Bawa Ganja Saat TC, Shunichiro Sato Ditangkap Polisi dan Dicoret dari Timnas Voli Jepang Jelang VNL 2026
- Instagram.com/@@sato.shunichiro0517
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia voli Jepang, setelah salah satu pemain yakni Shunichiro Sato (middle blocker) ditangkap polisi usai kedapatan membawa ganja.
Melansir dari Nippon, Shunichiro Sato ditangkap oleh kepolisian Tokyo karena diduga memiliki obat-obatan terlarang pada Kamis (28/5/2026) waktu setempat.
Padahal Shunichiro Sato saat ini sedang menjalani pemusatan latihan atau Training Camp (TC) bersama rekan-rekannya sebagai persiapan sebelum membela Timnas Voli Jeoang di VNL 2026.
Departemen Kepolian Tokyo menduga bahwa Shunichiro Sato, yang merupakan pemain Timnas Voli Jepang itu memiliki ganja kering di sebuah tempat perjudian "pachinko" di Distrik Itabashi, ibu kota Jepang, pada Rabu (27/5/2026).
"Menurut para penyelidik, Sato diduga memiliki ganja di sebuah tempat perjuduan Pachinko pada tanggal 27 malam," tulis pernyataan tersebut.
Hal ini pun membuat pemain berpostur 205 cm itu diduga melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang Pengendalian Narkotika.
Tak lama kemudian Federasi Voli Jepang (JVA) langsung mengumumkan bahwa mereka mengonfrimasi penangkapan Shunichiro Sato, atas dugaan kepemilikan obat-obatan terlarang.
Selain itu JVA juga langsung mengambil langkah tegas dengan mencoret nama Sato dari daftar susunan pemain Timnas Jepang 2026.
"Shunichiro Sato, anggota Timnas Voli Jepang 2026, ditangkap karena dicurigai memiliki narkoba. Polisi saat ini sedang menyelidiki fakta-fakta kasus tersebut," tulis pernyataan JVA.
"Kami menanggapi dengan serius fakta bahwa hal seperti itu telah terjadi dan menyampaikan permintaan maaf yang mendalam karena telah mengkhianati kepercayaan publik," tambahnya.
"Selain itu, JVA telah mencoret Shunichiro Sato dari daftar pemain Timnas Voli Jepang 2026 mulai hari ini."
"Sekali lagi, kami menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan kepada semua pihak yang terlibat dan kepada para penggemar kami." jelas pernyataan tersebut.
Sementara itu, pelatih Laurent Tillie mengaku sangat menyayangkan terjadinya insiden mengejutkan ini.
Bagaimana tidak, padahal ia menaruh harapan besar pada potensi yang dimiliki Sato di lini pertahanan Timnas Voli Jepang.
Sekadar informasi, saat ini Timnas Voli Jepang tengah berada di Distrik Kita, Tokyo untuk menjalani pemusatan latihan. Lokasi TC berdekatan dengan Itabashi, tempat dugaan Shunichiro Sato memiliki ganja.
(nad)
Load more