Trilogi Tinju Dmitry Bivol Vs Artur Beterbiev Terancam Gagal, Presiden IBA Ungkap Alasannya
- Instagram.com/arturbeterbiev
Jakarta, tvOnenews.com - Rencana duel trilogi tinju antara Dmitry Bivol vs Artur Beterbiev terancam batal terwujud meski pertemuan ketiga di kelas berat ringan itu amat dinantikan para penggemar.
Rencana duel ketiga antara Dmitry Bivol (25-1, 12 KO) vs Artur Beterbiev (21-1, 20 KO) telah lama menjadi perbincangan publik, setelah mampu bertarung dengan sengit di dua pertarungan sebelumnya.
Baik Bivol dan Beterbiev saat ini sama-sama memiliki catatan satu kemenangan dalam dua pertemuan mereka. Beterbiev memenangkan pertarungan pertama pada Oktober 2024, sementara Bivol membalas kekalahan tersebut saat laga ulang yang berlangsung pada Februari 2025.
Namun nampaknya harapan untuk kembali melihat pertarungan tersebut mulai sirna, setelah Bivol dikabarkan menolak rencana trilogi tersebut.
Presiden International Boxing Association (IBA), Umar Kremlev, mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya telah berupaya keras mewujudkan pertarungan tersebut.
IBA bahkan mengajukan tawaran besar untuk menggelar laga di Moskow, Rusia, namun hingga kini belum mendapat respons positif dari kubu Bivol.
"Saya sangat kecewa. Semua orang menunggu pertarungan ini. Saya tidak tahu mengapa Bivol dan timnya tidak menerima tawaran tersebut, tetapi saya akan melakukan yang terbaik agar pertarungan ini bisa terwujud," kata Kremlev, dilansir dari The Ring.
Menurut Kremlev, nilai kontrak yang ditawarkan kepada Bivol jauh lebih besar dibandingkan dua pertarungan sebelumnya. Bahkan, ia menyebut Beterbiev rela bertarung tanpa bayaran demi merealisasikan trilogi tersebut.
"Tawaran yang kami berikan kepada Bivol untuk pertarungan ketiga jauh lebih besar dibandingkan dua pertarungan sebelumnya. Secara khusus, Bivol ditawari bayaran dua kali lipat. Beterbiev bahkan bersedia bertarung tanpa bayaran demi mewujudkan laga ini," tambahnya.
Namun, situasi semakin rumit setelah Bivol diwajibkan mempertahankan sabuk juara WBO melawan penantang wajib sekaligus juara interim, Callum Smith. Kedua kubu diberi waktu hingga 26 Juli untuk mencapai kesepakatan, sehingga peluang trilogi melawan Beterbiev kembali tertunda.
Kremlev menilai hambatan utama bukan berasal dari Bivol, melainkan dari tim di belakang sang juara dunia.
"Sejujurnya, kami sudah memberikan tawaran yang sangat bagus secara tertulis. Menurut saya, Bivol sendiri tampaknya siap bertarung, tetapi timnya masih berpikir. Mereka sepertinya sedang mencari peluang lain di pasar," ungkapnya.
Load more