Tumbang di Babak 16 Besar Indonesia Masters 2026, Ubed Belajar Mahal dari Pemain Top Singapura
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Menurut Ubed, tekanan pertandingan kali ini terasa berbeda. Bermain di Istora dengan atmosfer besar membuat situasi mentalnya tidak selepas saat tampil di ajang multi-event seperti SEA Games.
Ia juga menyoroti faktor pengalaman sebagai salah satu penentu hasil pertandingan. Loh Kean Yew dinilai lebih cakap dalam mengendalikan tempo dan membaca arah permainan.
“Mungkin kalau dibilang, saya masih kalah pengalaman. Saya belum bisa benar-benar melawan tempo permainan dia. Di SEA Games dulu saya bisa main lebih lepas, sementara di sini mungkin agak tegang, apalagi main di Istora dengan banyak penonton,” ungkap pebulutangkis berusia 17 tahun itu.
Kendati harus tersingkir, Ubed menilai laga ini sarat pembelajaran. Ia merasa mendapat gambaran nyata mengenai level permainan yang harus dicapai untuk bersaing dengan pemain top dunia.
Ubed menyebut dirinya banyak belajar dari cara lawan mengelola pertandingan. Mulai dari peningkatan tempo, pengaturan pukulan, hingga kecermatan mengambil keputusan di bawah tekanan.
“Ada hal positif yang saya dapat. Saya belajar dari dia bagaimana cara menaikkan tempo permainan. Lalu, saat sedang tertinggal, bagaimana tetap bisa mengontrol lawan dengan mengatur pukulan, buangan, dan kecepatan,” jelas peraih medali perak SEA Games 2025 Thailand tersebut.
Soal target, Ubed mengakui hasil di Indonesia Masters kali ini belum sesuai ekspektasi. Ia sebelumnya menargetkan bisa melangkah setidaknya ke perempat final, mengingat turnamen ini digelar di kandang sendiri.
“Kalau sesuai target, memang belum tercapai. Sebelum turnamen ini saya sudah diskusi dengan pelatih, targetnya kalau bisa masuk perempat final atau tembus lebih jauh di lapangan besar seperti ini,” tutup Ubed.
(igp)
Load more