News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anthony Joshua Buka Suara Soal Kematian Dua Sahabatnya Usai Kecelakaan Maut, Mantan Juara Kelas Berat Berikan Tribut Emosional

Anthony Joshua akhirnya untuk pertama kalinya buka suara dan memberikan tribut emosional soal kematian dua sahabatnya yang tewas dalam kecelakaan maut.
Jumat, 30 Januari 2026 - 16:12 WIB
Petinju kelas berat, Anthony Joshua
Sumber :
  • REUTERS/Marco Bello

Jakarta, tvOnenews.com - Petinju asal Inggris, Anthony Joshua akhirnya untuk pertama kalinya buka suara dan memberikan tribut emosional soal kematian dua sahabatnya yang tewas dalam kecelakaan maut.

Anthony Joshua sempat terlibat kecelakaan maut yang terjadi di Nigeria pada 29 Desember 2025 lalu. Saat itu mobil SUV yang ditumpanginya menabrak truk yang berhenti di pinggir jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat kecelakaan ini, dua sahabat sekaligus pelatih yakni Sina Ghami dan Latif 'Latz' Ayodele meninggal dunia dalam peristiwa memilukan ini. Sedangkan AJ selamat dan hanya mengalami cedera ringan.

Setelah bungkam dalam masa berkabungnya, Joshua akhirnya buka suara dengan penuh emosional. Hal ini ia ungkapkan melalui sebuah video berdurasi 6 menit yang diunggah di kanal YouTube pada Kamis (29/1/2026) waktu Indonesia.

Dalam video singkat tersebut, mantan juara kelas berat itu menyatakan bahwa kehilangan kedua pria itu adalah pengalaman paling berat yang pernah ia rasakan dalam hidupnya. Meski ia pernah kehilangan orang-orang penting dalam hidupnya sebelumnya, Joshua menjelaskan bahwa hubungan mereka jauh lebih dari sekadar rekan kerja, karena tumbuh bersama untuk waktu yang cukup lama. 

Joshua juga berbicara tentang perasaan batinnya yang campur aduk setelah kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa banyak orang yang mungkin mencoba memaknai situasi dari luar, tetapi yang paling penting adalah bagaimana ia menerima dan menghormati hubungan yang ia miliki dengan kedua sahabatnya. 

Ia juga menegaskan bahwa ia merasa diberkati telah memiliki mereka di sisinya dan berterima kasih atas dukungan yang mengalir dari seluruh dunia sejak berita kecelakaan itu.

Anthony Joshua menekankan bahwa ia ingin melanjutkan apa yang telah mereka rencanakan bersama, yakni membantu keluarga mereka mencapai tujuan yang belum sempat terwujud.

Lebih lanjut Joshua juga tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke ring tinju. Walau belum ada pengumuman resmi tentang jadwal pertarungannya berikutnya, tekadnya untuk terus menjalani misi dan tanggung jawabnya terhadap sahabatnya menunjukkan bahwa ia belum siap untuk pensiun dari dunia yang telah membesarkan namanya.

Latif Ayodele, pelatih pribadi Anthony Joshua tewas dalam insiden kecelakaan di Nigeria
Latif Ayodele, pelatih pribadi Anthony Joshua tewas dalam insiden kecelakaan di Nigeria
Sumber :
  • Instagram @healthy_mindset

Berikut garis besar pernyataan Anthony Joshua soal kematian dua sahabatnya, sebagaimana dilansir dari Sky Sports:

"Kami pulang ke rumah, mengunjungi keluarga kami, dan semuanya langsung berubah drastis. Itu adalah keadaan yang tak terduga, di luar kendali kami.

Bukan hanya orang tua mereka, paman mereka, sepupu mereka, teman-teman mereka, dan saya sendiri yang kehilangan dua sosok hebat, kami juga kehilangan orang-orang yang sangat kami sayangi dan telah menjadi tokoh penting dalam hidup kami semua.

Ini sulit. Benar-benar sulit. Saya tidak akan duduk di sini dan menunjukkan semua emosi saya. Saya tahu di zaman sekarang ini mudah untuk menganalisis orang secara detail dan menghakimi. Saya tahu apa yang saya rasakan dan itulah yang penting bagi saya. Saya tahu apa kewajiban saya. Mereka adalah saudara-saudara saya, mereka adalah teman-teman saya.

Saya pernah kehilangan orang-orang sebelumnya. Tapi saya rasa saya belum pernah kehilangan orang-orang seperti itu. Saya dan mereka adalah anggota tim yang sangat penting, teman-teman yang sangat penting, dan dua saudara laki-laki saya.

Saya memang orang besar, tapi aku berjalan bersama para raksasa yang melindungiku, menjagaku agar tetap terlindungi.

Tujuan saya adalah untuk terus membantu mereka mencapai tujuan mereka. Bukan hanya kekuatan fisik yang akan membantuku melewati ini. Saya membutuhkan banyak kekuatan dari Tuhan. Jadi, saya pasti akan berdoa dan membantu mereka mewujudkan impian mereka untuk keluarga mereka, bukan hanya saya, tetapi seluruh tim kami.

Saya akan melakukan apa yang benar untuk mereka, saya akan melakukan apa yang benar untuk keluarga mereka. Saya tahu apa yang akan saya lakukan. Apa yang bisa saya katakan? Suatu hari nanti waktu saya akan tiba, tapi misi harus terus berjalan dan saya memahami tugas saya.

Ini bukan tentang warisan, ini hanya tentang melakukan apa yang benar dan saya tahu saya akan melakukan apa yang benar untuk mereka. Saya tahu apa yang harus saya lakukan.

Saya masih tidak bisa memahami, hanya dua teman saya, betapa populernya mereka. Kami tumbuh bersama. Saya mengenal mereka sebagai teman, tetapi mereka telah membangun karakter yang begitu kuat selama bertahun-tahun,

"Saya yakin orang tua mereka 100 persen bangga pada mereka karena saya sendiri juga bangga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terima kasih atas kasih sayang dari seluruh dunia. Untuk siapa pun di luar sana yang telah kehilangan seorang putra, seorang saudara, salam cinta untuk kalian." kata Anhtony Joshua.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Setelah Taufik Hidayat Ditangkap, Hotman Paris Desak Polda Jabar Periksa Pemilik dan Penjaga Kos: Bisa Dianggap Tindak Pidana

Setelah Taufik Hidayat Ditangkap, Hotman Paris Desak Polda Jabar Periksa Pemilik dan Penjaga Kos: Bisa Dianggap Tindak Pidana

Hotman Paris meminta Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk memperluas pemeriksaan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan keji yang dilakukan oleh Taufik Hidayat.
Bek Irak Kena Mental di Piala Dunia, Jalani Sesi Psikologis Usai Merasa Bersalah Jadi Biang Kerok Kekalahan Atas Norwegia

Bek Irak Kena Mental di Piala Dunia, Jalani Sesi Psikologis Usai Merasa Bersalah Jadi Biang Kerok Kekalahan Atas Norwegia

Bahkan bek andalan Irak, Zaid Tahseen dikabarkan mengalami tekanan mental bahkan harus menjalani sesi psikologis khusus usai kekalahan telak 0-3 dari Norwegia.
Klasemen AVC Mens Cup 2026, Pool B: Susah Payah Taklukkan Thailand, Timnas Voli Indonesia Merangkak ke Posisi Runner Up

Klasemen AVC Mens Cup 2026, Pool B: Susah Payah Taklukkan Thailand, Timnas Voli Indonesia Merangkak ke Posisi Runner Up

Klasemen AVC Mens Cup 2026 di Pool B setelah Timnas Voli Indonesia melakoni laga ketiga mereka di fase grup menghadapi Thailand pada hari Selasa (23/6/2026).
Potensi PHK Massal di Jatim, Said Iqbal: Masih Ada Waktu untuk Negosiasi

Potensi PHK Massal di Jatim, Said Iqbal: Masih Ada Waktu untuk Negosiasi

Bayang-bayang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal tengah mengancam sekitar 4.000 buruh di sektor komponen otomotif di Jawa Timur, tepatnya di wilayah Pasuruan dan Mojokerto. 
Hasil AVC Mens Cup 2026: Tiga Service Ace Beruntun Farhan Halim Warnai Kemenangan Timnas Voli Indonesia vs Thailand

Hasil AVC Mens Cup 2026: Tiga Service Ace Beruntun Farhan Halim Warnai Kemenangan Timnas Voli Indonesia vs Thailand

Hasil AVC Mens Cup 2026 pada Selasa 23 Juni yang menjadi laga ketiga Timnas Voli Indonesia di Pool B dengan berjumpa Thailand di Ahmedabad, Gujarat, India.
Reaksi Netizen usai Taufik Hidayat DPO Kasus Penyekapan Ditangkap Polisi: 250 Juta Gagal Euy

Reaksi Netizen usai Taufik Hidayat DPO Kasus Penyekapan Ditangkap Polisi: 250 Juta Gagal Euy

Sebagian besar warganet justru menyoroti kondisi fisik Taufik Hidayat yang dinilai terlalu kontras dengan penderitaan korban yang bahkan sampai buta permanen.

Trending

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Polda Jawa Barat bergerak cepat menangkap Taufik Hidayat, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek YTR (29) yang terjadi di Bandung.
Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat, pelaku dugaan penyekapan dan penganiayaan keji terhadap wanita berinisial YTR (29).
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Mangatur Nainggolan, kuasa hukum nahkoda kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir membuat pengaduan kepada LPSK buntut kasus penyelundupan narkoba jenis sabu 2 ton.
Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
'Bak Psikopat' Ini Tampang Taufik Hidayat, Masih Bisa Tersenyum dan Berbicara Santai Saat Ditangkap Polisi

'Bak Psikopat' Ini Tampang Taufik Hidayat, Masih Bisa Tersenyum dan Berbicara Santai Saat Ditangkap Polisi

Polisi menangkap Taufik Hidayat, pelaku penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek, Yuvita Tri Rezeki (29).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT