Resmi Mundur dari Timnas Voli Indonesia, Nizar Julfikar Gabung Bodyguard Headquarter di Liga Voli Kamboja 2026
- PBVSI
Jakarta, tvOnenews.com - Setelah memutuskan mundur dari skuad Timnas Voli Indonesia, Nizar Julfikar resmi bergabung dengan Bodyguard Headquarter di Liga Voli Kamboja 2026.
Kabar ini diumumkan langsung oleh Bodyguard Headquarter melalui akun Instagram resminya @bhq.volleyball.club pada Kamis (18/6/2026) pagi WIB.
"I'm Ready! Nizar Julfikar resmi bergabung dengan BHQ Family." tulis Bodyguard Headquarter.
Sebelumnya sudah ada empat pemain yang sempat diumumkan bergabung dengan Bodyguard Headquarters untuk tampil di Liga Voli Kamboja musim ini.
Tiga pemain diumumkan lebih dulu, mereka adalah Luvi Febrian, Ageng Wardoyo, dan Fahril Setiawan. Kemudian disusul oleh Dimas Saputra.
Lalu kini Bodyguard Headquarters memutuskan untuk merekrut setter berpengalaman yakni Nizar Julfikar. Klub tersebut memang diketahui langganan merekrut pevoli Indonesia.
Pada musim 2025, mereka juga merekrut empat pemain Indonesia yakni Luvi Nugraha, Viko Zulfan, Febriyanto Maulana dan Damar Saputra serta Indra Wahyudi selaku sang pelatih.
Saat itu kelimanya berhasil mengantarkan Bodyguard Headquarters mempertahankan statusnya sebagai juara bertahan di Liga Voli Kamboja 2025.
Sekadar informasi, Nizar Julfikar dan Rivan Nurmulki memutuskan mundur dari Timnas Voli Indonesia, usai nama keduanya sempat masuk dalam daftar pemain yang dipanggil PBVSI untuk pemusatan latihan.
Tidak dijelaskan secara rinci alasan mengapa keduanya memutuskan mundur dari Timnas Voli Indonesia. Namun PBVSI hanya mengatakan karena faktor regenerasi tim, kondisi kebugaran, hingga rencana pribadi dalam perjalanan karier masing-masing.
Sekadar informasi, Timnas Voli Indonesia akan tampil di beberapa turnamen besar. Diawali dengan AVC Cup 2026 di India pada 20-28 Juni 2026.
Kemudian unjuk gigi di SEA V League 2026 putaran pertama di Filipina pada 15-19 Juli 2026, sebelum kembali tampil di putaran kedua yang digelar di Indonesia pada 22-26 Juli 2026.
(nad)
Load more