Tampil Mengejutkan di Istora, Raymond/Joaquin Minta Suporter untuk Turunkan Ekspektasi di Indonesia Masters 2026
- PBSI
Jakarta, tvOnenews.com - Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, tengah menjadi sorotan publik seiring performa impresif yang mereka tunjukkan di Indonesia Masters 2026.
Meski demikian, pasangan muda ini justru meminta para penggemar untuk tidak memasang harapan terlalu tinggi terhadap perjalanan mereka.
Atmosfer kejutan kembali terasa kuat di Istora Senayan pada gelaran Indonesia Masters 2026. Kali ini, perhatian penonton tertuju pada kemunculan Raymond/Joaquin yang tampil tanpa status unggulan namun mampu mencuri panggung.

- PBSI
Sebagai pasangan yang relatif baru mencicipi persaingan di level atas, Raymond/Joaquin perlahan menunjukkan kapasitas mereka. Kiprah di turnamen BWF Super 500 ini menjadi sinyal positif bagi masa depan sektor ganda putra Indonesia.
Perjalanan menuju babak perempat final tidak mereka raih dengan cara instan. Tantangan berat harus dihadapi ketika berjumpa dengan ganda Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, yang datang sebagai unggulan kedelapan.
Sejak awal pertandingan babak kedua, duel berlangsung ketat dan penuh tekanan. Raymond/Joaquin tampak kesulitan mengembangkan permainan pada fase-fase awal laga.
Kondisi tersebut membuat pasangan Indonesia harus merelakan gim pertama jatuh ke tangan lawan. Namun, situasi itu tidak lantas mematahkan semangat juang Raymond/Joaquin di lapangan.
Memasuki gim kedua dan ketiga, Raymond/Joaquin bermain lebih tenang dan berani mengambil risiko. Perubahan strategi itu berbuah manis setelah mereka membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan rubber game 14-21, 21-18, 22-20.

- PBSI
Kemenangan dramatis tersebut disambut antusias oleh publik Istora. Namun dibalik euforia, Raymond/Joaquin justru menegaskan pentingnya menjaga ekspektasi agar tetap realistis.
“Sekarang memang lagi naik dan warganet kasih ekspektasi lebih tinggi. Tapi kami tidak selamanya menang dan main bagus,” ujar Joaquin kepada pewarta di Istora, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
“Untuk warganet coba ekspektasinya diturunkan jangan terlalu ditinggikan. Nikmati proses kita dulu saja. Kami ingin menikmati perjalanan kami,” tambahnya.
Indonesia Masters 2026 menjadi panggung debut bagi Raymond/Joaquin di level turnamen ini. Keberhasilan menembus perempat final pun menjadi pencapaian tersendiri bagi keduanya.
Pada babak perempat final yang akan digelar Jumat, Raymond/Joaquin sudah ditunggu ujian yang jauh lebih berat. Mereka bakal berhadapan dengan pasangan senior pelatnas PBSI, Fajar Alfian/Mohamad Shohibul Fikri.
Duel tersebut sekaligus membuka peluang bagi Raymond/Joaquin untuk mengulang kenangan manis. Sebelumnya, mereka sempat menumbangkan Fajar/Fikri pada Australia Open 2025.

- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Meski begitu, Raymond/Joaquin menyadari tantangan di Istora Senayan akan berbeda. Faktor kondisi lapangan, khususnya arah dan kekuatan angin, dinilai dapat mempengaruhi jalannya pertandingan.
“Yang pasti ada berbeda, terutama arah angin. Kalau di sini kencang anginnya, kalau di Australia lebih minimal. Mereka lebih berpengalaman soal ini,” pungkas Raymond.
(igp)
Load more