Kevin Sanjaya Respons Julukan 'The Next Minions' untuk Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di Indonesia Open 2026
- PBSI
tvOnenews.com - Penampilan gemilang ganda putra, Raymond Indra/ Nikolaus Joaquin, menjadi salah satu sorotan utama di Indonesia Open 2026.
Ganda putra muda Indonesia tersebut sukses mencuri perhatian setelah menembus babak semifinal turnamen bergengsi yang digelar di Istora Senayan.
Raymond/Joaquin memastikan tiket ke empat besar usai menyingkirkan pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dalam pertarungan sengit tiga gim.
- PBSI
Sempat tertinggal 12-16 pada gim penentuan, pasangan muda Indonesia itu menunjukkan mentalitas kuat dengan membalikkan keadaan dan meraih kemenangan 16-21, 24-21, dan 21-18.
Penampilan impresif Raymond/Joaquin pun memunculkan berbagai pujian dari pecinta bulutangkis Tanah Air.
Tak sedikit yang mulai menyebut mereka sebagai penerus "Minions", julukan legendaris milik Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon.
Menanggapi perkembangan juniornya tersebut, Kevin Sanjaya menilai Raymond dan Joaquin memang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pasangan papan atas dunia.
Menurutnya, mereka telah menunjukkan kapasitas dengan meraih gelar juara dan beberapa kali menembus fase akhir turnamen.
"Pastinya mereka punya potensi lah untuk bisa naik ke atas dan mereka juga sudah membuktikan bisa juara di salah satu turnamen, terus cukup sering masuk semifinal dan lain sebagainya," ungak Kevin Sukamulyo di Media Center Indonesia Open 2026.
"Jadi potensi itu ada, tinggal bagaimana mereka bisa kembangkan terus untuk bisa makin naik terus ke atas dan bisa juara terus," ujar Kevin.
- tvOnenews.com/Muhammad Indmas
Meski banyak penggemar menjuluki Raymond dan Joaquin sebagai The Next Minions" karena gaya bermain mereka yang dianggap mirip dengan Minions, Kevin justru berharap keduanya tetap menjadi diri sendiri.
Mantan ganda putra nomor satu dunia itu menilai setiap pemain memiliki karakter, kelebihan, dan kekurangan yang berbeda sehingga tidak perlu berusaha menjadi sosok lain.
"Ya menurut saya sih lebih baik ya jadi diri mereka sendirilah. Jangan untuk jadi orang lain karena setiap pemain pasti punya karakter masing-masing, punya kekurangan dan kelebihan masing-masing juga sih," katanya.
(ind)
Load more