Timnas Voli Putri Indonesia Dapat Suntikan Dana FIVB Senilai Rp936 Juta
- volleyballworld.com/AVC
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Voli Putri Indonesia mendapat suntikan dana sebagai bentuk dukungan dari Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) melalui program FIVB Volleyball Empowerment. Negara-negara lain di Asia juga mendapatkan dukungan yang sama.
Melansir dari laman resmi FIVB, Indonesia mendapatkan dana dukungan dari FIVB Volleyball Empowerment senilai US$52.500 atau sekitar Rp936 juta (kurs Rp17.700), yang diarahkan untuk memperkuat program kepelatihan tim nasional.
Dukungan tersebut digunakan untuk menunjang pekerjaan Marcos Sugiyama sebagai pelatih kepala Timnas Voli Putri Indonesia sejak 2024. FIVB menyebut bantuan kepelatihan itu menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat program pengembangan tim nasional.
Indonesia bukan satu-satunya negara peserta yang mendapat bantuan FIVB. Negara Asia lainnya juga mendapatkan dana bantuan, dan bahkan nilainya ada yang lebih besar.
Untuk Asia Tenggara, Thailand juga menerima dukungan kepelatihan US$168.000 atau sekitar Rp2,99 miliar, sedangkan Vietnam memperoleh US$56.266 atau sekitar Rp1,00 miliar untuk kepelatihan serta tambahan US$24.000 atau sekitar Rp428 juta untuk peralatan.
Iran mendapatkan dukungan terbesar yang disebut dalam program tersebut, yakni US$192.000 atau sekitar Rp3,42 miliar untuk kepelatihan, ditambah US$95.000 atau sekitar Rp1,69 miliar dalam bentuk dukungan peralatan dan kesempatan pemusatan latihan internasional.
Sementara itu, Korea Selatan memperoleh US$178.500 atau sekitar Rp3,18 miliar, ditambah US$17.000 untuk peralatan dan US$6.000 untuk transfer pengetahuan.
Australia juga mendapatkan dukungan kepelatihan US$168.000 atau sekitar Rp2,99 miliar, sedangkan Lebanon menerima investasi proyek sebesar US$126.000 atau sekitar Rp2,25 miliar. Kazakhstan menjadi salah satu penerima dengan nominal lebih kecil, yakni US$10.500 atau sekitar Rp187 juta.
Sekadar informasi, FIVB Volleyball Empowerment merupakan program yang dirancang untuk membantu federasi nasional meningkatkan kualitas pembinaan dan performa atlet. Bentuk dukungannya dapat mencakup kepelatihan, peralatan, pengembangan kapasitas, hingga transfer pengetahuan.
Indonesia menjadi salah satu dari delapan federasi yang memperoleh bantuan teknis melalui program tersebut dalam AVC Women’s Volleyball Continental Championship 2026. Kejuaraan kontinental itu diikuti 12 negara dan berlangsung di Tianjin, China, pada 21-30 Agustus.
(nad)
Load more