News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekap Hasil Final Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025: Mutiara Ayu Puspitasari dan Bobby/Melati Raih Gelar Juara

Rekap hasil final Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025, di mana sejumlah jawara berhasil naik podium tertinggi termasuk para senior seperti Mutiara Ayu Puspitasari dan Bobby/Melati .
Sabtu, 31 Mei 2025 - 19:59 WIB
Para juara Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Rekap hasil final Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025, di mana sejumlah jawara berhasil naik podium tertinggi termasuk para senior seperti Mutiara Ayu Puspitasari dan Bobby/Melati .

Partai final Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025 telah selesai digelar di Gelanggang Remaja Tanjungpriok, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (31/5/2025) .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para juara telah menunjukkan permainan terbaik dan layak untuk tampil ke podium juara.

Di partai final tunggal putri remaja, Ghina Khairani Guniandi asal Daihatsmu Yonex Sunrise Candra Wijaya tampil terbaik. Dia berhasil jadi juara setelah mengalahkan Zaira Octavia Armi (Exist Badminton Club), 21-17, 21-12.

"Sebenarnya tidak ada yang spesial, cuma saya bermain baik dan fokus. Ini merupakan pertama kali saya juara tahun ini. Apalagi kondisi saya juga lagi fit. Saya juga tidak ada persiapan khusus menghadapi partai final ini," ujar Ghina.

Untuk tunggal remaja putra, Ghaisan Haidar Tsaqib yang membela Exist Badminton Club, juga jadi yang terbaik. Di final, unggulan pertama ini mengungguli Farel Fadhilah Ukasyah (Djarum Kudus), 18-21, 21-11, 21-18.

"Ini gelar kedua saya setelah Sirnas di Surabaya. Tadi itu pertandingan seru dan sengit. Lawan juga memberikan perlawanan ketat. Terima kasih kepada para pendukung Exist yang terus memberikan semangat dari pinggir lapangan. Semoga dengan gelar ini ke depannya saya tambah baik dan berprestasi lagi. Meski begitu fisik dan powernya tetap harus ditambah," ujar Tsaqib.

Sedangkan di ganda putra remaja, Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Muhammad Lutfhi Habibi (Djarum Kudus) mengukuhkan diri sebagai kampiun. Di final, mereka menundukkan Erfan Al Bariy/Restu Unggul Praja Mulya (Jaya Raya Jakarta), 21-16, 23-21.

"Tadi kami berusaha terus dan pantang menyerah meski di gim kedua sempat ketinggalan 16-20. Ini gelar ketiga kami tahun ini setelah memenangi Sirnas Surabaya dan di BAT Yonex Junior International 2025 Thailand," kata Lutfhi dan Ramdhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di ganda putri remaja, Nathania Prasetya/Wanda Subadra Sabda Uninga (Jaya Raya) menjadi jawara usai mengalahkan rekan seklub, Afizzah Rahmadhani/Aura Nadin Gunawan dengan skor 21-10, 21-8.

"Ini gelar pertama kami di Sirnas. Kami bisa bermain maksimal dan akhirnya jadi juara. Tadi kunci kemenangan ini kami hanya bermain nothing to lose. Meski bertemu teman sendiri, laga tadi rasanya juga lebih mudah. Rasanya jauh lebih sulit saat main di perempafinal lawan wakil klub Djarum," kata Nathania.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Kini, semakin banyak perempuan yang ikut merasakan demam dan merasa antusias untuk menonton Piala Dunia 2026. Yuk, pahami aturan-aturan berikut ini, ladies!
Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

KPK membuka peluang memeriksa kembali mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda Ahmad Dedi alias Dedi Congor. 
KPK Periksa PNS Bea Cukai dalam Kasus Suap Impor Barang, Tinggal Satu Tersangka di Tahap Penyidikan

KPK Periksa PNS Bea Cukai dalam Kasus Suap Impor Barang, Tinggal Satu Tersangka di Tahap Penyidikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang saksi yakni Pegawai Negara Sipil (PNS) Bea Cukai, Akhmad Fikri Yahmani terkait kasus dugaan suap importasi barang. 
Ramalan Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Berkalung Untung vs 5 Weton Rentan Buntung

Ramalan Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Berkalung Untung vs 5 Weton Rentan Buntung

Berikut sepuluh weton yang diprediksi mengalami nasib baik dan buruk esok hari tanggal 18 Juni 2026.
Ramalan Finansial Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Banjir Rezeki vs 5 Weton Rawan Boncos, yang Mana Nasib Anda Besok?

Ramalan Finansial Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Banjir Rezeki vs 5 Weton Rawan Boncos, yang Mana Nasib Anda Besok?

Buatkan artikel dengan panjang 400 tentang ramalan 10 weton yang akan mengalami penurunan dan kenaikan dalam hal finansial pada tanggal 18 Juni 2026. Bedakan dari sebelumnya
Sambangi UAS di Riau, Mardiono Bawa Misi Kenegaraan dan Perjuangan Politik

Sambangi UAS di Riau, Mardiono Bawa Misi Kenegaraan dan Perjuangan Politik

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan sekaligus Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, mengadakan pertemuan khusus dengan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Pekanbaru, Riau, pada Rabu (17/6). 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT