News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Berkutik di Tangan Ganda Jepang, Apriyani/Fadia Angkat Koper di 16 Besar Kumamoto Masters 2025

Apriyani/Fadia kalah dua game langsung dari ganda Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto di 16 besar Kumamoto Masters 2025.
Kamis, 13 November 2025 - 09:44 WIB
Apriyani/Fadia kalah dua game langsung dari ganda Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto di 16 besar Kumamoto Masters 2025.
Sumber :
  • PBSI

Kumamoto, tvOnenews.com - Hasil kurang memuaskan didapat pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti di ajang Kumamoto Masters 2025. Apriyani/Fadia dipulangkan ganda Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto.

Pertandingan berlangsung di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kumamoto, Jepang, Kamis (13/11/2025) pagi WIB. Tak mampu berbuat banyak, Apriyani/Fadia menyerah dua game langsung dengan 10-21 dan 16-21.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apriyani/Fadia tantang unggulan ketiga di 16 besar Kumamoto Masters 2025
Apriyani/Fadia tantang unggulan ketiga di 16 besar Kumamoto Masters 2025
Sumber :
  • PBSI

 

Pasangan Indonesia langsung keteteran sejak awal game pertama. Apriyani/Fadia terlihat kesulitan mengimbangi permainan cepat wakil Jepang yang dengan mudah menembus pertahanan mereka. 

Koordinasi yang kurang solid juga menjadi masalah utama, membuat mereka tertinggal jauh 3-11 saat jeda interval.

Selain itu, serangan yang dilancarkan Apriyani/Fadia tampak kurang bervariasi dan mudah ditebak lawan. 

Beberapa kali pukulan mereka justru menghasilkan error sendiri, membuat pasangan Jepang semakin leluasa mengontrol permainan. Gim pertama pun ditutup dengan kekalahan telak 10-21 untuk Apriyani/Fadia.

Memasuki gim kedua, penampilan ganda Jepang sedikit menurun dengan munculnya sejumlah kesalahan.

Namun, Apriyani/Fadia tak mampu memanfaatkan situasi itu dengan baik karena performa mereka juga tidak banyak berubah. 

Kesalahan serupa seperti pukulan melenceng dan nyangkut di net masih sering terjadi, membuat mereka tertinggal 8-11 di interval. Selepas jeda, kondisi permainan belum menunjukkan perubahan berarti. 

Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Sumber :
  • PBVSI

 

Banyak poin yang diraih Apriyani/Fadia justru berasal dari kesalahan lawan, bukan dari pola serangan yang efektif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sempat memperbaiki koordinasi dan menambah agresivitas di akhir gim, waktu tak berpihak pada mereka. Beberapa error kembali muncul dan laga pun berakhir dengan kekalahan 16-21.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Skor Kacamata 0-0 di Akhir Babak Kedua Sepak Bola: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Skor Kacamata 0-0 di Akhir Babak Kedua Sepak Bola: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Tidak perlu khawatir, ladies! Berikut penjelasan untuk situasi skor 0-0 yang bertahan hingga akhir babak kedua dalam pertandingan sepak bola.
Ladies, Ini Penjelasan hingga Perbedaan Babak Pertama dan Kedua dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Pahami

Ladies, Ini Penjelasan hingga Perbedaan Babak Pertama dan Kedua dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Pahami

Bagi kamu para perempuan yang baru mulai menyukai sepak bola, durasi total permainan normal adalah 90 menit yang dibagi menjadi dua babak. Inilah penjelasannya.
Chris John Dikabarkan Mualaf? Unggahan Koh Hanny Jadi Sorotan Warganet

Chris John Dikabarkan Mualaf? Unggahan Koh Hanny Jadi Sorotan Warganet

Legenda tinju Indonesia, Chris John, dikabarkan mualaf? Unggahan terbaru Hanny Kristianto alias Koh Hanny jadi sorotan warganet.
PDIP Kritik Bobby Nasution soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Bela Gubernur Sumut

PDIP Kritik Bobby Nasution soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Bela Gubernur Sumut

Aksi Gubernur Sumut Bobby Nasution mendatangi PLN Sumut beberapa waktu lalu menjadi perbincangan hangat. Bahkan politisi Gerindra dan Golkar mendukung langkah
Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Kini, semakin banyak perempuan yang ikut merasakan demam dan merasa antusias untuk menonton Piala Dunia 2026. Yuk, pahami aturan-aturan berikut ini, ladies!
Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

KPK membuka peluang memeriksa kembali mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda Ahmad Dedi alias Dedi Congor. 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT