News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Pemain Timnas Voli Jepang Shunichiro Sato Ditangkap Polisi: Gara-gara Tas Tertinggal, Ditemukan Ganja

Menilik kronologi penangkapan pemain Timnas Voli Jepang, Shunichiro Sato (middle blocker) karena diduga memiliki ganja saat menjalani pemusatan latihan atau traning camp (TC).
Kamis, 28 Mei 2026 - 18:36 WIB
Shunichiro Sato dicoret dari Timnas Voli Jepang usai ditangkap polisi karena miliki ganja saat pemusatan latihan.
Sumber :
  • Instagram.com/@@sato.shunichiro0517

Jakarta, tvOnenews.com - Menilik kronologi penangkapan pemain Timnas Voli Jepang, Shunichiro Sato (middle blocker) karena diduga memiliki ganja saat menjalani pemusatan latihan atau traning camp (TC).

Volimania saat ini tengah dibuat geger dengan kabar bahwa Shunichiro Sato ditangkap oleh kepolisian Tokyo arena diduga memiliki obat-obatan terlarang pada Kamis (28/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Departemen Kepolian Tokyo menduga Shunichiro Sato memiliki ganja dan melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang Pengendalian Narkotika.

Melansir dari Yahoo News Japan, kronologi ditangkapnya Sato karena dugaan memiliki ganja berawal dari tas miliknya yang tertinggal.

Saat itu Timnas Voli Jepang sedang menjalani pemusatan latihan atau Training Camp (TC) sebagai persaiapan jelang tampil di VNL 2026,  di Distrik Kita, Tokyo.

Kemudian Sato pergi ke Pachinko (permainan arkade biasanya untuk berjudi) bersama beberapa pemain Timnas Voli Jepang lainnya pada Rabu (27/5/2026). Kemudian tasnya tertinggal di tempat tersebut.

Lalu pihak Pachinko melihat ada yang mencurigakan yakni 'barang ilegal' di dalam tas sato. Kemudian pihak Pachinko melaporkannya ke polisi.

Tak lama kemudian, Shunichiro Sato kembali ke tempat tersebut untuk mengambil tasnya yang tertinggal. Namun setibanya di sana, sudah ada polisi yang kemudian mengetahui bahwa Sato memiliki ganja.

Tak lama kemudian polisi menghubungi Federasi Voli Jepang (JVA) untuk mengabarkan bahwa Sato memiliki ganja pada pukul 20.00 malam waktu setempat.

Sato kemudian dikabarkan meminta maaf kepada pihak federasi karena telah menimbulkan masalah, sebelum akhirnya ditangkap pada Kamis (20/5/2026) pagi.

Lalu pada hari yang sama, JVA akhirnya merilis pernyataan yang mengonfrimasi bahwa Shunichiro Sato telah ditangkap polisi, dan memutuskan untuk mencoretnya dari skuad Timnas Voli Jepang.

"Shunichiro Sato, anggota Timnas Voli Jepang 2026, ditangkap karena dicurigai memiliki narkoba. Polisi saat ini sedang menyelidiki fakta-fakta kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kami menanggapi dengan serius fakta bahwa hal seperti itu telah terjadi dan menyampaikan permintaan maaf yang mendalam karena telah mengkhianati kepercayaan publik.

Selain itu, JVA telah mencoret Shunichiro Sato dari daftar pemain Timnas Voli Jepang 2026 mulai hari ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Piala Dunia 2026: Reaksi Lionel Messi Bakal Hadapi Inggris di Semifinal, Sudah Dinantikan Sepanjang Karier

Piala Dunia 2026: Reaksi Lionel Messi Bakal Hadapi Inggris di Semifinal, Sudah Dinantikan Sepanjang Karier

Lionel Messi akhirnya akan merasakan pengalaman yang selama ini belum pernah terjadi sepanjang karier profesionalnya. Ia untuk pertama kali menghadapi Inggris.
7 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 14 Juli 2026: Capricorn Melesat, Gemini Panen Peluang Baru

7 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 14 Juli 2026: Capricorn Melesat, Gemini Panen Peluang Baru

Karier Anda sedang menanjak? Simak 7 zodiak paling beruntung soal karier besok, 14 Juli 2026. Apakah zodiak Anda termasuk?
Gegana dan Densus 88 Sisir SDN Srengseng Sawah 15 Usai Dapat Teror Bom, Siswa dan Guru Sudah Dievakuasi

Gegana dan Densus 88 Sisir SDN Srengseng Sawah 15 Usai Dapat Teror Bom, Siswa dan Guru Sudah Dievakuasi

Tim Gegana dan Densus 88 diterjunkan ke SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan usai mendapatkan teror bom melalui pesan. 
Selain Ada Korban, Ternyata Masih Ada 3 Fakta Terbaru di Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok

Selain Ada Korban, Ternyata Masih Ada 3 Fakta Terbaru di Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok

Sebelumnya surat terbuka diunggah Hotman Paris di instagramnya. Dalam kasus ini disampaikan sekiranya ada 3 santri menjadi korban, berikut penjelasannya.
Belum Pernah Bela Timnas Indonesia Meski Sudah WNI, Tim Geypens Akui Tetap Bangga Gabung Skuad Garuda: Sebuah Kebanggaan!

Belum Pernah Bela Timnas Indonesia Meski Sudah WNI, Tim Geypens Akui Tetap Bangga Gabung Skuad Garuda: Sebuah Kebanggaan!

Tim Geypens tak mampu menyembunyikan rasa bangganya setelah kembali mendapat kesempatan bergabung dengan Timnas Indonesia. Bek kiri 21 tahun itu mengaku bangga.
SPMB SDN 2 Plandaan Tulungagung Hanya Dapat 2 Siswa

SPMB SDN 2 Plandaan Tulungagung Hanya Dapat 2 Siswa

Ketatnya persaingan antar sekolah diduga menjadi penyebab minimnya pendaftar di sekolah tersebut.

Trending

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner mencuri perhatian di Belanda setelah tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak pujian dari media lokal.
Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Dunia semakin terbuka lebar. Wacana FIFA menambah jumlah peserta jadi kabar baik buat skuad Garuda.
Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang praperadilan yang dilayangkan oleh mantan Kepala BGN Lodewyk Pusung. 
Minyakita Langka di Kepri, Dijual hingga Rp18 Ribu per Liter, YLPK Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi

Minyakita Langka di Kepri, Dijual hingga Rp18 Ribu per Liter, YLPK Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi

Di tingkat pengecer, Minyakita masih dijual hingga Rp18.000 per liter. Kondisi ini diakui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepri yang menyebut masih menemukan pedagang menjual Minyakita di atas HET.
Pemerintah Ingin Bangun Pusat Keuangan Internasional, SMSI Ungkap Risiko yang Berpotensi Rugikan Negara

Pemerintah Ingin Bangun Pusat Keuangan Internasional, SMSI Ungkap Risiko yang Berpotensi Rugikan Negara

RUU PFII masuk dalam Prolegnas 2026 sebagai usulan pemerintah dengan naskah akademik yang telah disampaikan ke Komisi XI DPR RI untuk dibahas pada Rapat Paripurna
SOSOK Tan Kian, Konglomerat Pemilik Pasific Place yang Diduga Terseret Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

SOSOK Tan Kian, Konglomerat Pemilik Pasific Place yang Diduga Terseret Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

Tan Kian diperiksa dalam dugaan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait batu bara PT PLN (Persero), PT Asabri, Krakatau Steel, hingga PT CBS-KNI.
Prabowo: Pemimpin yang Menganjurkan "Bakar-Bakar" di Republik Ini Adalah Pengkhianat

Prabowo: Pemimpin yang Menganjurkan "Bakar-Bakar" di Republik Ini Adalah Pengkhianat

Presiden RI Prabowo Subianto menyebut pemimpin yang menganjurkan aksi pembakaran fasilitas umum sebagai pemimpin pengkhianat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT