News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nyaris Pensiun, Orang Terdekat Ceritakan Momen Terpuruk Marc Marquez di MotoGP

Santi Hernandez, mantan kepala kru Marc Marquez, mengungkap kembali fase paling kelam yang pernah dilalui pembalap asal Spanyol itu, khususnya pada musim terakhirnya bersama Honda di MotoGP 2023. 
Rabu, 31 Desember 2025 - 20:56 WIB
Marc Marquez saat memperkuat Repsol Honda
Sumber :
  • MotoGP

Jakarta, tvOnenews.com - Santi Hernandez, mantan kepala kru Marc Marquez, mengungkap kembali fase paling kelam yang pernah dilalui pembalap asal Spanyol itu, khususnya pada musim terakhirnya bersama Honda di MotoGP 2023. 

Menurut Hernandez, periode tersebut menjadi masa terberat sepanjang karier Marquez di kelas utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marc Marquez
Marc Marquez
Sumber :
  • Instagram/Ducaticorse

Kini, di usia 32 tahun, Marquez justru berhasil bangkit dengan cara luar biasa. 

Ia mengakhiri MotoGP 2025 sebagai juara dunia setelah tampil dominan bersama tim pabrikan Ducati, mencatat 11 kemenangan balapan utama dan 14 kemenangan sprint. 

Prestasi itu sekaligus mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung selama enam musim. Keberhasilan tersebut menjadi penutup manis dari perjalanan panjang Marquez melewati masa-masa sulit sejak cedera parah pada lengan kanannya di musim 2020. 

Cedera itu memaksanya menjalani empat kali operasi besar dalam kurun dua tahun demi bisa kembali bersaing di level tertinggi MotoGP.

Sebelumnya, Marquez dan Hernandez merupakan kombinasi paling sukses di era modern MotoGP. 

Bersama Honda, keduanya mengoleksi enam gelar juara dunia dalam tujuh musim antara 2013 hingga 2019. Namun, kejayaan itu perlahan runtuh akibat cedera berkepanjangan dan performa motor Honda yang semakin tertinggal.

Musim 2023 menjadi titik nadir. Meski telah menjalani operasi lanjutan dan pemulihan panjang, hasil positif tak kunjung datang. Di sisi lain, motor Honda yang kurang kompetitif membuat perjuangan Marquez semakin berat.

Situasi tersebut akhirnya mendorong Marquez mengambil keputusan besar: mengakhiri kerja samanya dengan Honda lebih awal dari kontrak dan hijrah ke Gresini Ducati untuk musim 2024.

Salah satu momen paling menyakitkan terjadi di GP Jerman 2023. Di sirkuit yang selama ini menjadi ‘rumah’ baginya, Marquez terjatuh lima kali dan akhirnya memilih mundur sebelum balapan dimulai.

Dalam dokumenter DAZN yang menyoroti keberhasilannya merebut gelar MotoGP 2025, Hernandez menceritakan bagaimana kepercayaan diri Marquez sempat runtuh.

“Pada 2023, setelah kembali menjalani operasi dan pemulihan panjang, hasil yang diharapkan tidak pernah datang,” ungkap Hernandez.

Ia menambahkan, Marquez sebelumnya meyakini bahwa masalah utama terletak pada kondisi lengannya. 

Namun, setelah operasi terakhir, dokter menyampaikan bahwa lengan tersebut tidak akan pernah kembali seperti semula, meskipun sudah tidak memiliki keterbatasan besar seperti sebelumnya.

Di titik itulah keraguan mulai muncul. Marquez mulai mempertanyakan masa depannya sebagai pembalap.

“Ketika kecelakaan terus terjadi dan hasil tak kunjung datang, kamu mulai berpikir mungkin solusinya bukan lagi operasi, mungkin justru masalahnya ada pada diri sendiri. Bahkan sempat terlintas, ‘mungkin karier saya sudah berakhir’,” jelas Hernandez.

Menurutnya, fase tersebut menjadi momen ketika Marquez benar-benar berada di dasar jurang, baik secara mental maupun emosional.

Meski demikian, hubungan Marquez dengan Honda tetap terjaga dengan baik setelah kepergiannya. Hal itu terlihat saat ia memastikan gelar juara dunia MotoGP 2025 di Jepang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marquez berbagi podium dengan Joan Mir, momen yang membuatnya bisa merayakan kesuksesan bersama para mantan kru Honda di parc ferme.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Pelimpahan P21, Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Dilanjutkan Ditangani Kejagung

Bukan Pelimpahan P21, Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Dilanjutkan Ditangani Kejagung

Menurut Hinca, Polri bukan melakukan pelimpahan berkas perkara P21. Melainkan, untuk dilanjutkan ditangani oleh penyidik Kejagung.
Tim Voli Putri Korea Bakal Sambangi Indonesia, Siap Uji Coba Lawan Garuda Pertiwi

Tim Voli Putri Korea Bakal Sambangi Indonesia, Siap Uji Coba Lawan Garuda Pertiwi

Tim voli putri Korea Selatan dikabarkan akan menyambangi tanah air. Kunjungan tersebut guna menjalani laga uji coba melawan Timnas Voli Putri Indonesia.
Bursa Transfer Timnas Indonesia: Emil Audero Pamit dan Ucapkan Terima Kasih ke Cremonese, Comeback ke Como Musim Depan

Bursa Transfer Timnas Indonesia: Emil Audero Pamit dan Ucapkan Terima Kasih ke Cremonese, Comeback ke Como Musim Depan

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Cremonese musim panas ini. Pemain kelahiran Mataram itu sampaikan pesan perpisahan.
Komisi III DPR Usul Kasubdit Penyidikan Kejagung Diganti Supaya Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Transparan

Komisi III DPR Usul Kasubdit Penyidikan Kejagung Diganti Supaya Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Transparan

Hinca mengatakan Kasubdit Penyidikan harus diganti dengan jaksa yang tidak pernah terafiliasi ataupun pernah terlibat bekerja dengan Febrie Adriansyah.
Jannik Sinner Pertahankan Gelar Juara di Wimbledon 2026, Ukir Rekor Mentereng

Jannik Sinner Pertahankan Gelar Juara di Wimbledon 2026, Ukir Rekor Mentereng

Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner berhasil mengalahkan Alexander Zverev dan sukses mempertahankan gelar juara di Wimbledon 2026.
AC Milan Mulai Digembosi, Kini Tim Inggris Siap Bajak Pervis Estupinan Musim Panas Ini

AC Milan Mulai Digembosi, Kini Tim Inggris Siap Bajak Pervis Estupinan Musim Panas Ini

Masa depan Pervis Estupinan bersama AC Milan jadi sorotan pada bursa transfer 2026. Bek kiri asal Ekuador itu berpeluang akhiri kebersamaan dengan Rossoneri.

Trending

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner mencuri perhatian di Belanda setelah tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak pujian dari media lokal.
Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Dunia semakin terbuka lebar. Wacana FIFA menambah jumlah peserta jadi kabar baik buat skuad Garuda.
Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang praperadilan yang dilayangkan oleh mantan Kepala BGN Lodewyk Pusung. 
Minyakita Langka di Kepri, Dijual hingga Rp18 Ribu per Liter, YLPK Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi

Minyakita Langka di Kepri, Dijual hingga Rp18 Ribu per Liter, YLPK Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi

Di tingkat pengecer, Minyakita masih dijual hingga Rp18.000 per liter. Kondisi ini diakui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepri yang menyebut masih menemukan pedagang menjual Minyakita di atas HET.
Pemerintah Ingin Bangun Pusat Keuangan Internasional, SMSI Ungkap Risiko yang Berpotensi Rugikan Negara

Pemerintah Ingin Bangun Pusat Keuangan Internasional, SMSI Ungkap Risiko yang Berpotensi Rugikan Negara

RUU PFII masuk dalam Prolegnas 2026 sebagai usulan pemerintah dengan naskah akademik yang telah disampaikan ke Komisi XI DPR RI untuk dibahas pada Rapat Paripurna
SOSOK Tan Kian, Konglomerat Pemilik Pasific Place yang Diduga Terseret Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

SOSOK Tan Kian, Konglomerat Pemilik Pasific Place yang Diduga Terseret Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

Tan Kian diperiksa dalam dugaan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait batu bara PT PLN (Persero), PT Asabri, Krakatau Steel, hingga PT CBS-KNI.
Prabowo: Pemimpin yang Menganjurkan "Bakar-Bakar" di Republik Ini Adalah Pengkhianat

Prabowo: Pemimpin yang Menganjurkan "Bakar-Bakar" di Republik Ini Adalah Pengkhianat

Presiden RI Prabowo Subianto menyebut pemimpin yang menganjurkan aksi pembakaran fasilitas umum sebagai pemimpin pengkhianat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT