Hasil Tinju Zuffa Boxing 04: Habisi Brandon Glaton Tanpa Ampun, Jai Opetaia Raih Gelar Juara Dunia Kelas Penjelajah
- Instagram.com/@zuffaboxing
Jakarta, tvOnenews.com - Hasil tinju Zuffa Boxing, di mana Jai Opetaia sukses meraih gelar juara dunia kelas penjelajah usai mengalahkan Brandon Glaton lewat 12 ronde.
Selesai sudah rangkaian pertarungan Zuffa Boxing 04, dengan duel utama antara Jai Opetaia (29-0, 23 KO) vs Brandon Glanton (21-3, 18 KO), yang digelar di Meta Apex, Las Vegas, Amerika Serikat pada Senin (9/3/2026).
Hasilnya Jai Opetaia meraih kemenangan atas Brandon Glaton lewat keputusan bulat. Ia kini menjadi petinju pertama yang meraih gelar penjelajah di Zuffa Boxing.
Jalannya Pertarungan:
Kedua kubu tampil percaya diri saat melakukan ring walk. Terutama Jai Opetaia tampil sangar saat memasuki ring tinju untuk berduel dalam 12 ronde.
Ronde 1, Jai Opetaia menghabiskan sebagian besar ronde pembuka dengan bertahan dan memamerkan gerakan kakinya yang lincah. Ini menjadi ronde penjajakan bagi sang jawara kelas penjelajah tersebut. Di sisi lain, pukulan tangan kanan Glanton mengenai sasaran pada menit kedua.
Kombinasi pukulan hook kanan dan tangan kiri Opetaia sukses menghasilkan poin. Sementara Glanton beberapa kali mendapatkan bogem mentah dari lawannya.
Ronde 2, Opetaia membukanya dengan pukulan kiri ke tubuh. Kemudian ia melancarkan pukulan backhand dari atas, tetapi kali ini mampu diblokir oleh Glanton. Lawannya sempat kesulitan menghadapi gerakan Opetaia.
Pada momen ini, Opetaia menunjukkan bahwa dirinya adalah petarung yang jauh lebih tajam dan tidak kesulitan memancing Glanton untuk menerima pukulan kiri dan hook kanan. Apalagi dikombinasi dengan gerakan kaki lincah yang membuatnya masih mendominasi.
Ronde 3, Brandon Glanton kali ini lebih menyerang, ia memulai dengan serangan ke bagian bawah tetapi Opetaia berhasil mencegahnya meski sempat mendapatkan pukulan kiri.
Bodyshot terus dilancarkan oleh Opetaia, pukulan kiri tajam terus mengenai sasaran dan poin demi poin mampu dikumpulkannya dengan baik.
Ronde 4, tempo pertarungan sempat menurun karena tak ada pukulan telak yang mendarat dari kedua petinju di menit pertama. Sempat terjadi jual-beli pukulan dari jarak dekat namun belum menuai hasil berarti.
Kombinasi uppercut dan hook dari Opetaia, dan dilanjutkan pukulan ganda dengan tangan kidalnya mampu menyulitkan Glaton. Setelah mendapatkan uppercut Brandon Glanton membalasnya namun meleset.
Ronde 5, Jai Opetaia menghujam Brandon Glanton dengan serangkaian hook yang tepat sasaran. Lawannya mencoba membalas namun meleset dan terdesak dalam duel jarak dekat.
Tak lama kemudian, Glanton menerima pukulan uppercut kanan yang sangat keras. Serangan ini sempat membuat dirinya terlihat goyah dan terluka.
Ronde 6, Glanton belum memenangkan satu ronde pun sejauh ini dan ia hanya menerima beberapa pukulan keras dari Jai Opetaia. Lawannya masih terlalu unggul dalam pertarungan jarak dekat.
Brandon Glaton sempat kembali terdesak usai terdorong ke tepi ring. Tak hanya itu, ia menerima pengurangan poin usai memegang lawan pada menit kedua.
Ronde 7, Jai Opetaia menbukanya dengan bogem mentah yang sangat keras di awal putaran dan membuat Glanton kesulitan baik dalam bertahan maupun menyerang. Petinju Amerika itu terus mendapatkan pukulan ke badan, diikuti kombinasi dari lawannya dari jarak dekat.
Ronde 8, Jai Opetaia sempat berlutut setelah Brandon Glanton melancarkan beberapa pukulan rendah dan para penonton pun semakin bersorak.
Wasit memberikan peringatan untuk Glanton sehingga dirinya kembali kehilangan satu poin lagi. Meski demikian, kali ini mulai bangkit apalagi dengan pukulan jarak dekatnya yang efektif.
Ronde 9, Glaton dibuat terkejut dengan dua pukulan keras dari Opetaia. Namun Glaton mampu membalasnya dan membuat Opetaia terjatuh ke kanvas di menit terakhir.
Sempat terjeda, Opetaia langsung menghantam tubuh lawannya dengan pukulan uppercut kiri. Lalu dilanjutkan dengan melancarkan kombinasi pukulan dari jarak dekat dan pukulan brutal lainnya.
Ronde 10, Jai Opetaia terus memenangkan pertarungan jarak dekat. Sementara Glanton hanya bisa bertahan, meski sempat membalas dengan pukulan kanan yang sangat keras, yang menjadi pukulan terbaiknya dalam pertarungan ini.
Ronde 11, Opetaia membukanya dengan mendaratkan pukulan hook kiri diikuti jab. Glanton mulai berbicara dengannya dan mendorong lawannya hingga terjatuh dalam posisi clinch.
Brandon Glaton terlihat kesal saat wasit turun tangan dan memberikan peringatan untuknya. Tak lama kemudian, wasit mengurangi satu poin dari Opetaia karena memegang lawannya. Namun tak lama kemudian, ia membalas hukuman tersebut dengan dua pukulan hook keras ke tubuh Glanton.
Opetaia melancarkan uppercut yang sangat keras, namun Glanton melempar hook kanan yang tepat sasaran. Kedua petinju masih bertahan.
Ronde 12 berjalan sangat seru, Jai Opetaia menghantam tubuh Glanton dengan pukulan bertubi-tubi. Saat ini Glanton menerima lebih banyak pukulan jarak dekat.
Opetaia mendaratkan pukulan uppercut saat Glanton mencetak pukulan hook kanan. Juara IBF itu kemudian membuat Glanton goyah dengan 45 detik tersisa di ronde terakhir. Opetaia tetap sabar, melepaskan banyak pukulan yang tepat sasaran. Opetaia mendaratkan satu pukulan uppercut terakhir sebelum bel berbunyi.
Hasilnya juri memberikan kemenangan untuk Jai Opetaia atas Brandon Glaton lewat keputusan mutlak atau unanimous decision (119-106, 119-106, 119-106).
Kemenangan ini juga membuat Jai Opetaia meraih gelar juara dunia kelas penjelajah (cruiserweight) Zuffa Boxing, ia kini resmi menjadi raja pertama di divisi tersebut.
(nad)
Load more