Jadi Harapan Ganda Putra Usai Fajar/Fikri Tersingkir di Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin: Kami Gak Terbebani
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengaku tak merasa terbebani usai menjadi harapan tersisa di sektor ganda putra usai Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tersingkir di Indonesia Open 2026.
Pencinta bulu tangkis Tanah Air dikejutkan saat ganda Putra andalan Indonesia, Fajar/Fikri, harus tersingkir lebih cepat di babak pertama.
Pasangan top 2 dunia itu angkat koper lebih cepat di babak pertama akibat dikalahkan pasangan asal China, Chen Bo Yang/Liu Yi.
- PBSI
Fajar/Fikri menelan kekalahan melalui duel dua gim langsung dengan skor 13-21 dan 14-21.
Kekalahan ini membuat harapan besar tertuju kepada Raymond/Joaquin yang telah mengalahkan pasangan Jepang Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi (21-9, 21-13) di Istora Senayan, Rabu (3/6/2026).
Saat disinggung hal tersebut, Raymond/Joaquin justru mengaku tak merasa terbebani sama sekali.
Mereka menyebut bahwa hal yang paling penting adalah tampil dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.
"Ya pasti kalau beban sih, karena kita tersisa dua atau gimana sih saya nggak terlalu mikirin itu sih," ujar Raymond, Rabu (3/6/2026).
"Saya lebih mikirin gimana cara tampil terbaik di sini terus ya mau buktiin lagi lah di sini kalau kita bisa," tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Joaquin yang mengaku jika dengan tersingkirnya Fajar/Fikri membuat mereka justru lebih berambisi.
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Menurutnya, kesempatan ini bakal dimanfaatkan sebagai ajang pembuktian.
Joaquin mengatakan bahwa ganda putra Merah Putih sejatinya masih bisa berbicara lebih banyak di panggung Indonesia Open 2026.
"Ya saya sama Raymond ya kita mau buktiin lah kalau ganda putra Indonesia tuh masih bisa bersaing," jelas Joaquin.
Meski demikian, ia sadar jika persaingan di ganda putra tidak akan berjalan mudah. Apalagi, berbagai kemungkinan masih bisa terjadi di ajang BWF Super 1000 tersebut.
Menurutnya, semua atlet masih memiliki peluang yang sama tanpa memperhatikan peringkat.
Apalagi, para atlet yang tampil di Indonesia Open 2026 merupakan unggulan dari masing-masing negaranya.
"Memang kalau untuk persaingan di dunia sekarang, mau dari ranking 1 sampai berapa pun itu saya rasa punya sama-sama kesempatan yang sama untuk menang," kata Joaquin.
Load more