Kronologi Pemain Timnas Voli Jepang Shunichiro Sato Ditangkap Polisi: Gara-gara Tas Tertinggal, Ditemukan Ganja
- Instagram.com/@@sato.shunichiro0517
Jakarta, tvOnenews.com - Menilik kronologi penangkapan pemain Timnas Voli Jepang, Shunichiro Sato (middle blocker) karena diduga memiliki ganja saat menjalani pemusatan latihan atau traning camp (TC).
Volimania saat ini tengah dibuat geger dengan kabar bahwa Shunichiro Sato ditangkap oleh kepolisian Tokyo arena diduga memiliki obat-obatan terlarang pada Kamis (28/5/2026).
Departemen Kepolian Tokyo menduga Shunichiro Sato memiliki ganja dan melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang Pengendalian Narkotika.
Melansir dari Yahoo News Japan, kronologi ditangkapnya Sato karena dugaan memiliki ganja berawal dari tas miliknya yang tertinggal.
Saat itu Timnas Voli Jepang sedang menjalani pemusatan latihan atau Training Camp (TC) sebagai persaiapan jelang tampil di VNL 2026, di Distrik Kita, Tokyo.
Kemudian Sato pergi ke Pachinko (permainan arkade biasanya untuk berjudi) bersama beberapa pemain Timnas Voli Jepang lainnya pada Rabu (27/5/2026). Kemudian tasnya tertinggal di tempat tersebut.
Lalu pihak Pachinko melihat ada yang mencurigakan yakni 'barang ilegal' di dalam tas sato. Kemudian pihak Pachinko melaporkannya ke polisi.
Tak lama kemudian, Shunichiro Sato kembali ke tempat tersebut untuk mengambil tasnya yang tertinggal. Namun setibanya di sana, sudah ada polisi yang kemudian mengetahui bahwa Sato memiliki ganja.
Tak lama kemudian polisi menghubungi Federasi Voli Jepang (JVA) untuk mengabarkan bahwa Sato memiliki ganja pada pukul 20.00 malam waktu setempat.
Sato kemudian dikabarkan meminta maaf kepada pihak federasi karena telah menimbulkan masalah, sebelum akhirnya ditangkap pada Kamis (20/5/2026) pagi.
Lalu pada hari yang sama, JVA akhirnya merilis pernyataan yang mengonfrimasi bahwa Shunichiro Sato telah ditangkap polisi, dan memutuskan untuk mencoretnya dari skuad Timnas Voli Jepang.
"Shunichiro Sato, anggota Timnas Voli Jepang 2026, ditangkap karena dicurigai memiliki narkoba. Polisi saat ini sedang menyelidiki fakta-fakta kasus tersebut.
Kami menanggapi dengan serius fakta bahwa hal seperti itu telah terjadi dan menyampaikan permintaan maaf yang mendalam karena telah mengkhianati kepercayaan publik.
Selain itu, JVA telah mencoret Shunichiro Sato dari daftar pemain Timnas Voli Jepang 2026 mulai hari ini.
Sekali lagi, kami menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan kepada semua pihak yang terlibat dan kepada para penggemar kami." jelas pernyataan tersebut.
(nad)
Load more