pedas Usai Tersingkir di AVC Champions League 2026, Volimania Singgung Pelatih

Bandung BJB Tandamata menuai kritik pedas dari volimania Indonesia usai mengakhiri perjuangannya lebih cepat di AVC Champions League 2026.
Selasa, 28 April 2026 - 13:37 WIB
Skuad Bandung BJB Tandamata di Ajang AVC Women's Champions League 2026
Sumber :
  • AVC

Jakarta, tvOnenews.com - Bandung BJB Tandamata menuai kritik pedas dari volimania Indonesia usai mengakhiri perjuangannya lebih cepat di AVC Champions League 2026.

Bandung BJB Tandamata dipaksa menelan pil pahit setelah menelan kekalahan telak dari Supreme TIP Chonburi - E.Tech, di babak penyisihan grup AVC Champions League 2026, yang digelar di Bangkok, Thailand pada Senin (27/4/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasilnya Bandung BJB Tandamata tumbang dari Supreme dengn skor telak 0-3 (22-25, 20-25, 22-25) di penampilan perdananya di ajang tersebut.

Hasil ini membuat tim yang diperkuat oleh Yolla Yuliana dan kawan-kawan itu pun langsung tersingkir dari kompetisi level Asia itu.

Pasalnya tim yang kalah dari AVC Champions League 2026 langsung tersingkir, dan yang lolos langsung melaju ke babak semifinal.

Hasil ini pun membuat BJB Tandamata mendapatkan beragam reaksi dari volimania Indonesia. Termasuk kritik pedas yang mereka terima di media sosial.

Salah satunya ialah memprotes soal pelatih Eko Waluyo, terutama soal keputusan-keputusannya termasuk rotasi pemain di pertandingan melawan Supreme.

Namun ada juga volimania yang memberikan kritik pedas untuk AVC karena format ajang AVC Champions League 2026 dianggap tak jelas.

Hasil Bandung BJB Tandamata
Hasil Bandung BJB Tandamata
Sumber :
  • AVC

"Lumayan bangeeet buat pemain muda, nambah pengalaman berharga. Emang kuncinya di paham momentum, deep analysis, sama adjustment yg cepat & tepat. Ayoo pelatih dan analyst lokal..." 

"Harusnya mah ya, kalo udah tau persiapan mepet gini, ya petinggi BJB gak usah lah itu otak atik pelatih. Udah ngerti tiap pelatih metodenya beda, kok malah nekat. Gak liat apa ya, kalo Supreme nih isinya pemain timnas semua"

"makin percya memang pola latihan di kita itu masih tradisional ketinggalan jaman di mana negara lain udah modern. keliatan dari game ini hampir ketinggalan dr semua aspek paling keliatan dari sisi defense transisi ke  menyerang"

"Pelatihnya memang hihh dapet momen malah rotasi pemain, waktu time out pemain lagi buntu gak ngasih arahan malah go go go sama ngasih motivasi, lagian ngapa sih pilih pelatih penjas kek gini dipilih bisa dilihat waktu ngelatih pertamina bener-bener kosong."

"Nggak mau nyalahin pelatih/ pemain sih, persiapan cukup minim dan sistem gugur yang tidak menguntungkan.udah gitu yang dilawan Thailand dengan defensenya yang solid, attacknya juga nggak kalah dari pemain asing, format kompetisinya yang harusnya diubah."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Eko waluyo pergantiannya ngaco, Yolla serv nya lagi bagus bagusnya terus menyulitkan thailand malah diganti. Lawan dapat poin beruntun bukannya time out malah dibiarin terus dian secara variasi gampang kebaca malah gk diganti. Padahal sebenarnya BJB punya potensi untuk menang tapi pelatihnya kurang. kasian abis ini pasti banyak pemain yang dihujat padahal kekalahan ini bukan sepenuhnya kesalahan mereka."

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Keresahan melanda ribuan orang tua siswa di Jawa Barat setelah laman resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan alamat spmb.jabarprov.go.id tidak dapat diakses tepat pada saat pengumuman hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), Sabtu (13/6). 
Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Keberhasilan KAI menjadi benchmark layanan publik Indonesia tidak hanya ditopang teknologi dan infrastruktur, tetapi juga budaya disiplin masyarakat serta inovasi layanan
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 

Trending

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karawang berhasil memutus rantai peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di wilayah Karawang dan Bekasi. 
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Keresahan melanda ribuan orang tua siswa di Jawa Barat setelah laman resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan alamat spmb.jabarprov.go.id tidak dapat diakses tepat pada saat pengumuman hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), Sabtu (13/6). 
Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT