News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejurnas Tinju 2026 Jadi Ajang Cari Bibit Unggul, PERBATI Soroti Regenerasi Petinju Nasional

Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) berharap bahwa Kejuaraan Nasional atau Kejurnas Tinju 2026 bisa menjadi ajang regenerasi atlet tinju tanah air.
Senin, 16 Februari 2026 - 12:26 WIB
Peserta Kejurnas Tinju 2026
Sumber :
  • Instagram.com/@indonesia.boxing (PERBATI)

Jakarta, tvOnenews.com - Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) berharap bahwa Kejuaraan Nasional atau Kejurnas Tinju 2026 bisa menjadi ajang regenerasi atlet tinju tanah air.

Kejurnas Tinju 2026 baru saja selesai digelar di Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) DKI Jakarta Ragunan, Jakarta Selatan pada Kamis (12/2/2026) hingga Minggu (15/2/2026) akhir pekan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tercatat DKI Jakarta berhasil keluar sebagai juara umum dan Asri Udin menjadi petinju terbaik. Tuan rumah menggondol total 16 medali emas, 7 perak dan 2 perunggu di Kejurnas Tinju 2026.

Ketua Umum PERBATI, Ray Zulham Farras pun berharap bahwa Kejurnas Tinju 2026 bisa melahirkan petinju berkelas untuk Indonesia. Ia juga berharap ajang yang diikuti oleh 49 petinju elit ini bisa melahirkan pengganti petinju legendaris Indonesia Albert dan La Paene.

ā€œSaya berharap dari Ragunan akan lahir petinju muda berbakat dan elit yang bisa mengulang kesuksesan Albert Papilaya Olimpiade dan La Paene Masarah menembus perempat finalis Olimpiade," kata Ray Zulham Farras Nugraha.

"Albert dan La Paena itu kan lahir dari Ragunan yang dulu dijadikan kawah candradimuka pembinaan atlet pelajar dari berbagai daerah," tambahnya dalam keterangan resmi, Senin (16/2/2026).

Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI)
Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI)
Sumber :
  • Instagram.com/@indonesia.boxing (PERBATI)

Selain itu nantinya para petinju yang dinilai oleh pemandu bakat juga akan masuk dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) PERBATI.

ā€œSaya dan Albert memang hasil binaan Pusat Pembinaan Latihan Pelajar (PPLP) bermarkas di Ragunan dengan biaya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sekarang PPLP sudah tidak ada lagi yang ada hanya PPOP DKI Jakarta," kata La Paene yang tampil di perempat final Olimpiade Atlanta 1996 itu.

Menurut Komisi Teknik PERBATI Bonyx Saweho, tercatat ada 49 petinju berkualitas dari 12 kelas untuk U-19 (8 kelas putra dan 3 kelas putri), 10 kelas U-23 (6 kelas putra dan 4 kelas putri), dan 7 kelas Elit (4 putra dan 3 putri) berdasarkan hasil penjurian wasit atau juri.

Para peserta terbagi ke dalam 17 petinju untuk kategori U-19 tahun (14 putra dan 4 putri), 17 petinju untuk U-23 tahun (10 putra dan 7 putri), dan 15 petinju elit (9 putra dan 6 putri).

"Peraih medali emas di kejurnas ini dipastikan akan dipanggil masuk pelatnas ditambah dengan petinju elit yang tergabung dalam SEA Games ke-33 Thailand. Seperti Vicky Tahumil Junior, Maikhel Roberrd Muskita, Uswatun Hasanah," ucap Bonyx.

Sementara itu, sekjen PERBATI Hengky Silatang mengatakan bahwa petinju yang dipanggil masuk pelatnas akan dipersiapkan menghadapi dua kalender event internasional yang berlangsung pada 2026.

"Khusus petinju U-19 dan U-23 akan dipersiapkan menghadapi Kejuaraan Tinju Asia atau Asian Boxing Championship U-19 & U-23 Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta, April. Sedangkan petinju elit akan dipersiapkan menghadapi Asian Games Nagoya 2026," ujar Hengky.

Berikut hasil Kejurnas Tinju 2026 sekaligus atlet yang masuk seleknas:

  • Putra U-19:

Kelas 47-50kg:

1. Anugra Tri Sandy A (DKI Jakarta)

2. Derriel Hanny Wagiu (Sulut)

3. Christian Oktan Sahputra (Kalimantan Barat)

3. Batista Jibhar Samuel Solle (Bali)

Kelas 55kg:

1. Reezcho Cavarera (DKI Jakarta)

2. Stevino Jhosua Mai (Sulut)

3. Rafael Apriliano Manti (NTT)

3. Razan Bahri (Kepulauan Riau)

Kelas 60kg:

1. Joshua Toni Martes (DKI)

2. Mario Vegas Bere Muda (Bali)

3. Critoforus Imbiri (Papua)

3. Fazryn Ramanda Panjaitan (Sumut)

Kelas 65kg:

1. Pangeran Februzio Lani (Bali)

2. Mirade Saviour Muaja (Sulut)

3. Rasya Afiano Setiawan (Lampung)

3. Kyle Gustav (DKI Jakarta)

Kelas 70kg:

1. Victor Wengkang (Sulut)

2. M Ridho Pabji Satrio (DKI Jakarta)

Kelas 75kg:

1. M Rayhan Attailah (DKI Jakarta)

2. Yosua Stevanus Manguntu (Sulut)

3. M Fahri Lubis (Sumut)

Kelas 85kg:

1. Irnanda Firnanda (Kalimantan Barat)

2. Reza Dwi Noviar (Bangka Belitung)

Kelas 90kg:

1. Nouval (Jambi)

2. Justin Agung Noveneas (DKI Jakarta)

  • Putri U-19:

Kelas 51kg:

1. Anggie Intana Chalik (DKI Jakarta)

2. Nadine Dwi Aryani (Lampung)

3. Azzurakhima Sahida (Papua)

Kelas 54kg:

1. Fani Afnani Janati (DKI Jakarta)

2. Siti Nadia H (Bengkulu)

Kelas 57kg:

1. Dira Artika (Lampung)

2. Rachel Alexandra (DKI Jakarta)

  • Putra U-23:

Kelas 47-50kg:

1. Frederik S Ampage ( DKI Jakarta)

2. Maikel Waren (Papua)

3. Heri Banamtuan (NTT)

3. La Ode Fathul Hakim Sila (Sulteng)

Kelas 55kg:

1. Philip Tetiray (Maluku)

2. Maikel Ratag (Sulut)

3. Anus Utlay (Papua)

3. Ronald Raealinggam (DKI Jakarta)

Kelas 60kg:

1. Mars de Volta (DKI Jakarta)

2. Rizky Sandi Wardana (Sumut)3. Luis Marchelindo Galilea Wamikere (Sulut)

3. Fachry Elang Ramdhany (Jateng)

Kelas 65kg :

1. Laskar Putra (DKI Jakarta)

2. Ray Gurusinga (Banten)

3. Elias Saa (Maluku)

3. Adventio C Fakdawer (Papua)

Kelas 70kg:

1. Radiansyah (DKI Jakarta)

2. Indra Muh Fajar (Banten)

Kelas 85kg:

1. M Riko Prayogi (DKI Jakarta)

2. M Sahir K (DKI Jakarta)

  • Putri U-23:

Kelas 45-48kg

1. Linda Sari Langi M (DKI Jakarta)

2. Nabila Fitri Piloto (Sulut)

3. Dyah Yunita Rifai (Maluku)

Kelas 54kg:

1. Marion Simorangkir (DKI Jakarta)

2. Putri Marina Abidondifu (Papua Barat)

Kelas 60kg:

1. Nurul Izzah Nukuhehe (DKI Jakarta)

2. Faleri Kabuare (Papua)

Kelas 65kg:

1. Maria Meisita Manguntu (Sulut)

2. Triya Cesilia Siagian (DKI Jakarta)

  • Elit Putra:

Kelas 47-50kg:

1. Exel Gerald Karimela (Sulut)

2. Marlon Hae (Bali)

3. Victo Pratama (Jateng)

3. Erfandi Dim Romadhoni (Lampung)

Kelas 55kg:

1. Aldom Sugoro (DKI Jakarta)

2. Boma Indra Tarlina (Bangka Belitung)

3. Ricco Kansil (Sulut)

3. Ade Saputra (Banten)

Kelas 60kg:

1. Asri Udin ( DKI Jakarra)

2. Fendy Pradana Yuliandika (Jateng)

3. Haedir Nasir (Banten)

3. La Ode Abdul Basith (Sulteng)

Kelas 65kg:

1. Jackson Tatamang (DKI Jakarta)

2. Muhamad Alif (Bangka Belitung)

  • Elit Putri:

Kelas 54kg:

1. Nabila Maharani (Lampung)

2. Miranda (DKI Jakarta)

3. Silva Muskita (Papua Barat)

Kelas 57kg:

1. Sindy M Zein (DKI Jakarta)

2. Femmy Benamen (Maluku)

Kelas 75kg:

1. Julya Sisilia Siagian (DKI Jakarta)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Nur Hidayah (Bangka Belitung).

(ant/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Masih Jakarta Rerokr Tak Terkalahkan, LavAni Kembali Rebut Posisi Puncak

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Masih Jakarta Rerokr Tak Terkalahkan, LavAni Kembali Rebut Posisi Puncak

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup pada hari pertama seri kedua yang berlangsung di Solo antara LavAni Vs Jakarta Bhayangkara Presisi
Rektor UIN Bandung Dibuat Tak Berkutik, Candaan Dedi Mulyadi: Karena Saya Playboy, Jadi Tau Siapa yang Merayu

Rektor UIN Bandung Dibuat Tak Berkutik, Candaan Dedi Mulyadi: Karena Saya Playboy, Jadi Tau Siapa yang Merayu

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi berikan candaan satir kepada Rektor UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, membuat Rektor tak bisa berkutik dan tertawa.
Hasil Final Four Proliga 2026: Debut Manis Georg Grozer yang Langsung Bawa LavAni Menjadi Juara Putaran Pertama

Hasil Final Four Proliga 2026: Debut Manis Georg Grozer yang Langsung Bawa LavAni Menjadi Juara Putaran Pertama

Hasil Final Four Proliga 2026 pertandingan penutup pada hari pertama seri Solo yang menyuguhkan duel sektor putra antara LavAni Vs Jakarta Bhayangkara Presisi.
Maarten Paes Dipermalukan Pengamat Bola di Live TV Belanda, Andalan Timnas Indonesia sampai Disebut Kiper Cacat

Maarten Paes Dipermalukan Pengamat Bola di Live TV Belanda, Andalan Timnas Indonesia sampai Disebut Kiper Cacat

Pengamat Belanda, Johan Derksen sebut Maarten Paes kiper cacat dan pertanyakan keputusan Ajax membelinya. Kiper Timnas Indonesia itu dipermalukan live di TV Belanda.
Soroti Lemahnya Follow the Money, DPR: Jangan Cuma Tangkap Pengguna, Miskinkan Jaringan Narkoba

Soroti Lemahnya Follow the Money, DPR: Jangan Cuma Tangkap Pengguna, Miskinkan Jaringan Narkoba

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil, melontarkan kritik tajam terhadap pola penegakan hukum narkotika di Indonesia yang dinilai masih berhenti pada penangkapan pelaku lapangan.
Perluas Hunian Layak, Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan 100 RTLH Prioritas

Perluas Hunian Layak, Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan 100 RTLH Prioritas

Sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, Pemkot Tangerang melalui Disperkimtan melakukan percepatan pembangunan terhadap 100 rumah prioritas kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT