Bos Ducati Bocorkan Alasan Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Bisa Mesra Tanpa Ada Drama Jelang MotoGP Thailand 2025
- Instagram.com/ducaticorse
Jakarta, tvOnenews.com - Paolo Ciabatti selaku bos Ducati Corse membeberkan alasan mengapa Marc Marquez dan Francesco Bagnaia bisa akrab tanpa adanya drama jelang MotoGP Thailand 2025.
Saat ini para pembalap tengah bersiap untuk tampil di seri pembuka kejuaraan balap dunia MotoGP Thailand 2025 di Sirkuit Buriram pada 28 Februari hingga 2 Maret mendatang.
Sejumlah rider pun amat dinantikan penampilannya, salah satunya ialah Marc Marquez dan Francesco Bagnaia yang tergabung bersama Ducati Lenovo yang juga disebut sebagai dream team pada musim ini.
Bagaimana tidak, Ducati merupakan tim pabrikan yang bisa dibilang cukup konsisten sejak dulu. Selain itu Marquez dan Bagnaia sama-sama merupakan seorang juara dunia.
Rider berjuluk Pecco Bagnaia merupakan juara dunia sekaligus anak didik Valentino Rossi, yang juga merupakan musuh bebuyutan The Baby Alien.
Selain itu baik Marquez dan Bagnaia yang sama-sama kompetitif, banyak yang memprediksi bahwa keduanya bakal menjadi rival sengit di atas lintasan balap.
Namun nyatanya prediksi tersebut tak terjadi, di mana kedua pembalap malah saling berkolaborasi terutama dalam mengembangkan kuda besi Desmosedici GP25 saat selama tes pramusim beberapa pekan lalu.
Hal ini pun menarik perhatian Paolo Ciabatti selaku General Manager Off-road Ducati Corse, yang mengatakan hubungan baik dua ridernya memberikan keuntungan tersendiri bagi pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.
"Pecco dekat dengan gelar juara dunia musim lalu dan ingin mengambil alih nomor balap #1. Sementara Marquez juga membuktikan bahwa dengan Ducati ia bisa kembali kompetitif pada 2024. Ia juga pasti ingin melibatkan dirinya dalam perebutan gelar juara dunia," kata Paolo Ciabatti, dilansir ari GPOne.
Ciabatti melanjutkan bahwa hubungan baik antara Marc Marquez dan Francesco Bagnaia membuat kejuaraan kelas premier bakal semakin menarik untuk disaksikan.
- Ducati Corse
Â
"Saya rasa ini akan jadi musim yang sangat menarik bagi penonton dan promotor, karena memiliki dua pembalap sehebat mereka di tim yang sama bakal meningkatkan rasa penasaran," jelasnya.
Petinggi Ducati itu juga berharap bahwa hubungan baik kedua ridernya benar-benar terjadi, meski tak bisa memungkiri bahwa hal tersebut mungkin tak bertahan selamanya.
"Saya harap hubungan baik benar-benar terjadi karena ingin yang terbaik untuk Ducati. Namun cukup normal melihat mereka akrab pada masa pengembangan dan pemilihan konfirgurasi motor yang akan digunakam," tukasnya.
Selain itu dirinya juga mengungkapkan salah satu alasan kedua pembalapnya bisa akrab ialah karena timnya sedang berada di masa krusial dalam memilih mesin untuk dua musim ke depan.
"Jangan lupa, mesin yang akan dibekukan pada 2025 juga akan digunakan pada musim 2026. Jelas bahwa setelahnya, situasi bisa saja berubah," ujarnya.
Lebih lanjut Paolo Ciabatti berharap baik Marc Marquez maupun Francesco Bagnaia bisa tetap menunjukkan sikap profesional mereka di MotoGP 2025.
(nad)
Load more