Malaysia Open 2026: Hadapi Aaron/Chia, Sabar/Reza Waspadai Tekanan Suporter Tuan Rumah
- PBSI
Jakarta, tvOnenews.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, menyadari tantangan besar yang menanti saat menghadapi duet tuan rumah Aaron Chia/Soh Wooi Yik pada perempat final BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open 2026.
Bermain di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat, Aaron/Soh dipastikan akan mendapat dukungan penuh dari publik Malaysia.
- PBSI
Reza menilai laga tersebut tidak akan berjalan mudah mengingat faktor kandang yang menguntungkan lawan.
Ia menegaskan fokus utama mereka saat ini adalah menjaga kondisi fisik agar mampu tampil optimal.
“Kami sadar mereka bermain di depan pendukung sendiri. Yang terpenting kami fokus dulu ke kondisi dan berusaha memberikan penampilan terbaik,” ujar Reza dalam keterangan resmi PP PBSI.
Sabar/Reza melaju ke delapan besar setelah melalui duel melelahkan melawan wakil Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, pada babak 16 besar.
Mereka menang lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-10, 14-21, 21-19.
Dalam laga tersebut, pasangan Indonesia sempat berada di bawah tekanan setelah lawan mengubah strategi permainan dan memaksa laga berlanjut hingga gim penentuan.
Sabar mengakui pertandingan itu menguras energi dan konsentrasi.
- PBSI
“Mereka banyak melakukan perang psikologis dan di gim kedua mengubah pola permainan. Di gim ketiga kami berusaha menjaga fokus serta tempo,” ujarnya.
Menjelang duel melawan Aaron/Soh yang merupakan unggulan kedua, Sabar/Reza memiliki catatan pertemuan yang cukup meyakinkan.
Dari lima perjumpaan sebelumnya, pasangan Indonesia meraih empat kemenangan.
Kemenangan pertama mereka terjadi pada BWF World Tour Finals 2024 dengan skor meyakinkan 21-16, 21-16. Aaron/Soh sempat membalas pada French Open 2025 lewat laga ketat tiga gim.
Namun setelah itu, Sabar/Reza kembali menunjukkan dominasi dengan meraih tiga kemenangan beruntun, termasuk di Hylo Open 2025 serta dua pertemuan di SEA Games 2025 Thailand, baik di nomor beregu maupun final perorangan.
Load more