GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Ryan Garcia Dapat Hukuman dari WBC Jelang Duel Lawan Mario Barrios di Perebutan Gelar Juara Dunia, Ternyata Gara-Gara Hal Ini

Menilik alasan mengapa Ryan Garcia mendapatkan hukuman dari World Boxing Council (WBC) jelang duel melawan Mario Mario Barrios di perebutan gelar juara kelas welter.
Minggu, 15 Februari 2026 - 09:13 WIB
Mantan juara dunia tinju kelas ringan, Ryan Garcia.
Sumber :
  • Instagram/kingryan

Jakarta, tvOnenews.com - Menilik alasan mengapa Ryan Garcia mendapatkan hukuman dari World Boxing Council (WBC) jelang duel melawan Mario Mario Barrios di perebutan gelar juara kelas welter.

Ryan Garcia (24-2, 20 KO, 1 NC) dijadwalkan akan berhadapan dengan Mario Barrios (29-2-2, 18 KO), untuk memperebutkan gelar juara kelas welter WBC milik Barrios di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat pada 21 Februari 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Ryan Garcia malah mendapatkan hukuman dari WBC beberapa hari jelang pertarungannya melawan Mario Barrios di atas ring tinju.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Presiden WBC, Mauricio Sulaiman pada Sabtu (14/2/2026) kemarin. Organisasi tinju itu menyebutkan bahwa King Ryan dijatuhi hukuman denda.

Hukuman ini diberikan kepada Garcia karena dirinya terlambat melaporkan hasil timbang berat badan jelang pertarungannya melawan Barrios kepada WBC.

"Pemeriksaan berat badan 14 hari Ryan Garcia seharusnya diterima pada Sabtu lalu, 7 Februari," kata Mauricio Sulaiman, dilansir dari Boxing Scene.

Sehingga Garcia mendapatkan denda senilai 5.000 dollar AS atau setara Rp80 juta (kurs Rp16 ribu). Sang petinju juga menerima peringatan akan adanya sanksi disipliner lanjutan setelah gagal memenuhi tenggat waktu awal untuk pemeriksaan berat badan wajib 14 hari sesuai aturan WBC.

Namun WBC untuk sementara menilai keterlambatan Garcia sebagai bentuk ketidaktahuan dari pihak timnya, bukan pelanggaran yang disengaja. 

Meski demikian, Ryan Garcia etap menyerahkan bukti video yang menampilkan berat badannya berada dalam batas maksimal, yakni tidak lebih dari lima persen di atas limit kontrak 147 pon (66,7 kg). Ia akhirnya menyerahkan bukti berat badan 154,2 pon (69,95 kg atau 70 kg).

Di sisi lain, Mario Barrios telah mematuhi kewajiban dengan mengirimkan video hasil penimbangan berat badan sesuai aturan. Sang raja kelas welter WBC tercatat memiliki berat 153,0 pon (69,40 kg) berdasarkan video yang diserahkan pada pekan lalu.

Tercatat kedua petinju diwajibkan memiliki berat badan tidak lebih dari 155 pon, angka yang dibulatkan dari 154,35 pon. Sebelumnya, pada pemeriksaan 30 hari jelang laga, Garcia dan Barrios dilaporkan berada dalam batas 10 persen di atas berat kontrak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua petinju akan kembali dijadwalkan melakukan pemeriksaan berat badan pada Sabtu (21/2/2026), di mana mereka harus berada tidak lebih dari tiga persen di atas batas 147 pon. Selain itu Garcia dan Barrios harus menjalani tes dopping acak bersama badan anti doping VADA.

(ant/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sugiono Temui Sekjen PBB, Prabowo Disiapkan Hadir pada Board of Peace di Washington D.C.

Sugiono Temui Sekjen PBB, Prabowo Disiapkan Hadir pada Board of Peace di Washington D.C.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono bertemu langsung Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, di Markas Besar PBB, New York, AS bahas arah perdamaian Timur Tengah
Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang dimulainya gelaran MotoGp 2026 dalam waktu dekat, Tim Ducati Lenovo kini tengah diselimuti optimisme tinggi terkait performa dari Francesco Bagnaia.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT