GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tersingkir di 16 Besar German Open 2026, Lanny/Apriyani Siap Bangkit di Turnamen Berikutnya

Lanny/Apriyani tersingkir di babak 16 besar German Open 2026.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:54 WIB
Ganda Putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan di babak 16 besar tidak membuat ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari terpuruk terlalu lama. 

Tersingkir dari German Open 2026 justru mereka jadikan bahan evaluasi untuk memperkuat kerja sama sebagai pasangan baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ganda Putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu saat beraksi di German Open 2026.
Ganda Putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu saat beraksi di German Open 2026.
Sumber :
  • PBSI

Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe, lewat dua gim langsung 13-21, 17-21 dalam laga yang berlangsung di Westenergie Sporthalle, Jumat 27 Februari 2026.

Meski hasilnya mengecewakan, Apriyani menilai kekalahan ini bagian dari proses membangun kekompakan.

"Pasti ada rasa penyesalan, ada rasa marah, dan tentu ada rasa kesal dengan hasil hari ini. Tapi kami harus kembali melihat ini sebagai bagian dari proses kami berdua," ujar Apriyani dalam keterangan resmi PP PBSI di Jakarta.

Ia menegaskan, perjalanan mereka sebagai duet anyar memang masih sangat singkat. German Open menjadi turnamen ketiga yang mereka lakoni bersama di level internasional.

"Saya dan Lanny memang baru menjalani beberapa pertandingan bersama, sejauh ini baru tiga turnamen. Jadi masih banyak hal yang harus kami benahi," katanya.

Sebenarnya peluang untuk memaksakan rubber game sempat terbuka di gim kedua. Apriyani/Lanny sempat memimpin 15-10 dan berada di atas angin. Namun, momentum itu lepas begitu saja. 

Pasangan Jepang mampu menyamakan skor 15-15 sebelum berbalik unggul 17-15 dan mengunci kemenangan.

Apriyani menilai momen tersebut menjadi pelajaran penting soal konsistensi dan ketenangan.

“Di momen itu kami kurang konsisten satu sama lain dan kurang tenang dalam mengambil keputusan. Jadi memang masih banyak proses yang harus kami jalani bersama sebagai pasangan,” ujarnya.

Lanny pun mengakui mereka kehilangan fokus saat sudah unggul cukup jauh. Perubahan pola dan tempo dari lawan tidak bisa mereka respons dengan baik.

“Di gim kedua sebenarnya dari awal kami sudah mendapatkan pola permainan dan sempat memimpin sampai 15-10. Tapi setelah itu kami terlalu lengah. Saat lawan mulai mengejar hingga menyamakan kedudukan, kami justru jadi bingung sendiri dan tidak bisa menjaga ritme permainan,” kata Lanny.

Menurutnya, menjaga fokus ketika dalam posisi memimpin menjadi pekerjaan rumah utama sebelum menghadapi turnamen berikutnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Apriyani/Lanny, kekalahan ini bukan akhir, melainkan fondasi untuk membangun kematangan sebagai pasangan yang lebih solid ke depan.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Mau Gratiskan Transportasi Publik di Jakarta Saat Libur Lebaran 2026

Pramono Mau Gratiskan Transportasi Publik di Jakarta Saat Libur Lebaran 2026

Dia menjelaskan hal ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas warga di Jakarta selama libur Lebaran.
Rebut Pole Position, Marco Bezzecchi Start Terdepan di MotoGP Thailand 2026

Rebut Pole Position, Marco Bezzecchi Start Terdepan di MotoGP Thailand 2026

Marco Bezzecchi berhasil mencatatkan waktu tercepat di sesi kualifikasi MotoGP Thailand 2026.
Revolusi Talenta Energi: Kunci RI Lepas dari Ketergantungan Asing

Revolusi Talenta Energi: Kunci RI Lepas dari Ketergantungan Asing

Forum ini menyoroti ironi dalam ekosistem talenta energi nasional
Di Depan Media Belanda, Maarten Paes Ungkap Pesan Haru untuk John Herdman Jelang Debut Latih Timnas Indonesia

Di Depan Media Belanda, Maarten Paes Ungkap Pesan Haru untuk John Herdman Jelang Debut Latih Timnas Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menaruh harapan besar kepada pelatih anyar Skuad Garuda, John Herdman.
Agung Sedayu Group Gelar Buka Puasa Bersama 500 Anak Yatim Piatu di PIK, Tegaskan Komitmen Sosial di Bulan Ramadan

Agung Sedayu Group Gelar Buka Puasa Bersama 500 Anak Yatim Piatu di PIK, Tegaskan Komitmen Sosial di Bulan Ramadan

Sebanyak 500 anak yatim piatu dari sekitar kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dan wilayah Banten hadir dalam kegiatan buka bersama Agung Sedayu Group.
Ungkapan Sedih Pacar Mahasiswi Korban Pembacokan di UIN Suska Riau Tak Terbendung: Aku Beli Tiket Biar Lebaran

Ungkapan Sedih Pacar Mahasiswi Korban Pembacokan di UIN Suska Riau Tak Terbendung: Aku Beli Tiket Biar Lebaran

Ferdi, sosok diduga pacar Farradhilla Ayu Pramesti (23), mahasiswi UIN Suska Riau ungkap kesedihan kekasihnya menjadi korban pembacokan oleh mahasiswa, R (24).

Trending

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk angkat bicara soal derasnya permintaan suporter Garuda agar ia dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Tegaskan masih mimpi bela De Oranje.
Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Kabar mengenai seorang menantu yang berani perkosa terhadap ibu mertuanya. Hingga tanggapan Kemenkum mengenai status kewarganegaraan anak Dwi Sasetyaningtyas
Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Kasus pembacokan dilakukan mahasiswa berinisial R (22) kepada mahasiswi berinisial F (23) di area Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska Riau)
FIFA Tak Beri Restu! Pemain Grade A yang Lagi Gacor-gacornya di Liga Inggris Ini Tak Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia, John Herdman Gigit Jari

FIFA Tak Beri Restu! Pemain Grade A yang Lagi Gacor-gacornya di Liga Inggris Ini Tak Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia, John Herdman Gigit Jari

FIFA menutup peluang naturalisasi pemain keturunan yang sedang gacor di Liga Inggris usai tampil untuk timnas senior. Harapan fans Timnas Indonesia pun sirna.
Korea Selatan dan Jepang Mohon Minggir Dulu, Cuma Timnas Indonesia yang Bisa Begini Dibanding Raksasa Asia

Korea Selatan dan Jepang Mohon Minggir Dulu, Cuma Timnas Indonesia yang Bisa Begini Dibanding Raksasa Asia

Tak disangka-sangka, ternyata Timnas Indonesia bisa melangkahi Korea Selatan dan Jepang dalam perkara ini. Hanya Timnas Indonesia yang bisa begini di Asia.
Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris curiga dengan Elkan Baggott dan sebut tak punya masa depan di Ipswich Town. Bek Timnas Indonesia disarankan segera pindah agar dapat bermain.
Eliano Reijnders Soroti Aksi Bobotoh Pasca Persib Menang Lawan Madura United

Eliano Reijnders Soroti Aksi Bobotoh Pasca Persib Menang Lawan Madura United

Pemain Timnas Indonesia Eliano Reijnders ikut menyoroti euforia Bobotoh usai kemenangan telak Persib Bandung atas Madura United. Pada pekan ke-23 Super League -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT